Investasi

4 Ciri Investasi Aman & Produk Investasi Pilihan

4 Ciri Investasi Aman & Produk Investasi Pilihan

Ajaib.co.id – Salah satu hal tidak boleh dilewatkan dalam mengatur keuangan adalah investasi. Namun jangan asal-asalan berinvestasi, karena ada pihak-pihak yang memanfaatkannya untuk menipu. Agar tak tertipu, cek ciri investasi aman.

Investasi bodong atau abal-abal, investasi gagal bayar, dan kesalahan pengelolaan dana investasi masih mewarnai kegiatan penanaman modal di Indonesia. Mulai dari iming-iming keuntungan tinggi, investasi bebas risiko, pengelolaan dana tidak transparan, hingga mengharuskan nasabah merekrut nasabah lain yang tak ada ubahnya dengan skema ponzi.

Tak dipungkiri, kasus di atas membuat orang lain ogah berinvestasi. Terutama investasi di ranah keuangan. Padahal investasi sangat penting, tak hanya soal keamanan keuangan. Melainkan membantu kita berdisiplin, memilih kebutuhan yang diprioritaskan, hingga menambah nilai kekayaan.

Di sisi lain, investasi memiliki risiko. Semakin besar dana yang diinvestasikan akan semakin tinggi risikonya. Hal ini berlaku juga sebaliknya. Kita patut curiga jika ada investasi yang mengharuskan untuk menyetor dana tinggi tetapi risikonya rendah atau bebas risiko.

Ciri-Ciri Investasi Aman

Laba dan rugi adalah risiko yang selalu menyertai setiap produk investasi. Kalau kita mau laba (imbal hasil), jangan takut dengan rugi. Pasalnya, kita bisa menghindari kerugian. Sama seperti menjauhkan diri dari tipuan investasi bodong. Oleh karena itu, kenali dulu ciri investasi aman, agar tidak tertipu produk abal-abal.

1. Izin OJK

Setiap lembaga keuangan, termasuk perusahaan investasi, harus mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan izin OJK, perusahaan dan produk investasi diketahui oleh otoritas yang berwenang dan investasi diharapkan berjalan dengan aman. Sehingga jika terjadi hal buruk, otoritas bisa menghentikan perusahaan tersebut dan diusut oleh pihak polisi.

Jika kamu menemui perusahaan investasi belum memiliki izin, tetapi sudah beroperasi, harap laporkan kepada Satuan Tugas Waspada Investasi OJK di laman ojk.go.id atau telepon ke (021) 1500 655 atau email ke [email protected].

2. Rekam Jejak Positif

Pada akhir 2019, kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya menyeret perusahaan lain. Padahal perusahaan tersebut telah berizin dari OJK. Untuk menghindari hal tak diinginkan, sebaiknya cek rekam jejak perusahaan investasi. Apakah mereka pernah bermasalah atau terlibat kasus hukum? Jika pernah, cari informasi masalah dan penyelesaiannya. Pertimbangkan lagi kalau ingin berinvestasi di perusahaan itu.

3. Memiliki identitas Jelas

Perusahaan investasi terpercaya berani menunjukkan informasi dengan jelas di laman dan media sosialnya. Informasi tersebut berisikan tentang jajaran direksi, sumber dana, profil usaha, hingga alamat (kantor, email, dan nomor telepon).

4. Informasi Cara Berinvestasi

Ciri investasi aman selanjutnya adalah perusahaan membeberkan informasi transparan tentang cara berinvestasi. Mulai dari dana yang dibutuhkan, proyeksi imbal hasil, biaya administrasi, hingga risiko berinvestasi.

Kamu wajib curiga jika perusahaan menjanjikan investasi tanpa risiko, apalagi dengan imbal hasil tinggi dengan pengembalian cepat. Ingat, tak ada investasi yang instan dan tidak ada yang bebas dari risiko. Semakin besar kamu menginvestasikan uangmu, semakin tinggi risikonya. Namun keuntungannya bisa meroket.

Produk-Produk Investasi Aman

Apa saja produk investasi aman? Mana yang lebih baik? Semua produk –selama memenuhi ciri investasi aman– baik dan bisa dipilih. Namun sebaiknya, memilih produk investasi disesuaikan dengan tujuanmu.

1. P2P Lending

Peer-to-peer (p2p) lending merupakan aplikasi yang mempertemukan pemohon pinjaman (borrower) dan pemberi pinjaman (lender). Pada umumnya, media p2p lending adalah aplikasi digital. Perusahaan p2p lending memberikan kesempatan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mendapatkan pendanaan bisnis dari masyarakat.

Jika kamu adalah lender, berarti kamu akan mendapatkan bunga minimal tiga persen (dana pinjaman juga akan dikembalikan jika jatuh tempo) sekaligus ikut membantu roda perekonomian khususnya UMKM. Perusahaan p2p lending terpercaya sudah mengantongi izin OJK, menampilkan profil borrower, memiliki fasilitas kalkulator simulasi, hingga menyampaikan risiko jika borrower terlambat atau gagal bayar.

2. Obligasi

Investasi pada obligasi atau surat utang, khusus obligasi pemerintah, berarti ikut membangun negara. Pasalnya, negara membutuhkan dana untuk menyediakan infrastruktur hingga fasilitas lain kepada warganya. Keuntungan investasi obligasi adalah kupon (imbal hasil) di atas tujuh persen, jangka waktunya beragam (mulai satu-tiga hingga 10 tahun), dan bisa melakukan early redemption.

Selain itu, ada pula obligasi korporasi dengan karakteristik yang hampir sama seperti obligasi negara. Yang perlu diperhatikan adalah pastikan agen penjual obligasi memiliki reputasi positif dan berizin OJK.

3. Logam Mulia

Logam mulia atau emas merupakan investasi sudah tersohor sejak dulu. Dulu, mereka rutin membeli emas untuk menabung. Jika ada kebutuhan mendesak, mereka menjual emas. Yang dilakukan oleh orang tua layak kita contoh. Karena membeli emas tak sekadar menabung, melainkan juga investasi.

Pasalnya, emas adalah investasi paling likuid, mudah dilakukan, serta aman. Agar tidak tertipu, beli emas di Butik Emas Antam, Pegadaian, bank syariah, marketplace, dan toko perhiasan terpercaya. Agar nilai investasi meningkat ketika dijual, simpan kuitansi pembelian dan sertifikat emas.

4. Reksa Dana

Reksa dana merupakan investasi yang menawarkan produk berdasarkan profil risiko dan tujuan yang berbeda-beda. Jenis tersebut reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran. Lakukan transaksi reksa dana pada Manajer Investasi (MI) terpercaya.

5. Saham

Mau untung besar? Berinvestasi pada saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Prinsip kerja saham mirip dengan obligasi, hanya saja dilakukan di perusahaan go public. Pilih saham berfundamental baik agar memperoleh imbal hasil optimal.

Kini investasi saham dan reksa dana bisa dilakukan pada satu aplikasi. Aplikasi meringankan investor yang akan membandingkan kinerja sekaligus mendiversifikasi portofolio investasi. Aplikasi 2 in 1 tersebut dapat ditemukan di Ajaib. 

Selain membantu investasi reksa dana maupun saham, Ajaib juga membantu kamu memulai investasi kapan dan di mana saja secara online. Hal ini tentu mempermudah kamu yang tidak memiliki waktu untuk mendatangi bank ataupun lembaga yang membantu investasi. Jadi, sudah siap berinvestasi sekarang juga di Ajaib?

Artikel Terkait