Investasi, Investor Pemula, Reksa Dana

Reksa Dana Mandiri Bisa Jadi Pilihan Tepat untuk Investasi

reksa dana mandiri

Ajaib.co.id – Tahukah reksa dana Mandiri menawarkan banyak keuntungan untuk kamu yang ingin berinvestasi. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan yang telah dihimpun oleh redaksi Ajaib berikut ini.

Saat ingin berinvestasi di berinvestasi pasar modal dan reksa dana. Pertama kita pelru mencari informasi. Namun, terkaang saking banyaknya informasi dan saran (referral) membuat kita “ galau”, mungkin hanya karena tidak ada pemicunya atau yang dapat menarik minat kita.

Padahal, jenis saluran penjualnya itu ada yaitu (berupa agen penjual reksa dana/APERD), model penjual reksa dana bisa bermacam-macam, dari mulai manajer investasinya langsung, bank, sekuritas, lembaga riset, bahkan marketplace.

Nah, Reksa dana Mandiri saat ini menjadi salah satu pilihan favorit dikarenakan nilai jualnya yang cukup menjanjikan. Dalam hal ini, Bank Mandiri bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berkewajiban menjual efek reksa dana berdasarkan kontrak kerja sama dengan Manajer Investasi pengelola reksa dana.

Manajer Investasi yang Bekerja Sama dengan Bank Mandiri?

Ada beberapa manajer investasi yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri. Siapa saja manajer investasi tersebut dan bisa membantu kamu mengelola dana investasi melalui Bank Mandiri? Simak selengkapnya di bawah ini.

a. Bahana TCW Investment Management

b. Batavia Prosperindo Aset Manajemen

c. Danareksa Investment Management

d. BNP Paribas Investment Partners

e. Mandiri Manajemen Investasi

f. Manulife Aset Manajemen Indonesia

g. Schroder Investment Management Indonesia

h. Ashmore Asset Management Indonesia

i. Kresna Asset Management

Jenis-Jenis Reksa Dana Mandiri

Melalui Bank Mandiri, nasabah dapat membeli Reksa Dana Konvensional (Open-end), Reksa Dana Terproteksi (RDT), dan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Penjelasan dari jenis-jenis reksa dana tersebut adalah sebagai berikut:

#1 Reksa Dana Konvensional (Open-end)

Reksa Dana Konvensional (Open-end) adalah reksa dana yang dapat dibeli atau dijual kembali oleh investor setiap hari bursa tergantung tujuan investasi, jangka waktu dan profil risiko investor. Jenis-jenis Reksa Dana Konvensional (Open-end) adalah sebagai berikut:

a. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana Pasar Uang adalah reksa dana yang hanya melakukan investasi pada instrumen pasar uang dalam negeri dan/atau efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun.

b. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat utang.

c. Reksa Dana Campuran

Reksa Dana Campuran adalah reksa dana yang melakukan investasi dalam bentuk efek bersifat ekuitas, efek bersifat utang, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing tidak melebihi dari 79% dari aktivanya, di mana dalam portofolionya wajib terdapat efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang.

d. Reksa Dana Saham

Reksa Dana Saham adalah reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas.

e. Reksa Dana Indeks

Reksa Dana Indeks adalah reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya pada efek-efek yang terdapat pada indeks yang menjadi acuannya.

#2 Reksa Dana Terproteksi (RDT)

Reksa Dana Terproteksi (RDT) adalah reksa dana yang memberikan proteksi atas investasi awal investor melalui mekanisme pengelolaan portofolionya. Manajer Investasi Reksa Dana Terproteksi akan menginvestasikan sebagian dana yang dikelolanya pada Efek bersifat utang yang masuk dalam kategori layak investasi (investment grade), sehingga nilai Efek bersifat utang pada saat jatuh tempo sekurang-kurangnya dapat menutupi jumlah nilai yang diproteksi.

#3 Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)

Reksa Dana Penyertaan Terbatas adalah reksa dana yang menghimpun dana dari pemodal profesional yang selanjutnya diinvestasikan pada Portofolio Efek yang berbasis Kegiatan Sektor Riil. Kegiatan Sektor Riil yang dimaksud adalah kegiatan baik secara langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan produksi barang, penyediaan jasa di sektor riil termasuk tetapi tidak terbatas dalam rangka produksi barang, dan/atau modal kerja dari kegiatan tersebut. 

Apa keuntungan berinvestasi di Reksa Dana Mandiri?

Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan memulai investasi reksa dana mandiri seperti biaya yang terjangkau, investasi bisa dilakukan mulai dari seratus ribu Rupiah, dikelola oleh Manajer Investasi yang Profesional.

Selain itu, setiap reksa dana Mandiri, dikelola oleh Manajer Investasi yang telah mendapatkan izin Wakil Manajer Investasi (WMI) dari OJK. Manajer Investasi yang Profesional akan menjalankan tugasnya dengan baik guna mengalokasikan investasi sesuai dengan prospektus serta tujuan investasi sehingga mencapai return (hasil investasi) sesuai yang ditargetkan.

#1 Likuiditas yang Tinggi

Salah satu keunggulan berinvestasi di reksa dana adalah likuiditas, dimana setiap hari bursa sesuai cut off time nasabah/investor dapat melakukan penjualan kembali (redemption) unit penyertaannya dan Manajer Investasi wajib membelinya kembali dan membayarkannya maksimal T+7 hari bursa.

#2 Diversifikasi Investasi

Reksa Dana mengalokasikan investasinya pada berbagai macam instrumen investasi, seperti pasar uang, obligasi pemerintah maupun obligasi korporasi, serta saham. Dengan adanya diversifikasi pada alokasi aset maka investasi dapat dikelola dengan baik dan meminimalkan risiko investasi.

#3 Transparansi

Prospektus mengenai kebijakan investasi dan informasi umum produk, keterbukaan laporan keuangan serta laporan portofolio melalui Fund Fact Sheet secara berkala merupakan bukti keterbukaan investasi di reksa dana. Dengan keterbukaan ini maka para nasabah/investor dapat dengan mudah mengetahui komposisi investasi dan kinerja reksa dana yang dimilikinya.

#4 Keringanan pajak

Hingga saat ini, reksa dana termasuk dalam kategori Bukan Objek Pajak PPh. Sehingga, ketika kamu membeli reksa dana, kamu tidak akan dikenakan pajak seperti ketika kamu membeli saham ataupun investasi lainnya.

Cara Membeli Reksa Dana Mandiri

Caranya sangatlah mudah. Silahkan datang ke Cabang Bank Mandiri yang dapat melayani transaksi reksa dana dengan membawa KTP dan buku Mandiri Tabungan. Bank Mandiri sebagai Agen Penjual Reksa Dana didukung lebih dari 700 Cabang APERD dan lebih dari 1000 pegawai berlisensi WAPERD untuk melayani transaksi reksa dana kamu.

Selain membeli lewat Mandiri, kamu juga bisa membeli reksadana terbaik pilihanmu melalui platform reksa dana seperti Ajaib. D mana, dengan Ajaib kamu tidak perlu khawatir mengenai keamanannya, karena Ajaib telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga dana kamu akan dikelola dengan mudah dan aman tanpa perlu khawatir kehilangan dana di dalamnya.

Selain itu, Ajaib juga memiliki produk reksa dana lengkap, mulai dari reksadana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, reksa dana saham, hingga reksadana syariah. Pilihan reksadana yang ada di Ajaib bisa kamu pilih sesuai tujuan investasi kamu. Yuk mulai investasi produk reksadana kamu sekarang juga di Ajaib!

Bacaan menarik lainnya:

Pozen, Robert C. (1998). The Mutual Fund Business. Cambridge : MIT Press


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Artikel Terkait