Milenial

Cara Menyusun & Mengetahui Skala Prioritas bagi Milenial

Cara Menyusun & Mengetahui Skala Prioritas bagi Milenial

Ajaib.co.id – Kita semua pasti setuju bahwa skala prioritas adalah hal yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari milenial. Seperti diketahui, generasi milenial dikenal dengan gaya hidupnya yang konsumtif dengan membeli suatu barang atau produk namun tidak sesuai dengan kebutuhan.

Kebiasaan konsumtif inilah yang membuat milenial selalu terjebak dengan momen tanggal tua, kondisi di mana uang milenial sudah habis sebelum tanggal gajian tiba. Untuk mengatasi masalah momen tanggal tua tersebut, milenial lebih cenderung untuk meminjam uang ke teman, kerabat, keluarga, bahkan pinjaman online.

Memilih melakukan pinjaman bukanlah sebuah solusi untuk mengurangi kebiasaan konsumtif, melainkan hal ini dapat lebih memperparah keuanganmu. Karena kamu memiliki utang berjalan sepanjang masa kreditmu berlangsung.

Membelanjakan uang dengan lebih selektif adalah hal yang bijak, di mana milenial bisa memulainya dari hal yang kecil terlebih dahulu. Misalnya milenial bisa mengurangi berbelanja produk hanya untuk kesenangan pribadi saja, dan lebih memilih untuk membeli suatu barang berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak.

Biaya travelling adalah satu dari sekian banyak pos keuangan yang memiliki komposisi terbesar dibanding pos-pos keuangan lainnya. Sebagian besar milenial pasti menyisihkan penghasilan bulanannya untuk menikmati liburan setiap tahunnya. Hal ini diungkapkan oleh riset IDN, di mana 4 dari 10 milenial selalu menyempat diri untuk selalu berlibur setiap tahun.

Saat ini, kegiatan travelling sudah menjadi gaya hidup milenial zaman now. Menurut survei Ameritrade, milenial bisa menghabiskan uang sebesar Rp11 juta per bulan hanya untuk gaya hidup. Besarnya pengeluaran milenial ini dapat membuat generasi milenial rentan terlilit utang dari kartu kredit maupun jenis pinjaman lainnya. Agar tidak sampai terlilit utang akibat kebiasaan konsumtif, milenial perlu menerapkan skala prioritas.

Apa Itu Skala Prioritas?

Skala prioritas adalah daftar kebutuhan yang diurutkan dari hal yang paling terpenting hingga hal  tidak paling penting. Hal ini perlu diterapkan oleh setiap milenial di luar sana layaknya sebuah rem yang dapat membantu menghentikan laju pengeluaranmu setiap bulannya.

Bagi kamu yang tinggal di negara-negara maju, anak-anak muda di sana sudah memahami betul betapa pentingnya menerapkan skala prioritas. Bagaimana dengan anak muda di Indonesia? Anak-anak muda di negara Indonesia, ternyata masih banyak yang belum memahami skala prioritas.

Hal ini bisa dibuktikan masih banyak anak muda di Indonesia yang belum menghargai waktu, di mana mereka lebih memilih untuk nongkrong bersama teman hingga berjam-jam daripada melakukan pekerjaan yang lebih produktif.

Coba kamu bayangkan berapa uang dan waktu yang sudah dihabiskan hanya untuk nongkrong minum kopi bersama teman. Kemudian, coba kamu bandingkan jika kamu menggunakan waktu tersebut untuk melakukan kegiatan yang produktif misalnya bekerja maupun membantu pekerjaan rumah. Dengan begitu, kamu bisa menghindari pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu dan tidak sesuai dengan kebutuhan.

Bagaimana Cara Milenial Menyusun Skala Prioritas?

Setelah milenial memahani apa itu skala prioritas, milenial juga perlu menambah wawasan dan pengetahun yang diperoleh melalui artikel ini dengan menyusun daftar skala prioritas. Namun, sebelum milenial membuat daftarnya, setidaknya ada beberapa hal yang perlu milenial ketahui terlebih dahulu di antaranya:

1. Bedakan Barang Konsumtif dan Produktif

Untuk mempermudah milenial dalam menyusun skala prioritas keuangan, milenial harus bisa membedakan mana itu barang konsumtif dan barang produktif. Barang konsumtif adalah barang-barang yang mengalami penurunan harga setiap tahunnya seperti gadget, mobil, tas, pakaian, dll. Sedangkan, barang produktif adalah barang-barang yang berpotensi mengalami kenaikan di masa mendatang, misalnya barang-barang produktif seperti rumah dan segala bentuk investasi.

2. Beli Produk yang Bertahan Lama

Menyusun skala prioritas bukan hanya sesuai kebutuhan saja tanpa memikirkan kualitas dari barang tersebut. Jika kamu membeli barang dengan kualitas yang rendah, di mana barang tersebut tidak bisa bertahan lama dan kamu perlu membelinya kembali.

Hal ini sudah memicu milenial dengan kebiasaan konsumtif, di mana kamu selalu mengeluarkan uang untuk hal yang sama. Sehingga, milenial disarankan untuk membeli produk berdasarkan kebutuhan dan juga memiliki kualitas yang baik agar bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Dengan begitu, kamu sudah menerapkan gaya hidup hemat.

3. Skala Prioritas Membantu Milenial Memiliki Masa Depan Lebih Baik

Skala prioritas membuat milenial di luar sana dapat meraih kebebasan finansial. Bagaimana tidak? Dengan menerapkan hal ini, milenial bisa menyisihkan sebagian uang untuk diinvestasikan sebagai tabungan hari tua.

Setidaknya, setiap milenial perlu menyisihkan sebesar 10% dari penghasilan bulanan untuk digunakan sebagai investasi. Di mana, investasi menjadi salah satu prioritas keuangan yang perlu dibuat oleh seluruh milenial di luar sana. Hal ini didorong dengan semakin mahalnya biaya hidup dari tahun ke tahun khususnya biaya pendidikan dan kesehatan.

Di Indonesia, kenaikan biaya pendidikan dan kesehatan dapat mencapai 20%. Sehingga, uang yang kamu simpan di tabungan biasa akan tergerus oleh inflasi setiap tahunnya. Untuk mengatasi inflasi yang membuat nilai uangmu semakin tergerus, kamu bisa menyimpan uangmu di sejumlah instrumen investasi misalnya saham dan reksa dana berdasarkan tujuan finansial milenial dengan potensi return per tahunnya bisa mencapai 30%. Potensi pengembalian dari saham dan reksa dana ini lebih tinggi dibanding kenaikan biaya pendidikan dan kesehatan akibat inflasi.

Milenial bisa berinvestasi lewat saham dan reksa dana di aplikasi Ajaib dengan mudah dan praktis tanpa perlu bolak-balik ke sekuritas. Dengan proses pendaftaran hingga pembelian dapat dilakukan 100% secara online.

Menurut Elizabeth Warren, milenial bisa menyusun skala prioritas dengan komposisi 50-30-20. Di mana, 50% untuk kebutuhan primer, 30% untuk kebutuhan sekunder, dan 20% untuk kebutuhan tersier. Selain itu, untuk memudahkan milenial untuk menerapkan daftar skala prioritas yang sudah disusun sebelumnya, alangkah baiknya kamu menabung di awal setelah menerima gajian, serta janganlah menunda membayar cicilanmu.

Nah, jangan lupa masukkan investasi sebagai salah satu prioritasmu ya. Dengan begitu, kamu bisa mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. Untuk memulai investasi, kamu bisa memulainya dengan mudah melalui aplikasi Ajaib! Di Ajaib, kamu bisa memulai investasi saham maupun reksa dana, kapan dan di mana saja. Yuk mulai berinvestasi sekarang!

Artikel Terkait