Memahami EMA Trading dan Penggunaannya dalam Pasar Forex

EMA Trading

Pernah dengar Exponential Moving Average (EMA) trading? Istilah ini dikenal dalam perdagangan forex atau valuta asing alias valas. Ingin lebih jauh mengetahui soal EMA trading? Kami akan mengulasnya di artikel ini.

Perdagangan forex merupakan satu dari beberapa tipe trading yang paling banyak peminatnya. Jual beli mata uang asing ini biasanya dilakukan oleh investor yang sudah berpengalaman dan memahami seluk beluk pasar keuangan. Namun, kini pasar forex juga banyak diisi oleh trader perorangan yang melakukan jual beli lewat broker atau pialang.

Strategi yang digunakan menentukan jumlah keuntungan yang didapatkan dalam pasar forex. Biasanya trader menerapkan beberapa strategi sesuai dengan selera dan keutuhannya. Salah satu indikator yang digunakan untuk menentukan startegi pasar ialah EMA Trading. Indikator ini dipakai untuk membaca tren pergerakan pasar termasuk mata uang asing alias forex.

EMA menampilkan rata-rata harga untuk periode yang dipilih pada grafik. Namun, perhitungannya menggabungkan bobot dan signifikansi untuk lebih menekankan pada harga terbaru. Strategi EMA Trading biasa dilakukan dalam tiga tahap. Ajaib merangkum berbagai hal yang harus kamu pahami soal EMA sebelum melangkah lebih jauh soal pasar valas.

Fungsi EMA

EMA bisa digunakan bersama digunakan dengan indikator lainnya oleh para pedagang valas untuk memastikan pergerakan pasar. Tipe indikator ini cocok untuk mengukur validitas pasar yang bergerak cepat. Selain itu, banyak pula yang menggunakannya untuk mengetahui bias perdagangan dan langkah apa yang harus diambil agar terhindari dari kerugian.

EMA Vs SMA

Jika mencermati banyak ulasan soal strategi pasar keuangan, banyak pula yang menyebutkan soal SMA alias Simple Moving Average (SMA). Ini adalah indikator lain yang biasa dipakai pedagang forex dan punya kelebihan tersendiri. Namun, pada prinsipnya kedua indikator ini punya sensitivitas sendiri dalam menunjukkan perubahan pasar dengan data yang dipakai.

Sementara SMA memberikan penekanan pada bobot yang sama untuk semua nilai maka EMA memberikan bobot lebih tinggi untuk harga terbaru. Karena itulah, EMA lebih sering digunakan trader forex karena lebih reaktif terhadap perubahan harga dan lebih tepat waktu memberikan hasil akhirnya. Namun, pada dasarnya kedua indikator ini memiliki sistem kalkulasi yang nyaris serupa dan bermafaat jika digunakan sesuai dengan kondisi pasar.

Kekurangan EMA

EMA merupakan indikator dengan sejumlah kelebihan namun juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah kebutuhan EMA untuk menggunakan data historis yang terbaru. Padahal banyak kalangan percaya jika harga perubahan harga pasar sudah mencerminkan semua informasi yang tersedia. Selain itu, penggunaan data historis tidak menjamin pemahaman soal tren pergerakan harga pasar termasuk valuta asing. 

Kesimpulan

EMA merupakan salah satu indikator trading yang paling banyak digunakan pedagang pasar keuangan termasuk valas karena kelengkapannya. Dengan perhitungan yang tepat, indikator ini bisa mengidentifikasi tren pasar dan memberi tahu kapan waktu yang tepat untuk masuk atau meninggalkan pasar. Proses perhitungannya juga sederhana namun menghasilkan proses perdagangan yang lengkap. Namun adapula yang menganggapnya kompleks dan tidak efisien baik pagi pedagang pemula maupun berpengalaman. 

Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait