Saham

Rekomendasi Saham Hari Ini: ESSA, ISAT, dan ICBP

Ratih Mustikoningsih•October 26, 2026

Key Takeaways:

  • IHSG diprediksi bergerak melemah terbatas pada rentang 5.380–5.450 setelah ditutup menguat +0,95% ke level 5.439.
  • Grup Salim (INDF, ICBP, LSIP) menganggarkan total buyback saham sebesar Rp2,25 triliun, sementara SIDO bersiap membagikan dividen interim dengan yield 2,92%.
  • Tiga saham pilihan Ajaib Sekuritas untuk strategi Accumitative Buy hari ini meliputi ESSA, ISAT, dan ICBP.

IHSG Berpotensi Melemah dan Menguji Level 5.380–5.450

Langkah IHSG terbilang cukup solid pada perdagangan sebelumnya setelah sukses ditutup menguat +0,95% atau naik 51,35 poin ke level 5.439. Bahkan, dalam akumulasi sepekan, IHSG berhasil rebound sebesar +4,90% di tengah dinamika pasar.

Namun demikian, pergerakan indeks masih diwarnai oleh aksi outflow investor asing yang mencapai Rp8 triliun di pasar reguler per 26 Oktober 2026. Oleh karena itu, IHSG hari ini diprediksi akan bergerak melemah terbatas dalam rentang 5.380–5.450.

Sementara itu, perhatian utama para pelaku pasar kini tertuju pada rilis laporan keuangan kuartal III/2026 (3Q26) yang batas akhirnya jatuh pada 30 Oktober 2026. Oleh sebab itu, sebelum menentukan langkah trading, mari cermati ringkasan berita pasar terkini beserta rekomendasi saham pilihan dari Ajaib Sekuritas berikut ini.

Aksi Corporate Buyback Rp2,25 T Grup Salim dan Pembagian Dividen SIDO

Dinamika pasar domestik pekan ini diwarnai oleh sentimen positif dari aksi korporasi emiten-emiten papan atas. Sebagai contoh, tiga emiten di bawah naungan Grup Salim, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) secara terpisah menganggarkan dana masing-masing sebesar Rp750 miliar.

Dengan demikian, total alokasi dana untuk aksi pembelian kembali saham (buyback) tersebut mencapai Rp2,25 triliun. Lebih lanjut, pelaksanaan buyback ini dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober 2026 hingga 31 Desember 2026.

Di sisi lain, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) juga mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp10 per saham dari laba bersih semester I/2026 (1H26). Mengacu pada harga penutupan per 26 Oktober 2026 di Rp342, perolehan dividend yield interim ini tercatat sebesar 2,92%.

Selanjutnya, jadwal cum date untuk pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 2 November 2026. Hal ini tentu menjadi peluang menarik bagi para pemburu dividen.

Meredanya Harga Minyak Brent di Tengah Penantian Suku Bunga The Fed dan Laporan Keuangan Big Tech

Beralih ke bursa global, Wall Street sempat mengalami koreksi pada akhir pekan lalu menyusul lonjakan harga komoditas energi. Kondisi tersebut memicu tekanan pada indeks Dow Jones (-1,23%), S&P 500 (-0,52%), dan Nasdaq (-0,21%).

Meskipun demikian, tekanan bursa global sedikit mereda seiring melandainya harga minyak mentah jenis Brent secara intraday ke kisaran USD 115,35 per barel. Walaupun begitu, fokus perhatian investor global sepanjang pekan 26–30 Oktober 2026 tetap tertuju pada rilis data makroekonomi utama Amerika Serikat (AS).

Pada Kamis, 29 Oktober 2026, pelaku pasar menantikan pengumuman suku bunga acuan oleh The Fed, rilis estimasi GDP 3Q26, serta data inflasi PCE. Di samping itu, laporan keuangan kuartalan dari deretan emiten Big Tech seperti Microsoft, Alphabet, dan Amazon akan menjadi acuan tren investasi AI serta layanan cloud.

Saham Pilihan Ajaib Sekuritas 26 Oktober 2026

Kode SahamRekomendasiHarga PenutupanTarget PriceStop Loss
ESSAAccum BuyRp515Rp530Rp490
ISATAccum BuyRp1.785Rp1.830Rp1.700
ICBPAccum BuyRp5.975Rp6.125Rp5.700

1. ESSA

  • Accum Buy: Rp515
  • Target Price: Rp530
  • Stop Loss: Rp490

ESSA mengindikasikan bullish continuation setelah bergerak stabil di atas garis Moving Average 5 (MA 5). Selain itu, indikator MACD bar histogram menunjukkan pelemahan terbatas yang menjadi sinyal awal potensi rebound jangka pendek.

2. ISAT

  • Accum Buy: Rp1.785
  • Target Price: Rp1.830
  • Stop Loss: Rp1.700

ISAT saat ini berada pada posisi area resistance jangka pendek. Dengan demikian, saham ini berpotensi melanjutkan pola bullish continuation di atas garis MA 5 seiring pelemahan terbatas pada indikator MACD bar histogram.

3. ICBP

  • Accum Buy: Rp5.975
  • Target Price: Rp6.125
  • Stop Loss: Rp5.700

ICBP berpotensi mengalami bullish reversal setelah berhasil menguji area support. Pada saat yang sama, indikator Stochastic telah mengalami crossing di area oversold, memberikan konfirmasi sinyal rebound jangka pendek.

Pantau Pergerakan Saham Hari Ini Secara Real-Time di Ajaib

Memanfaatkan pergerakan IHSG yang dinamis tentu membutuhkan respons cepat serta eksekusi yang serba presisi. Oleh karena itu, kamu bisa pantau pergerakan sahamnya real time langsung dari ponselmu lewat aplikasi Ajaib.

Apalagi, momen seperti ini sangat pas untuk pantau pergerakan investasi saham hari ini lewat fitur Broker Flow agar kamu bisa melihat arah arus modal secara presisi. Nikmati Broker Fee Rp 0 dengan Transaksi di Ajaib Terminal.

Sumber: Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Google Play StoreApple App Store

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!