IHSG Ditutup Melemah 7.095 di Sesi 1, Saham Blue Chip Jadi Beban
Tika•April 28, 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisinya di zona hijau pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (28/4/2026). Meski sempat dibuka menguat, tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) menyeret indeks turun 0,15% atau 10,93 poin ke level 7.095,58.
Pergerakan Indeks: Volatilitas Tinggi di Tengah Sesi
IHSG sebenarnya memulai hari dengan optimisme, dibuka di level 7.128 dan sempat melesat ke posisi tertinggi 7.151. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Aksi ambil untung memaksa indeks terperosok ke zona merah hingga sempat menyentuh titik terendah di level 7.032 sebelum akhirnya sedikit membaik menjelang jeda siang.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas pasar yang cukup agresif:
- Volume Perdagangan: 17,17 miliar saham.
- Nilai Transaksi: Rp 8,59 triliun.
- Frekuensi: 1,26 juta kali transaksi.
- Kondisi Saham: 340 saham melemah, 312 saham menguat, dan 161 saham stagnan.
Barito Group Melaju, Sektor Infrastruktur Tertekan
Saham-saham di bawah bendera Barito Group sempat memberikan perlawanan terhadap pelemahan indeks. PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatat kenaikan signifikan sebesar 7,1%, disusul oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang menguat 4,5%.
Sayangnya, torehan positif ini dipatahkan oleh koreksi tajam pada sejumlah saham raksasa lainnya:
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Turun 3,2%
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Melemah 2,8%
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Terkoreksi 2,5%
Secara sektoral, 9 dari 11 sektor tercatat rontok. Sektor non-siklikal memimpin pelemahan dengan turun 1,19%, diikuti sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,72%.
Sentimen Global: Menanti Kepastian Timur Tengah
Melemahnya bursa domestik sejalan dengan tren negatif di pasar regional Asia. Market Analyst bahkan menyebut bahwa pelaku pasar saat ini sedang dalam posisi wait and see.
Ketidakpastian geopolitik ini membuat investor cenderung berhati-hati, sehingga aliran modal keluar dari aset berisiko seperti saham di pasar berkembang masih terasa kuat.
Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/28/132423826/ihsg-lesu-di-sesi-i-tekanan-saham-big-caps-tahan-penguatan
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!