Investasi

Investasi: Usaha Terbaik untuk Keuntungan Jangka Panjang

investasi usaha

Ajaib.co.id – Bila kamu berusaha memiliki keuntungan jangka panjang, maka jawabannya adalah investasi. Usaha ini cocok untuk pemula yang bahkan baru belajar dan memulai investasi. Untuk mendapatkan keuntungan investasi jangka panjang ini, redaksi Ajaib akan menjabarkannya di bawah ini.

Di masa seperti ini, tentunya kamu harus menyiapkan strategi finansial yang matang untuk jangka panjang. Kamu bisa mencoba investasi, usaha, ataupun perencanaan keuangan. Namun, yang perlu ditekankan, kamu harus bisa melihat prospek ke depannya. Oleh karena itu, investasi menjadi salah satunya yang paling menjanjikan.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, investasi ada berbagai macam jenisnya, mulai dari investasi saham, investasi emas, investasi properti, reksa dana bahkan hingga ke peer-to-peer lending (P2P lending). Dari berbagai instrumen investasi, usaha yang banyak dipilih investor adalah investasi jangka panjang yang menjanjikan kesehatan finansial hingga di masa tua.

Untuk menjadikannya menjanjikan, tentunya kamu harus kenal seluk beluk dunia investasi. Contohnya, bila kamu mau berinvestasi emas, kamu harus tahu dan update mengenai harga emas terkini. Atau, jika kamu ingin berinvestasi reksa dana, kamu harus mengenal manajer investasi yang profesional untuk mengelola investasi kamu.

Bila kamu ingin memiliki investasi jangka panjang dengan imbal balik yang tinggi, investasi saham adalah salah satu jawaban terbaiknya. Untuk memulainya, kamu perlu strategi dalam investasi jangka panjang ini. Berikut beberapa strategi investasi usaha jangka panjang untuk saham.

Saham dengan Fundamental Baik

Memandang investasi usaha jangka panjang, maka kamu harus pintar mencari saham dengan fundamental yang baik. Karena, untuk jangka waktu yang panjang, saham dengan funadamental yang sehat memiliki probabilitas kenaikan di tiap tahunnya. Sehingga, return yang kamu dapatkan dalam jangka panjang akan semakin besar dan tidak merugi.

Untuk mengenali saham dengan fundamental yang baik ini bisa dilihat dari berbagai karakteristik. Beberapa di antaranya adalah: track record keuntungan perusahaan menanjak dari tahun ke tahun, Bila dibandingkan dengan emiten industri serupa Price Earning Ratio (PER) perusahaan itu lebih rendah, atau konsistenya pertumbuhan Return of Equity (ROE) sebuah perusahaan.

Bagaimana cara mengetahui karakteristik investasi usaha dengan fundamental baik ini? Mudah. Kamu hanya tinggal mengunjungi situs Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meninjau dan menganalisis laporan keuangan perusahaan terkait. Pasalnya, semua informasi terjabarkan dengan lengkap disana.

Mungkin ada keraguan untuk kamu berinvestasi saham dalam masa pandemi ini. Karena, saham berfundamental baik pun sekarang ini nilainya turun. Namun perlu kamu catat juga, meskipun turun, kemungkinan saham ini untuk pulih lebih baik dibanding saham-saham lainnya.

Sehingga, untuk jangka panjang, tentunya ini adalah kesempatan kamu. Karena, kamu berarti bisa membeli saham dengan fundamental baik di harga terendah mereka. Semisal nanti pandemi mereda, perusahaan dengan fundamental baik ini cenderung mendapatkan kepercayaan investor sehingga harganya bisa kembali melambung.

Keuntungan dalam investasi saham dengan fundamental yang baik juga banyak. Salah satunya beberapa perusahaan berfundamental baik ini sering membuat posko keuangan untuk membagikan dividen terhadap investor-investornya.

Pengalokasian Dana

Banyak calon investor takut untuk berinvestasi saham karena berpikiran harus menanamkan modal yang besar. Padahal, itu tidak tepat. Pasalnya, investasi saham bisa dilakukan walaupun modal kecil. Jadi, walaupun kamu ingin mencoba dengan dana Rp100 ribu saja, kamu sudah bisa berinvestasi saham.

Mengetahui hal tersebut, maka kamu perlu strategi dalam pengalokasian dana untuk investasi saham ini. Pasalnya, semakin besar dana atau modal yang ditanam, keuntungannya tentu akan lebih besar. Sejalan dengan itu, risiko yang dihadapi juga akan semakin besar.

Begitupun jika kamu menanam saham dengan modal kecil, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih kecil, tetapi risiko yang dihadapi juga semakin kecil. Untuk strategi bermain saham, sebenarnya bisa kamu dapatkan di Sekolah Pasar Modal yang digelar oleh Bursa Efek Indonesia. Di dalam program BEI ini, kamu hanya perlu menyetor Rp100 ribu untuk membuka rekening efek di perusahaan sekuritas.

Dalam hal pengalokasian dana ini, banyak strategi juga yang bisa kamu terapkan. Misal dalam masa pandemi ini kamu kerja dari rumah, maka kamu bisa menghemat uang bensin ataupun uang transportasi untuk pulang pergi ke kantor.

Dari uang yang dihemat itu, bisa dikonversi menjadi modal untuk investasi saham kamu. Namun jangan terlalu memaksakan diri. Sebab, pengalokasian dana untuk investasi saham terbaik adalah tidak menumbalkan dana untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Jangan sampai karena kebelet bermain saham, kamu mengorbankan kehidupan kamu dan harus bersusah payah dalam bertahan hidup.

Dana Darurat

Menyambung soal pengalokasian dana, kamu harus bisa berpikir panjang untuk membagi-bagi dana kamu agar kehidupan kamu tidak terganggu. Bukan hanya untuk keperluan di bulan itu saja, kamu juga harus menyiapkan dana darurat untuk beberapa bulan ke depan, idealnya untuk 6 bulan ke depan.

Pasalnya, dalam masa pandemi, orang-orang masih belum mendapatkan kepastian mengenai kesehatan finansial mereka. Bisa jadi hari ini kamu kerja, tetapi bulan depan perusahaan mengambil kebijakan untuk mengistirahatkan pegawainya karena tidak mampu membayar upah.

Oleh sebab itu, dana darurat menjadi hal penting. Jika kamu sudah memiliki dana darurat sekurang-kurangnya untuk enam bulan ke depan, maka kamu bisa memikirkan rencana finansialmu setelah enam bulan tersebut.

Jangan Terburu-buru

Salah satu kesalahan investor saham adalah kerap kali terburu-buru untuk memperoleh keuntungan. Memantau naik turunnya harga saham memang perlu dilakukan tiap hari, tetapi jangan karena nilai sahammu naik, kamu terburu-buru untuk menjualnya.

Hal tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya salah, karena banyak pemain saham yang melakukan itu. Namun, mereka itu adalah trader, bukan investor jangka panjang. Jika kamu ingin berinvestasi jangka panjang, jangan memakai cara ini, karena keuntungan yang kamu dapatkan tidak akan optimal.

Itulah beberapa strategi untuk mendapatkan imbal hasil dana saham yang optimal di dalam investasi jangka panjang. Jadi, apakah kamu berniat untuk memulai investasi usaha jangka panjang ini?

Artikel Terkait