Analisa Saham

Weekly Watchlist: Saham-Saham Kesehatan Potensial Seminggu Kedepan (31 Januari – 4 Februari 2022)

Ajaib.co.id – Emiten sektor kesehatan patut dicermati, pasalnya jumlah konfirmasi kasus positif COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Kasus aktif COVID-19 mencapai 61.718 dan data GISAID menyebutkan konfirmasi positif COVID-19 varian Omicron (B.1.1.529) mencapai 2.156 per 30 Januari 2022. Pemerintah berupaya mengantisipasi lonjakan kasus dengan mempersiapkan ruangan isolasi berkapasitas nasional sebanyak 120-130 ribu termasuk penyediaan kapasitas rumah sakit, serta menyediakan layanan telemedicine

Berikut saham-saham sektor kesehatan yang menarik dicermati pada perdagangan bursa tanggal 31 Januari – 4 Februari 2022:

Berikut analisa teknikal yang dibuat pada harga penutupan Jumat, 28 Januari 2022, serta sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham tersebut dan prospek bisnis emiten tiap-tiap saham.

1. PT Royal Prima Tbk – PRIM

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham PRIM melesat 87% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 28 Januari 2022 pada harga Rp394 per lembar sahamnya;
  • Saham PRIM tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp1,9 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham PRIM di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 998.038 lot;
  • Kinerja PRIM pada Kuartal III-2021 berhasil mencatat laba bersih yang naik menjadi sebesar Rp105,46 miliar. Jumlah tersebut naik 517% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp 17,72 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal sejak 20 Januari 2022 PRIM berhasil rebound, ditutup diatas MA 20 dan MA 5-nya,stochastic dan indikator MACD bergerak naik menunjukan sinyal bullish. Resistance terdekat pada level 416, cut loss jika break 380.

2. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk – SAME

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham SAME melesat 37% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 28 Januari 2022 pada harga Rp358 per lembar sahamnya;
  • Saham SAME tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp7 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham SAME di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 4.030.365 lot;
  • Kinerja SAME pada Kuartal III-2021 ini berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp986,88 miliar, naik sebesar 101% jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama di tahun lalu dimana hanya berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp490,40 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal SAME mencoba untuk rebound, ditutup di highest level nya, volume naik dibanding hari sebelumnya, stochastic dan MACD bergerak naik keatas. SAME berpeluang menguat untuk menguji resistance terdekat di level 396, cut loss jika break level 340.

3. PT Medikaloka Hermina Tbk – HEAL

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham HEAL naik 3% sejak awal tahun 2022 hingga tanggal 28 Januari 2022 pada harga Rp1.110 per lembar sahamnya;
  • Saham HEAL tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp19 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham HEAL di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 3.412.768 lot;
  • Dalam 1 bulan terakhir di bulan Januari 2022 kemarin total volume perdagangan saham HEAL mencapai 3.412.768, dan terdapat peningkatan aktivitas volume transaksi pada saham HEAL dari bulan sebelumnya yang tercatat 2.820.703 atau ada peningkatan mencapai sebesar 20% MoM;
  • Kinerja HEAL berhasil mencatat kenaikan laba bersih pada Kuartal III-2021 sebesar Rp773,14 miliar, jumlah tersebut naik 2 kali lipat jika dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp 261,91 miliar.

Analisis Teknikal

Secara teknikal HEAL berada dalam fase uptrend jangka menengah nya,stochastic bergerak turun, MACD pada area positif. Saat ini berada dalam level supportnya dalam range 1090-1110. Resistance terdekat pada level 1145, cut loss jika break level 1085.

4. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk – CARE

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham CARE melesat 67% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 28 Januari 2022 pada harga Rp505 per lembar sahamnya;
  • Saham CARE tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp185 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham CARE di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 73.947.873 lot;
  • CARE terus menunjukkan kinerja keuangan yang positif. CARE berhasil membalikkan rugi sebesar Rp7,11 miliar pada Kuartal III-2020 menjadi untung, dengan mencatatkan laba bersih Rp24,32 miliar di periode yang sama pada 2021.

Analisis Teknikal

Secara teknikal CARE berhasil breakout resistance sebelumnya pada level 520. Volume menguat dibanding hari sebelumnya. Stochastic bergerak naik dan MACD pada area positif. Ditutup di atas MA 5 dan MA 20. Berpotensi menguat menuju resistance 540, cut loss jika break level 500.

5. PT Sejahteraraya Anugerahjaya Tbk – SRAJ

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham SRAJ melesat 81% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 28 Januari 2022 pada harga Rp294 per lembar sahamnya;
  • Saham SRAJ tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp422 juta per harinya;
  • Volume perdagangan saham SRAJ di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 284.733 lot;
  • Kinerja SRAJ pada Kuartal III-2021 berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 222 miliar, angka tersebut menjadi positif jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang masih mengalami kerugian bersih sebesar Rp98 miliar.

Analisis Teknikal

SRAJ secara teknikal berada pada fase bearish nya,namun mencoba untuk rebound dan ditutup di atas MA 5. Stochastic bergerak naik di area netral. SRAJ berpotensi naik menguji resistance terdekat di level 320, cut loss jika break level 272.

6. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk – DGNS

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham DGNS masih terkoreksi 9% dalam 1 tahun terakhir per tanggal 28 Januari 2022 pada harga Rp685 per lembar sahamnya;
  • Saham DGNS tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan selama bulan Januari 2022 sebesar Rp2,7 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan saham DGNS di sepanjang bulan Januari 2022 mencapai 757.384 lot;
  • Kinerja DGNS pada Kuartal III-2021 kemarin berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp63,97 miliar. Laba bersih tersebut naik 130% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat hanya sebesar Rp27,74 miliar.

Analisis Teknikal

DGNS secara teknikal berhasil breakout resistance sebelumnya di level 715. Volume naik signifikan, stochastic golden cross bergerak naik, MACD golden cross bergerak ke atas, hal tersebut merupakan sinyal konfirmasi penguatan dan berpotensi menguat ke resistance level 765, cut loss jika break level 665.


Riset oleh Tim Financial Expert Ajaib:

  • Yazid Muamar
  • Chisty Maryani
  • Fadli Julian
  • Ratih Mustikoningsih

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait