Milenial

Inilah Daftar Brand Fashion Termahal di Dunia Tahun 2019

Sumber: Linkedin

Ajaib.co.id – Ada kebanggaan tersendiri bisa memiliki brand fashion termahal di bawah ini. Brandbrand tersebut walaupun harganya selangit, tapi peminatnya ternyata sangat banyak sehingga mendatangkan keuntungan yang melimpah bagi perusahaannya. Mereka terus melakukan inovasi produk fashion sehingga minat pelanggannya pun kian meningkat.

Memang produk fashion tidak ada matinya dan ajaibnya bisa bersaing ketat dengan perusahaan berbasis teknologi. Apakah ini artinya orang kaya makin banyak saja di dunia?

Sebuah perusahaan konsultan pemasaran Interbrand, pada tahun 2019 lalu mengumumkan peringkat daftar brand fashion termahal yang berhasil menaikkan keuntungannya. Semua brandbrand di bawah ini pasti pernah kamu dengar namanya, terutama bagi kamu penggila fashion. Dengan ciri khasnya masing-masing, mereka bisa menempatkan diri menjadi produk fashion jajaran atas yang mendunia.

Berikut ini adalah daftar brand fashion termahal yang memiliki perolehan keuntungan yang memuaskan.

Louis Vuitton

Louis Vuitton merupakan fashion brand ternama di dunia yang sudah berdiri sejak lama yaitu sejak tahun 1854, tapi karena berhasil mempertahankan orisinalitas dan keunikan desainnya, ia menjadi besar hingga sekarang. 

Perusahaan ini didirikan atas nama pemilik awalnya bernama Louis Vuitton. Ia lahir dari kalangan menengah ke bawah, lalu nekat pergi ke Perancis untuk menggapai cita-citanya. Kenekatannya itu membuahkan hasil karena siapa sangka ia bisa menjadi seorang miliarder.

Louis Vuitton awalnya memproduksi tas koper dengan desain monokrom yang terinspirasi dari desain Asia, terutama Jepang. Namun, siapa sangka desain tersebut disukai oleh para bangsawan di Perancis, dan dengan cepat Louis Vuitton menjadi perusahaan yang mendunia.

Di tahun 2019 lalu, Louis Vuitton memiliki pertumbuhan hingga 14%. Angka pertumbuhan paling tinggi di antara merek fashion ternama lainnya.

Chanel

Brand ternama fashion ini didirikan oleh Coco Chanel pada tahun 1909. Ia membuka tokonya dengan menyewa tempat milik seorang sosialita Perancis. Produk yang dijualnya kala itu hanyalah topi. Namun, keunikan topinya diminati oleh kalangan-kalangan menengah ke atas Perancis, dan membuat hasil karyanya itu cepat mengambil hati banyak orang. 

Coco Chanel dikenal pintar mendesain berbagai macam produk fashion yang lain seperti gaun. Hingga akhirnya meluncurkan parfum yang menjadikannya mendunia. Semua hal tersebut berawal dari kesukaannya pada dunia fashion, dan hal itu tidak membuatnya berhenti berkarya.

Di tahun 2019 kemarin, Chanel berhasil mendapatkan pertumbuhan mencapai 11%. Angka yang termasuk tinggi, dan membuat Chanel tetap menjadi brand fashion papan atas di dunia. 

Hermes

Siapa yang menyangka awalnya Hermes adalah sebuah toko yang menjual peralatan untuk berkuda di Paris. Jadi, tidak mengherankan jika logo Hermes masih berhubungan dengan kuda. Produknya tersebut digemari oleh para orang-orang menengah ke atas di Paris, sehingga namanya semakin dikenal oleh banyak orang. Produknya dianggap yang terbaik di antara produk sejenis. 

Tas tangan pertama dibuat pada tahun 1924, dan ternyata tetap disukai oleh para pelanggannya, bahkan mendatangkan para pelanggan baru sehingga membuat Hermes mendunia hingga saat ini. Hermes sudah diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, keberhasilan inovasi masing-masing generasinya membuat Hermes tetap berdiri di atas awan.

Di tahun 2019, Hermes berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 9%. Bersaing ketat dengan produk fashion lainnya, Hermes tetap mengukuhkan posisinya menjadi brand fashion berpengaruh di dunia.

Gucci

Gucci berhasil meraih posisi keempat sebagai produk brand fashion yang pertumbuhannya paling tinggi di tahun 2019 lalu. Persentase pertumbuhannya sebanyak 23%, tapi perolehan keuntungannya masih berada di bawah ketiga produk di atas.

Gucci berdiri sejak tahun 1921, dan berasal dari butik kecil yang ada di Florence, Italia. Namanya diambil dari pendiri pertamanya yang bernama Guccio Gucci. Ia mengawali karirnya di sebuah hotel pada umur 19 tahun. Di sana ia sering terkesima melihat koper-koper yang dibawa oleh para tamu. 

Dari sana ia memikirkan untuk membuat tas sendiri karena ia memang mewarisi kemampuan itu dari orangtuanya. Produk pertama yang ia buat adalah tas kulit untuk penunggang kuda. Dan ternyata langsung diminati oleh banyak orang. Setelah berekspansi, perusahaan Gucci semakin mendunia.

Cartier

Cartier di tahun 2019 lalu berhasil mencatat pertumbuhan sebanyak 7%. Merupakan brand fashion yang fokus pada produk perhiasan dan jam tangan mewah. Perusahaan ini berpusat di Perancis dan telah berdiri sejak tahun 1847. Pendirinya dipercaya menjadi desainer perhiasan yang digunakan oleh pihak kerajaan Perancis. Dan keluarga kerajaan Perancis ternyata menyukai hasil karyanya sehingga ia selalu mendapatkan pesanan. 

Perusahaan ini juga sudah diwariskan dari generasi ke generasi, dan masing-masing generasinya punya inovasi yang bagus untuk membuat Cartier seperti sekarang ini. Sampai akhirnya melakukan ekspansi memproduksi jam tangan mewah.

Dior

Dior merupakan brand fashion termahal yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. Tahun 2019 kemarin berhasil mengukuhkan pertumbuhan sebanyak 16%, dan hasil keuntungannya berada di peringkat keenam di dunia.

Pendirinya adalah Christian Dior yang dikenal sebagai desainer ternama dari Perancis. Ia mengalami jatuh bangun saat membangun bisnisnya. Uniknya ia bukan lahir dari keluarga seniman atau berkaitan dengan desain. Ayahnya adalah seorang pengusaha bahan kimia dan pupuk tanaman. Ayahnya ingin Dior menjadi seorang diplomat, tapi Dior tetap ingin jadi seniman. 

Dior sempat menutup butiknya karena ayahnya bangkrut, tapi ketika bertemu dengan seorang kaya raya yang menyukai desain busananya, dan memberikan modal, akhirnya ia berhasil mendirikan Dior yang sekarang mendunia.

Artikel Terkait