Inklusi Keuangan, Hindari Risiko Nabung di Kolong Kasur

Inklusi Keuangan, Hindari Risiko Nabung di Kolong Kasur
Inklusi Keuangan, Hindari Risiko Nabung di Kolong Kasur

Kata ‘inklusi’ menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ketercakupan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa inklusi keuangan adalah ketercakupan keuangan. Inklusi keuangan merupakan kondisi di mana setiap anggota masyarakat memiliki akses keuangan di berbagai layanan finansial formal sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Menurut laporan ekonomi digital e-Conomy SEA 2019, 92 juta penduduk Indonesia sama sekali belum tersentuh layanan perbankan atau unbanked. Bisa jadi, masyarakat golongan ini masih menyimpan uang di balik kasur, tertipu investasi bodong, atau terjerat utang rentenir. Miris juga, ya.

Penyebab munculnya unbanked group

Golongan unbanked didominasi oleh masyarakat dengan pendapatan rendah dan tidak tetap, tinggal di daerah terpencil atau pinggiran, cacat, atau buruh ilegal. Bagaimana golongan ini bisa sampai tidak memiliki akses layanan keuangan? Penyebabnya antara lain:

  1. Terbatasnya penyedia jasa keuangan yang sesuai kebutuhan dan kemampuan.
  2. Biaya jasa keuangan yang mahal.
  3. Tidak tersedia banyak informasi mengenai jasa keuangan.
  4. Ketiadaan sarana yang memadai untuk mengakses jasa keuangan.

Dengan menerapkan strategi keuangan inklusif, banyak pihak akan memperoleh manfaat. Mulai dari masyarakat, regulator, pemerintah, maupun pihak swasta. Manfaat tersebut yaitu:

  1. Meningkatkan efisiensi ekonomi.
  2. Mendukung stabilitas sistem keuangan.
  3. Mengurangi aktivitas keuangan yang ilegal.
  4. Mendukung pendalaman pasar keuangan.
  5. Memberikan potensi pasar baru bagi perbankan.
  6. Mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.
  7. Berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional yang berkelanjutan.
  8. Mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan optimalnya partisipasi masyarakat dalam menghimpun dana di lembaga keuangan, berarti semakin banyak masyarakat yang ‘patungan’ untuk pembangunan ekonomi.

Penerapan keuangan inklusif

Penerapan inklusi keuangan dimulai dari penyediaan sarana layanan yang sesuai, produk yang cocok, edukasi keuangan, serta perlindungan konsumen. Penerapan tersebut ditujukan pada sasaran utama inklusi keuangan, yakni:

  1. Kaum perempuan
  2. Pekerja migran
  3. Penyandang masalah kesejahteraan sosial, seperti anak terlantar, penyandang cacat, lansia, mantan narapidana, dan mantan tuna susila.
  4. Masyarakat di daerah tertinggal, perbatasan, dan pulau-pulau terluar.
  5. Pelajar, mahasiswa, dan pemuda.

Penerapan keuangan inklusif juga senantiasa digencarkan oleh layanan perbankan dan penyedia jasa keuangan. Metode yang sering kita lihat misalnya adalah mobil bank keliling yang menjangkau masyarakat pedesaan dan sekolah-sekolah.

Begitu juga Bursa Efek Indonesia yang berusaha memperkenalkan investasi saham bagi masyarakat melalui kampanye “Yuk, Nabung Saham!”. Ingat juga BPJS yang mengedukasi masyarakat untuk menyisihkan dana guna jaminan kesehatan dan hari tua.

Startup-startup pun tak mau kalah menyasar masyarakat luas, terutama anak muda. Sebut saja aplikasi Ajaib yang menawarkan kemudahan investasi saham dalam genggaman. Banyak juga aplikasi-aplikasi buatan anak negeri yang menawarkan kemudahan menabung, investasi, hingga kredit.

Bayangkan jika seluruh anggota masyarakat telah teredukasi dengan baik. Mungkin kita bisa beli jajan di warung sederhana dan membayarnya dengan aplikasi di ponsel. Juga, tak ada lagi cerita pecah celengan ayam atau menabung di balik kasur. Semoga!

Bacaan menarik lainnya:

Lynch, A. W., & Musto, D. K. (2003). How investors interpret past fund returns. The Journal of Finance, 58(5), 2033-2058


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait