Investasi

6 Langkah Terburuk Menentukan Penasihat Investasi

Ajaib.co.id – Apakah kamu seorang investor yang baru saja menjadi terjun di dunia investasi pemula? Mungkin ini waktu yang tepat untuk menentukan seperti penasihat investasi yang sesuai denganmu. Atau mungkin kamu memutuskan untuk mengganti penasihat saat ini?

Bagaimana cara kamu mengganti penasihat yang tidak memiliki satu visi untuk menghasilkan keuntungan bagi portofolio kamu?

Penasihat investasi memiliki peran integral bagi kliennya untuk mengelola portofolio hingga memberikan pemahaman tentang perkembangan portofolio, kondisi pasar, dan rekomendasi saham yang harus dibeli atau dijual. Singkatnya, penasihat investasi merupakan partner yang seharusnya memiliki visi dan misi sejalan denganmu sebagai klien untuk meningkatkan keuntungan investasi.

Berikut adalah enam cara terburuk yang digunakan untuk menentukan penasihat investasi dan beberapa rekomendasi bagaimana menentukan penasihat yang memiliki jaminan untuk membantumu dari awal dan sesuai dengan kondisi finansial saat ini.  

Tanya ke Orang-Orang Terdekat 

Entah itu sahabat, teman kantor, saudara, tetangga, atau bartender di bar yang biasa kamu kunjungi tiap Minggu malam, pertimbangkan untuk menemukan dan menentukan penasihat di lingkungan terdekatmu. Ini mungkin terdengar aneh, tetapi kebanyakan dari investor yang berinvestasi menggunakan metode yang terkesan tidak masuk akal ini untuk menemukan penasihat investasinya. 

Metode mulut ke mulut terhitung cukup efektif untuk menemukan rekomendasi terbaik dalam hal apapun, termasuk menemukan dan menentukan penasihat investasi. Hal ini dikarenakan individu cenderung memberikan rekomendasi ke orang-orang terdekat untuk jasa dan produk yang memenuhi ekspektasi mereka. 

Namun, jika kamu telah menemukan penasihat dari lingkungan terdekat dan memberikan hasil terbaik untuk portofolio mereka, bukan berarti seorang penasihat tersebut bisa melakukan hal yang sama untuk portofolio kamu. Pastikan untuk mengetahui latar belakang penasihat tersebut, bagaimana ia menentukan rekomendasi saham, dan seberapa dekat hubungan penasihat tersebut ke lingkungan terdekatmu. 

Tanya ke Penasihat Lain 

Jika kamu punya teman yang bekerja sebagai kuasa hukum, akuntan, atau agen asuransi, jangan coba untuk tanyakan rekomendasi penasihat dari mereka. Ini merupakan salah satu metode yang cukup buruk yang bisa kamu lakukan untuk menemukan dan menentukan manajer investasi sesuai dengan kebutuhan. 

Pada umumnya, mereka akan memberikan rekomendasi yang subjektif dan bias karena terpengaruh dengan konflik kepentingan. Tentunya ini akan menambah pekerjaan rumah kamu sebagai seorang klien mengetahui apakah rekomendasi mereka tidak akan terbentuk konflik kepentingan suatu hari ini.

Lalu rekomendasi apa yang perlu kamu ikuti untuk menentukan penasihat investasi? Pertimbangkan jasa profesional yang bekerja di industri yang sama dan bisa merekomendasikan seorang penasihat secara objektif dan sesuai dengan kebutuhan untuk menghadapi tantangan investasi bersama di kemudian hari. 

Mencari Penasihat di Firma Manajemen Investasi

Metode ini tidak membutuhkan banyak penjelasan. Menurut kamu siapa yang akan direkomendasikan oleh firma-firma manajemen investasi terkemuka? Meskipun setiap perusahaan manajemen investasi memiliki penasihat terbaik yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun di industri investasi, bukan jasa mereka bisa kamu gunakan begitu saja. Namun, bagaimana cara kamu terhubung dengan penasihat sekaliber itu? 

Alih-alih merekomendasikan beberapa investasi terbaiknya ke klien potensial, firma manajemen investasi lebih mempertimbangkan untuk merekomendasikan puluhan atau bahkan ratusan penasihat yang bisa direkrut. Menemukan penasihat dengan cara ini sama saja seperti mencari jarum di tumpukan jerami.  

Mencari dari Perwakilan di Perusahaan Investasi Ternama

Jika investor Amerika Serikat memiliki sejumlah perusahaan finansial terbaik di Wall Street dan sejumlah investor mencari penasihat investasinya dari sana, maka Indonesia memiliki sejumlah instansi atau perusahaan finansial yang bisa dijadikan referensi untuk investor mencari penasihat, salah satunya adalah adalah Bursa Efek Indonesia

Sebagai pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem juga sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli saham, Bursa Efek indonesia menjadi salah satu instansi finansial yang mencetak penasihat berpengalaman, tetapi sayangnya metode seperti ini terdengar tidak masuk akal. 

Pasalnya, perusahaan-perusahaan investasi terkemuka menghabiskan puluhan bahkan ratusan juta rupiah beriklan dan mulai mendapatkan perhatian dari publik. Akan lebih baik jika kamu menemukan penasihat yang berkualitas dari perusahaan investasi yang tidak perlu mengeluarkan anggaran besar hanya untuk beriklan.  

Menentukan Penasihat Investasi Berdasarkan Ulasan di Majalah Finansial

Ini adalah salah satu metode yang cukup sering digunakan investor untuk menemukan penasihat mereka selanjutnya. Sayangnya metode ini cukup sering mengecewakan para investor. 

Coba bayangkan, sejumlah media besar menerbitkan daftar penasihat investasi lengkap dengan ulasannya karena pada umumnya penasihat membayar media untuk memasukkan nama mereka di daftar tersebut. Selain itu, salah satu kriteria yang biasanya dimasukkan media ke daftar penasihat tersebut adalah berapa jumlah keuntungan yang telah mereka hasilkan untuk perusahaan tempat mereka bekerja.

Ini tidak relevan karena yang kamu pedulikan adalah pendapatan yang dihasilkan oleh investasi kamu, bukan seberapa banyak yang dihasilkan oleh penasihat investasi atau perusahaannya. 

Memilih Penasihat Investasi karena Murah 

Metode ini mungkin masuk akal, tetapi dalam banyak kasus banyak penasihat yang hanya dibayar biaya jasa saja merupakan investasi terbaik, tapi sayangnya peluang tersebut sangat kecil dan jarang terjadi. Tidak jika kamu jarang memperjual-belikan investasi, dalam hal ini membayar biaya trading yang tentunya jauh lebih murah daripada membayar 1% dari total aset yang dikelola.

Yang harus kamu pahami sebelum menentukan penasihat adalah pastikan mereka memenuhi semua aspek, termasuk kondisi finansial yang akan menentukan seperti apa penasihat investasi yang akan kamu dapatkan selanjutnya.

Artikel Terkait