Dunia Kerja

Perlu Contoh Surat Keterangan Kerja? Begini Cara Membuatnya

contoh surat keterangan kerja

Ajaib.co.id – Akan ada banyak kondisi ketika kamu membutuhkan contoh surat keterangan kerja. Misalnya ketika akan mengajukan beasiswa, mencari pekerjaan baru atau mengajukan kredit. Meskipun biasanya pihak perusahaan memiliki format sendiri, ada kalanya kamu harus membuat sendiri dokumen bukti pengalaman kerja ini.

Dalam dunia pekerjaan, ada banyak dokumen dengan fungsi dan tujuan yang berbeda-beda. Salah satunya adalah surat keterangan kerja. Surat ini bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Bukan hanya ketika masih bekerja di kantor tersebut namun juga setelah resign.

Misalnya kamu ingin melamar pekerjaan baru maka bisa menyertakannya sebagai pelengkap untuk membuktikan pengalamanmu. Surat ini juga bisa kamu pakai untuk klaim dana Jaminan Hari Tua (JHT) milikmu di BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, ada baiknya kamu memahami apa saja yang sebaiknya kamu cantumkan dalam dokumen ini.

Contoh Surat Keterangan Kerja, Bisa Jadi Panduan Ketika Dibutuhkan

Surat keterangan aktif bekerja merupakan surat yang berisi informasi mengenai posisi pekerjaan di sebuah perusahaan. Biasanya, surat keterangan kerja dikeluarkan oleh perusahaan tempatmu bekerja dan ditulis oleh seseorang yang memiliki wewenang, seperti atasan atau bagian personalia.

Surat keterangan kerja memiliki berbagai fungsi yang berbeda, mulai dari keperluan pribadi hingga data perusahaan. Kamu juga membutuhkan jika ingin mengurus visa karena ada sejumlah negara yang menjadikan ini pertimbangan utama, selain kopian rekening bank, ketika mengeluarkan izin berkunjung bagimu.

Meskipun surat keterangan kerja adalah dokumen yang sangat esensial, nyatanya tidak semua orang bisa membuatnya. Padahal berkas ini adalah salah satu syarat penting yang kerap diperlukan untuk berbagai kebutuhanmu. Banyak pula yang tidak menyadari pentingnya memiliki surat keterangan kerja untuk karier di masa depan.

Nyatanya, belum banyak yang mengajukan pembuatan surat keterangan ini ketika akan mengundurkan diri dari perusahaan. Atau bahkan secara rutin mengajukan permintaan surat ini pada HRD kantornya. Di sisi lain, banyak pula bagian personalia yang tidak memberikannya secara sukarela dan baru memberikannya ketika diminta secara khusus.

Di dalam surat paklaring, tercantum posisi serta lama waktu bekerja seseorang di perusahaan sebelumnya. Ada pula contoh surat keterangan kerja yang menuliskan prestasi dan pencapaian yang telah diperoleh si karyawan selama bekerja. Surat ini berisikan informasi mengenai posisi pekerjaan seseorang serta konfirmasi atas posisi pekerjaan pada sebuah perusahaan.

Mungkin kamu akan bertanya-tanya apa bedanya dengan surat pengalaman kerja. Sekilas memang isinya sama saja. Namun perbedaan paling mendasar adalah masa berlakunya. Umumnya surat pengalaman kerja meringkas secara singkat jenjang karier yang kamu miliki selama masa hidupmu.

Sedangkan surat keterangan kerja pada satu posisi atau kantor saja dengan keterangan yang lebih mendetail. Biasanya isi surat diberikan tambahan penjelasan soal jobdesc, posisi dan prestasi. Pelengkapnya kemudian dibubuhi oleh tanda tangan manajer HRD dan cap perusahaan sebagai verifikasi dari pihak perusahaan.

Sebagian kalangan percaya jika surat keterangan kerja merupakan sumber yang lebih valid dibandingkan surat pengalaman kerja. Surat ini biasanya dikeluarkan oleh HRD perusahaan tempat kamu bekerja, dan ditulis oleh seseorang yang memiliki wewenang. Namun banyak pula perusahaan yang menyerahkan konten dan isinya kepada karyawan yang bersangkutan.

Ada beberapa contoh surat keterangan kerja dengan informasi dan tujuan yang berbeda. Garis besarnya adalah surat keterangan kerja memiliki informasi, bahwa kamu pernah bekerja di perusahaan tersebut.

Model Pertama

Untuk surat keterangan kerja yang pertama, kop surat tersebut menunjukkan jika surat ini resmi dikeluarkan oleh perusahaan.

Model Kedua

Pada surat keterangan kerja yang kedua, kop surat dapat disertakan atau tidak. Surat keterangan kerja ini dibuat oleh orang yang bekerja di perusahaan, atau yang memiliki posisi di atas pekerja.

Model Ketiga

Ketiga, surat keterangan kerja bisa berisi informasi mengenai data dari pekerja. Perbedaan dari model pertama dan kedua adalah: surat ini disertakan keterangan tujuan dari pembuatan surat tersebut.

Model Keempat

Surat keterangan kerja keempat ini berisi penilaian dan pernyataan dari atasan yang menunjukkan, bahwa kamu merupakan pekerja atau orang baik-baik.

Agar surat keterangan kerja bisa berfungsi dengan baik, pastikan juga jika surat tersebut berisi seluruh informasi dan data yang dibutuhkan untuk keperluan instansi yang bersangkutan. Pada dasarnya tidak ada hal istimewa danbaku yang harus kamu cantumkan.

Hanya saja, jika kamu memang harus membuatnya sendiri maka pastikan sudah dikonfirmasikan dengan pihak kantor. Jangan lupa meminta cap dan tanda tangan atasan atau pihak HRD untuk menjadikannya valid.

Surat yang diketik oleh si karyawan sendiri, ditandatangani sendiri, tentu saja tidak akan dinilai sebagai surat keterangan kerja yang resmi. Bahkan surat keterangan macam itu bisa-bisa dianggap tidak valid.

Karena surat keterangan kerja ini merupakan sebuah surat yang menerangkan bahwa kamu merupakan karyawan dari suatu perusahaan, yang sah. Pihak yang harus menerangkan hal tersebut adalah perusahaanmu.

Berikut ini ada beberapa komponen yang harus tertulis di contoh surat keterangan kerja yang kamu buat antara lain:

  1. Tuliskan data pribadi dari pihak yang menerangkan, dalam hal ini manajer divisi atau manajer HRD. Tuliskan secara lengkap mulai dari nama, jabatan, hingga kontaknya.
  2. Tulisakan data pribadi dari pihak yang diterangkan, tentu saja dalam hal ini kamu sebagai pembuat surat. Tuliskan sama seperti poin (1), dibuat selengkap mungkin.
  3. Isi surat mencakup
  • Keterangan bahwa kamu merupakan seorang pekerja di perusahaan tersebut
  • Posisi kerja, lama kerja, dan dalam beberapa persyaratan seringkali kamu diminta menyertakan remunerasi atau gajimu di dalam perusahaan.
  • Alasan mengapa surat keterangan kerja tersebut dikeluarkan oleh kantor tempatmu bekerja.
  • Apabila bertujugan untuk melamar di perusahaan yang baru, sertakan pula alasan mengapa kamu berhenti dari kantor tempat bekerja sebelumnya bila memungkinkan. Apabila kamu tidak bisa menuliskan alasan tersebut, setidaknya buatlah kesan bahwa kamu tidak dipecat melainkan memang resign karena suatu hal. Jika terlihat jika kamu dipecat dari kantor sebelumnya maka akan memberikan kesan yang kurang baik.
  1. Penutup yang mencakup
  • Ucapan terima kasih, permintaan maaf, serta permohonan agar surat ini digunakan sebagaimana fungsinya.
  • Tanda tangan dari pihak yang menerangkan surat tersebut. Usahakan minta agar disertakan cap perusahaan atau ditandatangani di atas materai. Apabila tidak bisa atau tidak memiliki cap resmi, usahakan surat yang kamu buat dicetak dengan kertas ber-kop perusahaan Anda.

Berbagai Manfaat Surat Keterangan Kerja

Mungkin sekarang kamu belum menyadari jika akan butuh surat ini. Namun percayalah akan ada waktunya nanti kamu akan membutuhkan surat ini. Bagi kamu yang belum tahu, berikut ini adalah beberapa fungsi dari surat keterangan kerja :

Melamar Kerja

Perusahaan umumnya membutuhkan surat keterangan kerja. Sebab, surat keterangan kerja dapat dijadikan sebagai bukti dari perjalanan karir seseorang. Dengan adanya surat keterangan kerja, pernyataan atau data pelamar kerja bisa diverifikasi statusnya.

Membuat Rekening

Kalau kamu ingin membuat rekening bank aru dan tidak berdomisili di wilayah asli, maka kamu memerlukan surat keterangan kerja. Sama halnya dengan membuat kartu kredit baru, kamu juga membutuhkan surat keterangan kerja.

Bagi kamu yang ingin mengajukan pinjaman bank, seperti Kartu Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) juga membutuhkan surat keterangan kerja untuk persyaratannya.

Surat keterangan kerja digunakan sebagai jaminan dan bukti jika pemohon pinjaman memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Sehingga, mereka bisa membayar cicilan pinjamannya.

Pengajuan Beasiswa

Salah satu syarat pendaftaran untuk mengajukan beasiswa adalah memiliki surat keterangan kerja yang sudah dilegalisir. Beasiswa tersebut biasanya diberikan oleh Pemerintah atau program swasta.

Syarat Membuat Surat Keterangan Kerja

Sebaiknya, surat keterangan kerja memiliki informasi yang dibutuhkan untuk keperluan penting. Untuk membuat surat keterangan kerja yang benar, sebaiknya diisi dengan :

  1. Kop surat yang berisi nama perusahaan, alamat, dan nomor telepon perusahaan.
  2. Perihal surat.
  3. Isi surat yang berisi:
  • Biodata (nama, jabatan, dan KTP) dari pembuat surat (perusahaan), serta yang diterangkan (pekerja).
  • Durasi waktu bekerja, jabatan, atau posisi pekerjaan terakhir.
  • Penilaian dari atasan pekerja.
  1. Penutup.
  2. Pengesahan beserta tempat dan tanggal dibuatnya surat tersebut, kemudian tanda tangan dan nama penanda tangan.

Isi surat keterangan kerja harus berisi posisi dan lama waktu bekerja, serta penilaian dari atasan. Sebab, data tersebut umumnya dijadikan sebagai penilaian dari perusahaan selanjutnya.

begitulah contoh surat keterangan kerja yang bisa membuat kamu makin tokcer di mata perusahaan. Meskipun mendapat peluang baru di perusahaan baru, jangan lupa testiomonial perusahaan lama tentang kamu juga penting lho.

Artikel Terkait