Ajaib
Menu

Saham

Rekomendasi Saham Hari Ini: PTBA, DOID, dan BACH – Sektor Energi & Jasa Tambang Jadi Pilihan

Ratih Mustikoningsih•October 1, 2026

Rekomendasi saham hari ini

Key Takeaway:

  • DOID mendapat sentimen positif dari aturan Kementerian ESDM yang melarang pemegang IUP/IUPK melibatkan anak perusahaan atau afiliasi dalam kegiatan jasa pertambangan tanpa persetujuan Menteri.
  • Direktur BACH, Budi Kurniawan, membeli 2,91 juta saham BACH senilai Rp1,14 miliar selama periode 14–25 September 2026.
  • S&P Global Indonesia Manufacturing PMI September 2026 naik ke 52,4 dari 49,8 pada Agustus 2026.
  • UNTR menghentikan program buyback saham setelah menyerap dana Rp1,42 triliun atau 71,18% dari target alokasi Rp2 triliun.
  • IHSG pada perdagangan sebelumnya turun 0,83% ke level 6.071 dan diprediksi bergerak bervariasi dalam rentang 5.900–6.100.

Manufaktur RI Ekspansif

IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 0,83% atau 50,56 poin ke level 6.071. Koreksi berlangsung selama lima hari beruntun dan disertai outflow investor asing di pasar reguler sebesar Rp4,21 triliun pada 30 September 2026.

Dari sisi makro, aktivitas industri sektor manufaktur Indonesia menunjukkan pemulihan. S&P Global Indonesia Manufacturing PMI pada September 2026 naik menjadi 52,4 dari 49,8 pada Agustus 2026. Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan pesanan baru, pertumbuhan ekspor, serta meredanya tekanan biaya produksi.

Sementara itu, IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi dalam rentang 5.900–6.100.

UNTR Rampungkan Buyback

Dari emiten, PT United Tractors Tbk (UNTR) resmi menghentikan program buyback saham untuk periode 1 Juli hingga 30 September 2026. UNTR telah menyerap dana Rp1,42 triliun atau 71,18% dari target alokasi Rp2 triliun untuk membeli 57,97 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp24.556 per saham.

Wall Street Bergerak Terbatas, Data Inflasi AS di Bawah Konsensus

Bursa Wall Street bergerak bervariasi cenderung terbatas. Dow Jones turun 0,86%, sementara Nasdaq naik 0,24% pada 1 Oktober 2026.

Wall Street sempat menguat setelah data inflasi AS dirilis lebih rendah dari proyeksi konsensus pasar. Indeks PCE September 2026 berada di level 3,4%, sedangkan Core PCE berada di 3,0%. Keduanya berada di bawah proyeksi konsensus masing-masing sebesar 3,7% dan 3,3%.

Di sektor teknologi, saham Micron Technology Inc. (MU) bergerak stagnan setelah merilis laporan keuangan. Pada 4Q26, pendapatan Micron naik 379% secara tahunan menjadi US$54,23 miliar, sementara laba bersih melonjak 1.078% menjadi US$37,70 miliar.

Kenaikan tersebut didorong oleh lonjakan permintaan chip memori high-performance seperti DRAM dan NAND untuk mendukung infrastruktur Artificial Intelligence (AI) di segmen Cloud dan Core Data Center.

Nilai capital expenditure (Capex) bersih Micron naik 119% secara tahunan menjadi US$10,77 miliar untuk memperluas kapasitas manufaktur dan pengembangan teknologi generasi lanjut, termasuk simpul 1-gamma.

Rekomendasi Saham Hari Ini

SahamStrategiClosing PriceTarget PriceStop Loss
PTBAAccum BuyRp3.120Rp3.200Rp3.000
DOIDTrading BuyRp216Rp222Rp208
BACHSpec BuyRp360Rp372Rp350

PTBA — Accum Buy

Closing Price: Rp3.120
Target Price: Rp3.200
Stop Loss: Rp3.000

PTBA berpotensi mengalami bullish continuation di atas MA 5, 20, dan 100. Indikator MACD menunjukkan bar histogram yang melemah terbatas dalam momentum akumulasi.

DOID — Trading Buy

Closing Price: Rp216
Target Price: Rp222
Stop Loss: Rp208

DOID berpotensi mengalami bullish reversal di area support, dengan posisi harga yang masih berada di atas MA 5. Indikator MACD menunjukkan bar histogram yang melemah terbatas dalam momentum akumulasi.

DOID juga mendapatkan sentimen positif dari diterbitkannya Keputusan Menteri ESDM No. 365.K/MB.01/MEM.B/2026 yang berlaku efektif sejak 18 September 2026. Aturan tersebut secara tegas melarang pemegang IUP/IUPK melibatkan anak perusahaan atau afiliasi dalam kegiatan jasa pertambangan tanpa persetujuan eksplisit dari Menteri.

BACH — Spec Buy

Closing Price: Rp360
Target Price: Rp372
Stop Loss: Rp350

BACH dipertimbangkan untuk speculative buy dengan posisi harga di area support. Indikator stochastic berada di area oversold, yang mengindikasikan potensi rebound jangka pendek.

Direktur PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Budi Kurniawan, membeli total 2.910.000 lembar saham BACH senilai Rp1,14 miliar dengan harga rata-rata Rp393,73 per lembar selama periode 14–25 September 2026.

Pantau Saham Pilihan Hari Ini & Mulai Trading di Ajaib

Pantau pergerakan harga PTBA, DOID, BACH, dan saham lainnya secara real-time melalui Ajaib. Gunakan informasi dan level harga di atas sebagai bagian dari analisis, lalu sesuaikan keputusan trading dengan strategi dan risiko masing-masing.

Mulai trading saham di Ajaib dan pantau pergerakan harga saham secara real-time.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber: Trading Economics, Investing, Ajaib Research, S&P Global

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!