Banking

Jangan Asal Kredit, Kuasai Perhitungan Rumus Bunga Bank Ini!

Jangan Asal Kredit, Kuasai Perhitungan Rumus Bunga Bank Ini!

Ajaib.co.id – Agar pembayaran cicilanmu nanti tidak mencekik, kamu perlu memahami dan mengetahui perhitungan rumus bunga bank yang dibebankan kepada kamu melalui informasi yang telah redaksi Ajaib rangkum sebagai berikut.

Membeli suatu produk secara kredit layaknya pisau bermata dua, ada sisi positif dan negatifnya. Hal positif dari pembelian barang secara kredit adalah kamu tidak perlu mengeluarkan sejumlah uang besar di awal, sedangkan hal negatifnya adalah risiko jangka panjang yang akan kamu terima seperti pembayaran cicilan per bulan dengan bunga, dan bisa mengajarkan kamu untuk selalu hidup konsumtif.

Terlepas dari pro-kontra adanya program kredit yang diterbitkan oleh lembaga pembiayaan dan juga bank. Setidaknya, ada beberapa manfaat kredit yang bisa diperoleh oleh nasabah di antaranya:

  • Meningkatkan daya beli masyarakat.
  • Meningkatkan pemerataan pendapatan.
  • Meningkatkan peredaran dan lalu lintas keuangan.
  • Dll.

Syarat Kredit

Namun sebelum kamu mengajukan kredit di suatu bank, pasti kamu akan dimintai oleh pihak bank terkait persyaratan dan dokumen pendukung. Dalam praktiknya, prinsip atau syarat kredit meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Kemampuan keuangan dari nasabah.
  • Besarnya modal yang dimiliki oleh pihak bank.
  • Adanya jaminan atau tidak.
  • Kondisi perekonomian.
  • Batasan terkait letak geografis, yang tidak memungkinkan orang untuk mengajukan pinjaman untuk membuka usaha di tempat tersebut.

Selain itu, pihak pemberi pinjaman atau kredit juga mempertimbangkan beberapa hal untuk penilaian calon nasabahnya, yaitu:

Kepribadian. Apakah data diri nasabah termasuk ke dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) dikarenakan memiliki riwayat kredit yang buruk, hingga gagal bayar.

Tujuan. Ingin digunakan untuk apa? Pinjaman uang yang nanti diberikan kepada nasabah, dan apakah uang yang digunakan sesuai dengan batasan bisnis dari bank bersangkutan. Biasanya orang mengajukan pinjaman modal pada bank sebagai modal awal.

Pembayaran. Untuk menilai kemampuan nasabah untuk mengembalikan pinjaman dana yang diberikan oleh bank. Oleh karenanya, nasabah perlu melampirkan slip gaji 3 bulan terakhir misalnya.

Prospek. Selain melihat tujuan dari pengajuan pinjaman dana di bank, pihak bank juga mempertimbangkan bagaimana prospek dari calon nasabah bila mereka menerima uang pinjaman.

Dalam penyaluran kredit, pihak bank bisa membebankan nasabah dengan jenis-jenis bunga bank yang berbeda-beda tergantung dari lamanya tenor kredit yang diambil oleh masing-masing nasabah. Oleh sebab itu, agar kamu tidak bingung saat mengajukan pembelian produk secara kredit maupun pinjaman uang di bank. Berikut ini adalah cara perhitungan bunga bank beserta contoh kasusnya:

Perhitungan Rumus Bunga Bank Beserta Contoh Kasusnya

Cara Menghitung Bunga Kredit Motor

Contoh kasus pertama, redaksi Ajaib akan memberikan contoh soal terkait bagaimana cara kamu bisa menghitung rumus bunga bank saat kredit motor. Berikut caranya:

Andi ingin membeli sepeda motor seharga Rp20.000.000 dengan DP 30% dalam jangka waktu 3 tahun. Bunga kredit motor yang perlu dibayarkan setiap bulannya adalah sebesar 2%. Berapa besaran cicilan per bulannya yang perlu Andi keluarkan

Pertama-tama, kamu bisa mencari perhitungan untuk total bunga dengan rumus (harga motor – DP) x 36 bulan ( 3 tahun) x 2%.

Total bunga = (Rp20.000.000 – Rp6.000.000) x 36 bulan x 2% = Rp10.080.000

Kemudian bisa kamu lanjutkan dengan perhitungan untuk mencari total utang dengan rumus (harga motor – DP) + total bunga.

Total utang = (Rp14.000.000) + Rp10.080.000 = Rp24.080.000

Terakhir, kamu bisa menghitung cicilan sepeda motor per bulannya dengan rumus (total utang / tenor).

Cicilan per bulan = Rp24.080.000 / 36 bulan = Rp669.000 per bulan.

Jadi, selama 36 bulan kamu perlu membayar cicilan sepeda motor sebesar Rp669.000. Bagaimana bila kamu mengajukan cicilan sepeda tanpa DP? Bila kamu mengajukan cicilan sepeda motor tanpa DP, kamu akan dibebankan bunga kredit yang lebih besar dibanding cicilan sepeda motor yang menggunakan uang DP.

Cara Menghitung Bunga Pinjaman Bank BRI

Misalnya saja, kamu merupakan nasabah Bank BRI yang memiliki fasilitas kartu kredit, dan ingin membeli sebuah ponsel pintar seharga Rp5.000.0000 secara kredit, dan kamu memilih tenor kredit selama 1 tahun (12 bulan) dengan bunga kredit 0% per bulan.

●     Harga ponsel pintar = Rp5.000.000.

●     Tenor kredit = 12 bulan.

●     Bunga kredit = 0%.

Kamu bisa mengetahui besaran cicilanmu setiap bulannya yang perlu dibayarkan dengan cara:

Cicilan per bulan = (Rp5.000.000 x 0%) / 12 bulan = Rp417.000 per bulan.

Dengan perhitungan rumus bunga bank sebesar 0%, hal ini bisa diibaratkan bahwa kamu sama sekali tidak dikenakan bunga bank sama sekali. Namun, hal yang perlu kamu perhatikan saat mengajukan cicilan 0% adalah apakah limit kartu kredit milikmu mencukupi atau tidak.

Untuk mengetahui limit kartu kredit BRI, kamu bisa menghubungi call center BRI pada 14017 untuk menanyakan segala informasi perihal kartu kredit BRI. Selain itu, call center BRI juga bisa diakses selama 24 jam sehari termasuk hari libur sekalipun.

Bagaimana dengan Perhitungan Rumus Bunga Bank untuk Pinjaman KPR?

Pinjaman KPR banyak diajukan oleh keluarga milenial Indonesia untuk meringankan dan memudahkan mereka dalam membeli sebuah rumah. Misalnya, kamu ingin membeli sebuah rumah di kawasan Pulogadung dengan harga rumah Rp400.000.000 dengan bunga floating sebesar 12% per tahun sejak awal pinjaman hingga akhir, DP 30%, dan tenor selama 15 tahun.

Penyaluran pinjaman KPR jenis ini memiliki rumus bunga bank (SBN % + margin%). Dengan menentukan besaran BI rate + persentase bunga oleh bank bersangkutan.                                       

Cicilan KPR per bulan = (Rp400.000.000 – Rp120.000.000) x 12% per tahun tahun ) / 15 tahun ) = Rp 4.355.600 per bulan.

Demikianlah contoh perhitungan rumus bunga bank beserta contohnya yang bisa kamu pahami secara lebih mudah untuk mengetahui besaran cicilan per bulan yang perlu kamu bayarkan saat mengajukan aplikasi kredit di sebuah bank.

Jika kamu masih penasaran dengan aturan-aturan lainnya sebelum melakukan pinjaman ke bank, blog Ajaib punya ratusan artikel yang mungkin cocok untukmu. Ayo kunjungi blog Ajaib sekarang juga untuk info lengkapnya.

Artikel Terkait