9 Strategi Investasi yang Tidak Banyak Orang Ketahui

Jika Anda mengetik kata “investasi” di Google, Anda mendapatkan begitu banyak strategi. Banyak di antaranya adalah strategi yang hebat, tetapi prinsip inti investasi tidak perlu terlalu rumit. Sembilan poin berikut akan memandu sebagian besar strategi yang harus Anda miliki dalam berinvestasi.

Investor cenderung melihat penurunan pasar di masa lalu sebagai peluang untuk masuk pasar

Namun, melihat penurunan pasar di masa depan sebagai risiko. Begitu banyak investasi yang berhasil adalah hasil kemampuan investor untuk berpikir jangka panjang, dan kemampuan untuk berpikir jangka panjang membutuhkan Anda untuk dapat menjembatani kemampuan psikologis Anda untuk mengantisipasi antara apa yang tidak menguntungkan hari ini dan apa yang mungkin menguntungkan besok.

Bunga majemuk adalah apa yang membuat investasi bertumbuh pesat dan hal itu membutuhkan waktu yang sangat banyak

Warren Buffett memiliki kekayaan bersih sebesar USD 76,7 miliar, dan sekitar USD 76,4 miliar ini diakumulasikan setelah ulang tahunnya yang ke-50. Buffett adalah seorang yang brilian, tetapi rahasia keberhasilannya adalah fakta bahwa ia telah melakukan hal cemerlang selama tiga perempat abad. Anda dapat mencapai hasil yang bagus dalam beberapa tahun, tetapi hasil yang luar biasa hampir akan selalu didapatkan setelah beberapa dekade.

Setiap orang membutuhkan rencana keuangan, tetapi bagian terpenting dari sebuah rencana adalah merencanakan ketika rencana Anda tidak berjalan sesuai rencana

Mempersiapkan ruang untuk kesalahan adalah satu-satunya cara untuk bisa mengatasi ketika segala sesuatunya sulit diprediksi. Alasan pasar saham cenderung memberi imbalan besar dari waktu ke waktu adalah karena pengembalian mungkin datang ketika Anda tidak membutuhkannya, dan lenyap ketika Anda sedang membutuhkannya. Hal ini akan membuat Anda menyadari betapa pentingnya waktu yang longgar dan fleksibel.

Investasi hanya memiliki sedikit kaitannya dengan matematika dan angka dari pada psikologi dan temperamen

Meskipun Anda menggunakan pedoman dasar aritmatika dalam melakukan investasi, tanpa kemampuan untuk tetap tenang selama pasar jatuh, Anda bisa tetap jatuh. Sebuah gelar Ph.D. dalam fisika, tetapi dengan temperamen impulsif dan mudah panik akan menyebabkan penyesalan. Hal ini karena sisi inteligensi investasi mengharuskan Anda untuk bersaing dengan jutaan investor lain, tetapi pada sisi perilaku, kesabaran dan kontrol impuls, hanya mengharuskan Anda untuk melawan diri sendiri, perang yang lebih mudah Anda menangkan.

Solusi untuk sebagian besar masalah keuangan adalah “menghemat lebih banyak uang”

Berita bisnis selalu diberitakan namun tidak untuk berita penghematan. Menyimpan lebih banyak uang bukanlah topik yang menarik karena membutuhkan pengorbanan. Tetapi ini adalah salah satu topik keuangan pribadi yang sangat penting, karena berada dalam kendali Anda dan akan berfungsi sebagai alat untuk melipatgandakan aset Anda. Seperti pada kalimat, “Berhemat sedikit uang setiap bulan, dan pada akhir tahun Anda akan terkejut melihat betapa banyaknya yang Anda miliki.”

Investasi yang sempurna tidak pernah, dan tidak akan pernah ada

Saham, obligasi, emas, dan properti telah mengalami periode ketika nilai mereka jatuh dan tidak kembali ke harga awal mereka selama lebih dari satu dekade, ketika menghitung inflasi. Pada waktunya, tidak ada yang bisa mengharapkan untuk bisa menikmati pengalaman mereka untuk selalu untung sebagai investor. Kuncinya adalah kombinasi dari diversifikasi, optimisme, dan kesabaran serta keyakinan bahwa diversifikasi dan optimisme selalu layak dipertahankan.

Anda mungkin mampu untuk tidak menjadi investor yang hebat, tetapi Anda tidak akan tahan menjadi investor yang buruk

Titik investasi tidak harus selalu soal memaksimalkan laba, tetapi bisa untuk mendapatkan hasil yang cukup untuk memenuhi target Anda. Ini bukan berarti Anda menyerah. Laba di atas rata-rata datang dengan risiko untuk mendapatkan pengembalian di bawah rata-rata jika strategi Anda tidak berjalan dengan baik. Dan sementara sebagian besar orang membutuhkan pengembalian rata-rata untuk mencapai sasarannya, dan mereka tidak mampu mendapatkan pengembalian di bawah rata-rata untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Saya tidak tahu” adalah tiga kata investasi yang paling tidak digunakan

Tidak ada yang tahu apa yang akan dilakukan pasar bulan depan atau tahun depan. Tetapi para profesional tidak dapat membebankan biaya konsultasi jika tidak melakukan prediksi, jadi akan ada banyak orang yang senang memberitahu Anda bahwa mereka tahu masa depan pasar.

Mengakui bahwa Anda tidak tahu apa yang akan dilakukan pasar selanjutnya tidak membuat Anda bodoh, itu membuat Anda paham dengan realitas sistem kapitalis di mana dua langkah maju-satu-langkah-mundur didorong oleh hal yang tidak Anda duga. Dalam biologi, evolusi terjadi tanpa Anda tidak duga, mutasi juga terjadi tanpa disengaja membentuk sesuatu yang menguntungkan yang akhirnya dipilih. Sama halnya dengan ekonomi.

Tidak ada keuntungan yang diberikan dari banyaknya usaha Anda

Hal ini mungkin tidak tepat pada sebagian besar bidang, di mana hasil biasanya akan berbanding lurus dengan jumlah usaha yang diberikan. Namun hasil investasi yang baik sering kali didapatkan dari menghilangkan kebiasaan yang kontraproduktif yang Anda pikir seharusnya berhasil. Menjualbelikan saham yang berlebihan. Misalnya, secara luas terbukti menjadi cara tercepat untuk mencapai hasil investasi yang buruk. Solusi untuk investasi bukanlah dengan memberikan upaya yang lebih besar, namun lebih banyak waktu bersantai di pantai di mana Anda akan berada jauh dari godaan untuk mengutak-atik portofolio Anda ketika strategi sederhana buy-and-hold dilakukan.

Investasi bukanlah sebuah kegiatan ‘sekali jadi’. Banyak proses pembelajaran yang perlu Anda lalui untuk bisa mencapai strategi investasi yang paling efektif bagi masing-masing individu. Ingatlah, kombinasi dari diversifikasi, optimisme, dan kesabaran adalah kunci strategi investasi terbaik.

Share to :
Tags: , ,
Artikel Terkait