Investasi

Jangan Takut Investasi Karena Gaji Kecil, Ini 6 Kiatnya

Jangan Takut Investasi Karena Gaji Kecil, Ini 6 Kiatnya

Ajaib.co.id – Jangan takut investasi, hanya karena gajimu kecil. Bagaimanapun juga investasi adalah langkah mengelola aset untuk masa depan. Simak ulasan berikut ini mengenai kiat investasi dengan gaji minim.

Bagi kamu yang bekerja sebagai karyawan, gaji bulanan adalah hak yang diterima. Gaji yang diterima per bulan, pada umumnya langsung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk membayar tagihan listrik, kartu kredit, hingga buat menikmati hiburan atau “berbelanja” gaya hidup.

Sah-sah saja setelah menerima gaji, kamu ingin menikmati jerih payahmu. Namun jangan sampai gaya hidup mengabaikan masa depan, terutama soal mengelola aset masa depan. Oleh karena itu, kamu perlu mengatur keuangan agar tetap bisa memenuhi berbagai kebutuhan hidup dan juga investasi. Berikut ini adalah tips dari Ajaib yang bisa kamu lakukan:

Alokasi Dana

Dalam merencanakan keuangan, setidaknya kamu memerlukan tiga alokasi dana. Untuk kebutuhan harian, dana hiburan, dan investasi. Besarnya masing-masing 50/30/20 atau 60/20/20. Kebutuhan harian meliputi biaya makan, transportasi, kebutuhan pribadi, listrik, hingga tagihan kartu kredit atau kewajiban membayar KPR, jika ada.

Untuk alokasi dana hiburan seperti biaya nonton, nongkrong, atau membeli sesuatu yang berhubungan dengan gaya hidup. Satu lagi, berinvestasi, jangan takut investasi karena anggapan bahwa investasi pasti membutuhkan modal besar. Itu salah, karena sekarang investasi bisa dilakukan buat kamu yang memiliki gaji kecil atau modal minim.

Mulai Investasi dengan Modal Kecil

Takut investasi sama dengan enggan mengelola aset masa depan. Takut investasi karena risiko tinggi sama seperti orang yang ingin kaya tetapi tidak mau kerja. Percayalah, investasi dengan cara benar akan mendatangkan cuan. Apalagi kalau dilakukan sejak dini. Kamu bisa menggenggam keuntungan maksimal.

Gaji kecil, tak masalah. Kamu bisa investasi dengan menyisihkan 20 persen dari gajimu. Jika masih ragu, alokasikan 10 persen gaji di tabungan dan 10 persen di instrumen investasi. Misal, gajimu Rp5 juta per bulan. Alokasikan Rp500,000 untuk tabungan dan Rp500,000 untuk investasi. Setelah enam bulan, lihat perkembangan keduanya.

Pilih Instrumen Investasi

Instrumen investasi apa yang cocok? Setiap orang memiliki tujuan ketika berinvestasi. Tetapkan dulu tujuan investasimu, lalu pilih instrumen yang sesuai dengan tujuanmu. Berdasarkan waktu, ada tiga jenis tujuan investasi, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang.

Untuk tujuan jangka pendek atau kurang dari tiga tahun, investasi yang bisa dipilih adalah reksa dana pasar uang, obligasi, dan peer-to-peer (p2p) lending. Investasi jangka menengah atau minimal dalam kurun tiga-lima tahun bisa memilih obligasi (dengan jangka waktu lebih dari tiga tahun), reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana campuran.

Untuk jangka panjang, pilih investasi saham, reksa dana saham, logam mulia, dan properti. Keuntungan investasi tersebut paling tinggi di antara yang lain. Minimal kamu membutuhkan waktu lima tahun untuk mendapatkan cuan, tetapi risiko juga sama-sama tinggi.

Pilih Tempat Investasi yang Aman

Jika berinvestasi, lakukan di tempat yang memiliki legalitas dari pemerintah. Misal untuk dapat berinvestasi reksa dana, kamu harus memilih Manajer Investasi (MI) dan agen penjualan yang telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Seperti MI PT Ciptadana Asset Management di platform penjualan reksa dana Ajaib telah mendapatkan lampu hijau dari OJK. Ciptadana Asset Management memiliki portofolio reksa pendapatan tetap, Ciptadana Dana Obligasi, yang cocok untuk investasi jangka menengah. Portofolio ini mensyaratkan dana investasi minimal Rp100,000. Pada Mei 2020, investasi ini memberikan imbal hasil 8,92 persen.

Jangan mudah percaya dengan perusahaan yang menawarkan ‘investasi dengan untung tinggi, tetapi risiko minim’. Karena keuntungan dan risiko selalu berjalan beriringan. Jika tidak, perusahaan tersebut perlu dipertanyakan legalitasnya.

Perbanyak Belajar tentang Investasi

Ketika berencana ingin berinvestasi, belajar mengenai dunia investasi keuangan. Kamu bisa belajar melalui buku, mengikuti video dari ahli investasi, membaca berita investasi dari media terpercaya, dan bergabung dengan grup investor (WhatsApp, Facebook, Instagram, atau forum lainnya). Dengan belajar, kamu mendapatkan referensi investasi dan mengetahui harus memutuskan sesuatu.

Disiplin

Investasi dengan disiplin. Meski gaji kecil dan dana yang kamu investasikan hanya Rp500,000, lakukan dengan disiplin setiap bulan. Jika gajimu naik, tambah nilai dana untuk investasi. Dengan demikian, kamu bisa mengoptimalkan keuntungan.

Tetapkan disiplin dalam alokasi dana. Di sini, kamu harus memiliki tujuan yang jelas saat menggunakan uang. Kamu juga harus bisa memilih kebutuhan mana yang harus didahulukan dan ditinggalkan.

Jika kamu susah disiplin soal uang, buatlah grup yang berisi teman-temanmu yang sedang berinvestasi. Buatlah kesepakatan untuk saling mengingatkan untuk berinvestasi dan jangan belanja untuk barang non-esensial. Tak ada salahnya berhemat untuk memperoleh keuntungan, kan?

Jangan Mudah Tergoda

Tak sedikit investor pemula mudah tergoda ketika investasi menunjukkan nilai positif. Namun perlu diingat bahwa pasar keuangan bergerak aktif. Ia dipengaruhi banyak hal. Jika tujuan investasi jangka panjang, tetapi portofolio sudah memberikan hasil positif. Cari tahu apa penyebabnya.

Setelah itu, kamu bisa memutuskan membiarkan hingga waktu yang telah ditentukan atau mencairkannya. Jika pilihanmu mencairkannya karena tak mau melewatkan momen, lalu untuk apa dana itu? Jika ada kebutuhan mendesak, gunakan saja. Jika tidak, investasikan lagi dana tersebut.

Pada dasarnya, jika ingin investasi lakukan sekarang juga. Jangan takut investasi karena gaji kecil. Jangan pula tunggu gaji dua digit untuk berinvestasi.

Justru mulai dari nilai kecil, kamu akan terbiasa menghadapi untung dan rugi. Selain itu, kamu memiliki ilmu, pengalaman, serta membentuk mental tangguh seorang investor. 

Berapapun gajimu sekarang, kamu tetap bisa berinvestasi di Ajaib. Karena untuk memulai investasi reksa dana kamu hanya butuh modal Rp 10 ribu sedangkan untuk membeli saham di Ajaib tidak ada minimal deposit saldo rekening sahammu. Cara daftarannya juga sangat mudah, bahkan tidak perlu keluar rumah. Selamat mencoba!

Artikel Terkait