Wall Street Hari Ini: S&P 500 dan Nasdaq Rebound, Anthropic IPO Jadi Katalis
Miftahul Khaer•October 27, 2026

Key Takeaways
- Wall Street ditutup menguat pada Senin (26/10/2026), dengan S&P 500 naik 0,70%, Nasdaq Composite menguat 0,82%, dan Dow Jones naik 0,28%.
- Pengajuan IPO Anthropic mendorong optimisme terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) dan menopang kenaikan saham Nvidia sebesar 2,39%.
- Anthropic mencatat pendapatan US$16,3 miliar pada semester I 2026, tetapi juga mengungkap rugi bersih US$80,7 miliar.
- Pelaku pasar menantikan keputusan suku bunga The Fed serta laporan keuangan Microsoft dan Alphabet sebagai katalis berikutnya.
- Saham HPQ, NVDA, dan AAPL masuk dalam daftar US Stock Picks dengan potensi kenaikan berdasarkan skenario trading masing-masing.
S&P 500 dan Nasdaq Menguat Usai Dua Pekan Pelemahan
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/10/2026). Indeks S&P 500 naik 0,70% ke 7.676,77, Nasdaq Composite menguat 0,82% ke 26.169,38, dan Dow Jones Industrial Average (DJI) bertambah 0,28% ke 52.361,58.
Penguatan ini sekaligus mengakhiri pelemahan mingguan selama dua pekan berturut-turut yang dialami S&P 500 dan Nasdaq. Sentimen positif terutama datang dari pengajuan dokumen IPO Anthropic ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), yang kembali menyoroti prospek pertumbuhan industri AI.
Saham-saham semikonduktor ikut memperoleh dorongan dari perkembangan tersebut. Nvidia menguat 2,39% ke US$216,00 per saham, seiring ekspektasi bahwa rencana IPO Anthropic dapat memperkuat aktivitas investasi dan belanja modal di ekosistem AI.
Meski ketiga indeks utama berakhir di zona hijau, pelaku pasar masih menghadapi sejumlah katalis penting pada pekan ini. Keputusan suku bunga The Fed dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar berpotensi menentukan keberlanjutan reli pasar saham AS.
Top Gainers dan Top Losers Saham AS
Pergerakan saham individual menunjukkan adanya perbedaan kinerja di antara emiten AS. Pada tanggal 27 Oktober 2026, Tesla memimpin daftar top gainer, sedangkan MicroStrategy memimpin daftar top losers.
Top Gainer
Top Loser
Anthropic Ajukan IPO, Saham AI Kembali Jadi Sorotan
Anthropic mengajukan prospektus S-1 kepada SEC pada Senin (26/10/2026) untuk melantai di Nasdaq dengan ticker ANT. Dalam dokumen tersebut, perusahaan pengembang Claude melaporkan pendapatan US$16,3 miliar pada semester I 2026, dibandingkan US$4,6 miliar sepanjang 2025. Belanja infrastruktur AI mencapai US$9 miliar, melampaui US$7,3 miliar sepanjang tahun sebelumnya.
Anthropic juga mencatat rugi bersih US$80,7 miliar hingga Juni 2026, yang menurut sejumlah laporan media sebagian besar berkaitan dengan penyesuaian akuntansi instrumen keuangan konversi. Sekitar seperlima pendapatan perusahaan berasal dari dua klien besar, sementara komitmen belanja komputasi dengan unit AI SpaceX mencapai hingga US$120,5 miliar sampai 2029.
Hingga pengajuan tersebut, kisaran harga saham dan valuasi resmi IPO belum dicantumkan. Estimasi valuasi yang beredar masih bervariasi, mulai dari di bawah US$1 triliun hingga mendekati US$2 triliun. Morgan Stanley dan Goldman Sachs disebut sebagai kandidat kuat penjamin emisi utama, sementara perkiraan pencatatan saham sekitar pertengahan November 2026 masih belum menjadi jadwal resmi.
The Fed dan Earnings Big Tech Jadi Penentu Arah Wall Street
Setelah penguatan yang didorong sentimen IPO Anthropic, perhatian pasar beralih ke kebijakan moneter AS dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar. Rapat FOMC dimulai Selasa, dengan keputusan suku bunga dijadwalkan pada Rabu sore waktu AS. Pasar memperkirakan suku bunga dipertahankan, sementara probabilitas kenaikan yang diimplikasikan pasar sekitar 10%.
Pernyataan The Fed tetap perlu dicermati karena sikap yang lebih hawkish dari ekspektasi dapat menekan saham teknologi, terutama saat investor mengevaluasi besarnya belanja modal AI. Microsoft dan Alphabet juga dijadwalkan merilis laporan keuangan pada Rabu setelah penutupan pasar, dengan fokus pada kinerja bisnis dan proyeksi belanja AI.
Sementara itu, Meta sempat turun sekitar 1,7% setelah mengumumkan rencana menghimpun dana hingga US$95 miliar untuk ekspansi infrastruktur AI, termasuk US$35 miliar melalui penerbitan saham. Microsoft juga dilaporkan menawarkan program pensiun dini sukarela kepada sekitar 60.000 karyawannya.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini: HPQ, NVDA, dan AAPL
Selain mencermati sentimen pasar, trader dapat memantau tiga saham dalam daftar US Stock Picks, yakni HP Inc. (HPQ), NVIDIA Corporation (NVDA), dan Apple Inc. (AAPL). Ketiganya memiliki skenario trading berdasarkan grafik harian (1D), dengan pendekatan teknikal dan target harga yang berbeda.
| Saham | Buy | Target Price | Stop Loss | Upside |
| HPQ | US$32,86 | US$34,87 | US$34,87 | +5,31% |
| NVDA | US$211,54 | US$222,58 | US$205,87 | +5,22% |
| AAPL | US$347,46 | US$365,26 | US$338,31 | +5,12% |
1. HP Inc. (HPQ)
HPQ menggunakan strategi buy on dip atau swing long, dengan mengandalkan potensi pemulihan dari area support konsolidasi lokal untuk menguji resistance berikutnya.
- Buy: US$32,86
- Target Price (TP): US$34,87
- Potensi kenaikan: 6,12% berdasarkan level buy dan TP
Skenario ini berfokus pada peluang pemulihan harga dari area support. Namun, level stop loss dalam data awal perlu dikonfirmasi sebelum digunakan karena angka yang tercantum sama dengan target price.
2. NVIDIA Corporation (NVDA)
NVDA menggunakan strategi buy on dip atau trendline support bounce, dengan mengandalkan potensi pemulihan setelah koreksi di sepanjang garis tren naik untuk menguji resistance lokal.
- Buy: US$211,54
- Target Price (TP): US$222,58
- Stop Loss (SL): US$205,87
- Potensi kenaikan: 5,22%
- Potensi risiko: 2,68%
- Risk/Reward Ratio: 1,95
Level entry berada di US211,54,dengantargethargaUS222,58 dan stop loss US$205,87. Skenario ini dapat menjadi referensi bagi trader yang memantau saham AI, terutama setelah Nvidia ikut menguat seiring optimisme pasar terhadap IPO Anthropic.
3. Apple Inc. (AAPL)
AAPL menggunakan strategi buy on breakout atau trend continuation, dengan mengandalkan momentum tren naik utama untuk menguji resistance berikutnya.
- Buy: US$347,46
- Target Price (TP): US$365,26
- Stop Loss (SL): US$338,31
- Potensi kenaikan: 5,12%
- Potensi risiko: 2,63%
- Risk/Reward Ratio: 1,95
Skenario AAPL berfokus pada kelanjutan tren naik melalui momentum harga. Target ditetapkan di US365,26,sedangkanstoplossdiUS338,31 menjadi batas risiko apabila pergerakan harga berlawanan dengan skenario trading.
Pantau Rekomendasi Saham AS dan Mulai Trading ETF di Ajaib
Pantau pergerakan pasar saham AS, temukan peluang investasi, dan susun strategi trading sesuai profil risiko kamu. Ingin diversifikasi portofolio? Jelajahi berbagai pilihan ETF Amerika yang tersedia di Ajaib untuk mengakses eksposur ke pasar AS.
Download Ajaib sekarang dan mulai pantau peluang trading saham AS serta ETF Amerika dalam satu aplikasi.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
