Penasaran dengan Harga Saham Indosat? Perhatikan Beberapa Hal Ini!

Penasaran dengan Harga Saham Indosat? Perhatikan Beberapa Hal Ini!
Penasaran dengan Harga Saham Indosat? Perhatikan Beberapa Hal Ini!

Siapa sih yang tidak kenal Indosat atau PT Indosat TBK? Salah satu perusahaan penyedia jasa telekomunikasi ini tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga kita, kan? Begitu juga dengan harga saham Indosat yang ternyata banyak sekali peminatnya. Harga saham Indosat terus menjadi perhatian banyak orang karena harganya yang beberapa kali naik turun. Jika kamu salah satu orang yang juga tertarik dengan harga saham Indosat, yuk, cari tahu seluk-beluk Indosat!

Kenalan dulu dengan Indosat

Indosat sendiri terlahir sebagai perusahaan asing karena suntikan saham milik asing. Layanan telekomunikasi internasional menggunakan satelit internasional menjadikan Indosat sebagai perusahaan yang berbeda dan unik pada masanya.

Seiring dengan perkembangannya yang cukup pesat, pemerintah Indonesia kemudian membeli 100% kepemilikan saham Indosat. Hal ini menjadikan Indosat sebagai perusahaan internasional pertama yang dibeli pemerintah.

Indosat terus menggencarkan perkembangannya dengan mendirikan IM3 (PT Indosat Multimedia Mobile) sebagai pelopor layanan GPRS dan multimedia di Indonesia di tahun 2000. Namun, pada 2001, pemerintah menjual 8.10% saham ke publik dan 41.94% ke Temasek milik Singapura.

Enam tahun kemudian, Tamasek menjual 40.81% saham Indosat ke Oredoo, sebuah perusahaan milik Qatar. Kemudian, ini menjadikan pemerintah Indonesia memiliki 14.29% dan publik 44.90% sisa sahamnya.

Saham Indosat sempat ramai dibahas pada masa Pemilu

Pada masa Pemilu 2019, kedua kandidat pada waktu itu, Jokowi dan Sandiaga Uno gencar menjanjikan bahwa akan membeli kembali (buy back) saham ISAT atau Indosat jika terpilih. Janji kedua kandidat yaitu menjadikan sebagian besar saham ISAT milik pemerintah.

Harga saham meroket di Agustus 2019

Pada pertengahan Agustus 2019, muncul berita bahwa PT Indosat akan menjual beberapa menara telekomunikasi BTS untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tiga tahun kedepan. Berita ini membuat saham ISAT naik 130% saat berita itu diturunkan. Tercatat bahwa kenaikan saham Indosat saat itu didorong oleh pembelian saham investor lokal.

Rencana ini memang sempat dibicarakan oleh Direktur Utama PT Indosat, Chris Kanter, bahwa nantinya sumber pendanaan belanja modal berasal dari penjualan menara, obligasi, dan rights issue.

Saham ISAT, apakah bikin untung?

Ternyata, harga saham ISAT atau Indosat terus menurun selama 20 tahun terakhir. Diketahui catatan keuangan Indosat yang cenderung negatif menjadikan saham ISAT tidak cukup sehat untuk dibeli. Pasalnya, perusahaan ini tidak untung. Dibanding dengan IPO awal yang seharga Rp7.000 per lembarnya, sekarang berada di angka sekitar Rp2.000 per lembar. Jauh sekali, kan?

Nah, itu kenapa, investasi pada saham Indosat untuk saat ini bukanlah hal yang menguntungkan. Melainkan, justru kamu akan cenderung rugi. Itu sebabnya, sebaiknya hindari menanam saham ISAT, dan cari saham lainnya yang lebih baik dan untung.

Jadi, sudah mengenal saham indosat dengan baik bukan? Yuk mulai beli saham Indosat sekarang juga di Ajaib sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait