Berita

Kinerja Luar Biasa, TOTO Catat Laba Bersih Naik 200%

Sumber: Toto Indonesia

Ajaib.co.id – Per kinerja kuartal III tahun 2021, PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) berhasil mencatatkan kenaikan penjualan dan laba bersih. Dengan berhasil meroket hingga 200% atau senilai total Rp109,8 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sebagian besar kenaikan tersebut disebabkan oleh peningkatan penjualan sebesar 14% atau Rp156,4 miliar. Di sisi lain, laba usaha perusahaan juga meningkat sebsar 323% atau Rp104 miliar dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Sementara itu, TOTO mencatatkan total aset perusahaan yang meningkat sebesar 2% atau Rp66,9 miliar dibandingkan total aset pada tanggal akhir tahun 2020, dan total liabilitas meningkat sebesar 5% atau Rp63,5 miliar dibandingkan pada akhir tahun 2020 kemarin.

“Wabah virus COVID-19 berdampak pada ekonomi global dan Indonesia, termasuk pertumbuhan ekonomi, penurunan pasar modal, peningkatan resiko kredit, depresiasi nilai tukar mata uang asing dan gangguan operasi bisnis. Sampai dengan tanggal pelaporan laporan keuangan Perusahaan kepada JK, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan masih dapat beroperasi,” tutur Setia Budi Purwadi selaku Direktur Keuangan TOTO, pada Jumat (20/10/2021).

Adapun peningkatan piutang usaha kepada pihak ketiga yang dicatatkan TOTO sebesar Rp1,9 miliar yang disebabkan oleh penurunan dari piutang usaha lokal sebesar Rp692,5 juta, dan peningkatan dari piutang usaha ekspor sebesar Rp2,6 miliar.

Kemudian, terdapat penurunan aset kontrak sebesar Rp1,8 miliar atau 38% yang disebabkan oleh penurunan piutang pihak ketiga yang belum ditagih. Penurunan piutang lain-lain kepada pihak berelasi sebesar Rp4,1 miliar atau 98% yang disebabkan oleh penurunan piutang dari Penjualan barang bekas sebesar Rp121,9 juta. Penurunan lainnya juga tercatat sebesar Rp234,5 juta dan penurunan piutang dari reimbursement sebesar Rp3,7 miliar.

Tercatat kenaikan persediaan sebesar 27% atau senilai Rp121,3 miliar. TOTO juga mengalami peningkatan bahan baku sebesar Rp46,2 miliar. Tercatat peningkatan biaya dibayar dimuka sebesar 50% atau Rp7 miliar yang disebabkan oleh peningkatan uang muka kepada pemasok sebesar Rp8,5 miliar. Penurunan biaya sewa dibayar dimuka sebesar Rp1,1 miliar, penurunan biaya pemeliharaan perangkat lunak sebesar Rp881,1 juta, penurunan biaya asuransi dibayar dimuka sebesar Rp265,9 juta, dan peningkatan biaya dibayar dimuka lainnya sebesar Rp767,9 juta.

Peningkatan aset tidak lancar TOTO sebesar 374% atau senilai Rp72,7 miliar yang disebabkan oleh ada nya kenaikan uang muka pembelian aset tetap sebesar Rp72,9 miliar, penurunan sewa dibayar di muka sebesar Rp187,5 juta, dan penurunan setoran jaminan sebesar Rp15 juta.

Peningkatan utang usaha pihak ketiga sebesar 25% atau Rp20,7 miliar disebabkan oleh peningkatan utang usaha dalam mata uang rupiah sebesar Rp6,6 miliar dan peningkatan utang usaha dalam mata uang asing sebesar Rp14,1 miliar. Penurunan utang lain-lain pihak berelasi sebesar 51% atau Rp5,3 miliar disebabkan oleh penurunan imbalan lisensi merek dagang sebesar Rp3,8 miliar, penurunan penggantian beban operasional sebesar Rp1,3 miliar, dan penurunan komisi sebesar Rp228,4 juta.

Peningkatan liabilitas imbalan kerja jangka pendek sebesar 76% atau Rp28,8 miliar disebabkan oleh peningkatan utang gaji, bonus dan tunjangan lain sebesar Rp29,1 miliar dan penurunan utang remunerasi komisaris dan direksi sebesar Rp252,8 juta.

Peningkatan beban masih harus dibayar sebesar 24% atau Rp3,2 miliar disebabkan oleh peningkatan biaya listrik dan gas sebesar Rp2 miliar, peningkatan beban masih harus dibayar pembelian impor sebesar Rp1,7 miliar, penurunan biaya jasa profesional sebesar Rp232,8 juta, dan penurunan biaya lainnya sebesar Rp257,4 juta. Penurunan liabilitas kontrak sebesar 33% atau Rp11,3 miliar disebabkan oleh penurunan penerimaan uang muka dari pelanggan.

Sumber: Kinerja Surya Toto (TOTO) Naik, Cetak Laba Bersih Hingga 200 Persen, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait