Saham AS

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: HPQ, NVDA, dan AAPL Masuk Radar, Simak Target Harganya

Miftahul Khaer•October 27, 2026

Key Takeaways

  • Wall Street bergerak bervariasi pada pre-market 27 Oktober 2026, dengan DJIA naik 0,26%, S&P 500 menguat 0,09%, dan Nasdaq turun 0,04%.
  • Sektor Information Technology memimpin penguatan sektor S&P 500 dengan kenaikan 1,50%, diikuti Industrials sebesar 1,40%.
  • Harga minyak WTI turun 1,05% ke US$100,80, sementara tembaga dan nikel masing-masing menguat 0,44% dan 0,46%.
  • Investor perlu mencermati sidang FOMC, laporan keuangan perusahaan teknologi besar, serta perkembangan IPO Anthropic yang menyoroti besarnya investasi di sektor AI.
  • HPQ, NVDA, dan AAPL menjadi tiga saham pilihan untuk strategi trading berdasarkan skenario teknikal pada grafik harian.

Wall Street Bergerak Bervariasi Menjelang Pembukaan Pasar AS

Pasar saham AS bergerak bervariasi pada perdagangan pre-market Selasa (27/10/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 0,26%, S&P 500 naik 0,09%, sedangkan Nasdaq terkoreksi 0,04%. Indeks S&P 500 diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.700-7.800.

IndexLevel Return
DJIA52,361+0.28%
S&P 500 7,676+0.70%
NASDAQ26,169+0.80%

Pada perdagangan pre-market, sejumlah saham mencatatkan penguatan terbesar, yaitu Tesla (TSLA) sebesar 3,13%, Dell Technologies (DELL) sebesar 2,20%, GE Vernova (GEV) sebesar 2,04%, dan Lockheed Martin (LMT) sebesar 1,79%.

Sementara itu, data kinerja indeks menunjukkan ketiga indeks utama ditutup menguat. DJIA naik 0,28% ke level 52.361, S&P 500 menguat 0,70% ke 7.676, dan Nasdaq bertambah 0,80% ke 26.169.

Sektor Teknologi Pimpin Penguatan S&P 500

Dari sisi sektoral, Information Technology memimpin penguatan S&P 500 dengan kenaikan 1,50%, diikuti Industrials sebesar 1,40% dan Consumer Discretionary sebesar 1,11%.

Penguatan juga terjadi pada sektor Real Estate sebesar 0,53%, Energy sebesar 0,50%, Financials sebesar 0,21%, dan Materials sebesar 0,15%. Sebaliknya, Communication terkoreksi 1,42%, Consumer Staples turun 0,13%, Health Care melemah tipis 0,01%, dan Utilities terkoreksi 0,02%.

SektorReturn
Communication-1.42%
Cons Disc+1.11%
Cons Staples-0.13%
Energy+0.50%
Financials+0.21%
Health Care-0.01%
Industrials+1.40%
Info Tech+1.50%
Materials+0.15%
Real Estate+0.53%
Utilities-0.02%

Harga Komoditas Bergerak Variatif, Minyak WTI Terkoreksi

Pasar komoditas bergerak bervariasi pada 27 Oktober 2026. Harga Crude Oil WTI turun 1,05%, sedangkan Gold terkoreksi 0,18% dan Silver melemah 1,09%. Di sisi lain, Copper menguat 0,44% dan Nickel naik 0,46%. Sementara itu, Coal turun 0,63% dan Palm Oil terkoreksi 0,60%.

KomoditasHargaReturn
Crude Oil WTI100.80-1.05%
Coal149.70-0.63%
Gold4,009.11-0.18%
Silver53.39-1.09%
Copper6.53+0.44%
Palm Oil4,789.00-0.60%
Nickel15,597.00+0.46%

Bursa Asia-Pasifik Ditutup Bervariasi, Korea Selatan dan Jepang Menguat

Bursa saham Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada Selasa (27/10/2026). Penguatan dipimpin oleh Korea Selatan dan Jepang, dengan KOSPI melonjak 3,46% dan Nikkei naik 1,68%.

Penguatan juga terjadi pada ASX 200 sebesar 0,50%, SGX-CNBC China Growth sebesar 0,51%, dan Malaysia sebesar 0,26%.

Sebaliknya, NZX 50 melemah 0,39%, Shenzhen Component terkoreksi 0,33%, dan NIFTY 50 turun 0,17%. STI melemah 0,16%, HSI terkoreksi 0,14%, Shanghai Composite turun 0,13%, SETI melemah 0,12%, sedangkan Taiwan terkoreksi 0,11%.

Secara keseluruhan, pergerakan bursa Asia-Pasifik memperlihatkan sentimen yang belum seragam. Lonjakan bursa Korea Selatan dan Jepang menjadi penopang utama kawasan, sementara sejumlah pasar lainnya masih menghadapi tekanan jual.

FOMC dan Earnings Mega-cap Jadi Perhatian Trader

Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah agenda yang berpotensi memengaruhi volatilitas Wall Street pada pekan ini, mulai dari sidang Federal Open Market Committee (FOMC) hingga laporan keuangan perusahaan teknologi berkapitalisasi besar.

Sidang FOMC dimulai pada Selasa (27/10/2026) dan berlangsung selama dua hari. Keputusan suku bunga dijadwalkan keluar pada Rabu dini hari WIB. Konsensus pasar memperkirakan suku bunga akan ditahan, meskipun terdapat risiko perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed.

Di sisi lain, Alphabet dan Microsoft dijadwalkan merilis laporan keuangan pada Rabu setelah penutupan pasar, disusul Amazon pada Kamis. Sekitar sepertiga emiten S&P 500 juga dijadwalkan melaporkan kinerja pada pekan ini, sehingga volatilitas saham teknologi dan AI berpotensi meningkat.

Harga minyak turut menjadi faktor yang perlu dipantau. Brent tercatat turun 0,8% ke US$109,82 per barel, sedangkan WTI turun 0,8% ke US$100,93 per barel setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam beberapa bulan.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: HPQ, NVDA, dan AAPL

Di tengah pergerakan pasar yang bervariasi, HP Inc. (HPQ), NVIDIA Corporation (NVDA), dan Apple Inc. (AAPL) masuk dalam daftar rekomendasi saham AS hari ini berdasarkan skenario teknikal pada grafik harian (1D).

Ketiga saham tersebut memiliki pendekatan trading berbeda. HPQ dan NVDA menggunakan strategi buy on dip, sedangkan AAPL mengandalkan strategi buy on breakout atau kelanjutan tren kenaikan.

SahamBuyTarget PriceStop LossUpside
HPQUS$32,86US$34,87US$34,87+5,31%
NVDAUS$211,54US$222,58US$205,87+5,22%
AAPLUS$347,46US$365,26US$338,31+5,12%

1. HP Inc. (HPQ)

HP Inc. (HPQ) menjadi salah satu rekomendasi saham AS hari ini dengan strategi buy on dip atau memanfaatkan koreksi harga untuk mencari peluang entry. Berdasarkan grafik harian (1D), skenario trading ini mengandalkan potensi pemulihan dari area support konsolidasi lokal untuk menguji kembali resistance di atasnya.

Posisi entry ditetapkan pada US$32,86, sedangkan target harga berada di US$34,87. Selisih US$2,01 antara kedua level tersebut setara dengan potensi kenaikan sekitar 6,12% dari harga entry.

2. NVIDIA Corporation (NVDA)

NVIDIA Corporation (NVDA) masuk dalam rekomendasi saham AS hari ini dengan strategi buy on dip atau trendline support bounce. Berdasarkan grafik harian (1D), skenario ini mengandalkan pemulihan harga setelah koreksi di sepanjang garis tren naik untuk menguji kembali resistance lokal.

Posisi entry ditetapkan pada US$211,54, dengan target harga US$222,58 dan stop loss US$205,87.

Berdasarkan level tersebut, NVDA memiliki potensi kenaikan sebesar 5,22%, sedangkan risiko penurunan diperkirakan sekitar 2,68%. Skenario trading ini memiliki risk/reward ratio sebesar 1,95.

3. Apple Inc. (AAPL)

Apple Inc. (AAPL) menjadi rekomendasi saham AS berikutnya dengan strategi buy on breakout atau mengikuti kelanjutan tren kenaikan. Pada grafik harian (1D), skenario ini mengandalkan momentum penguatan di sepanjang tren naik utama untuk menguji level resistance berikutnya.

Posisi entry ditetapkan pada US$347,46, sedangkan target harga berada di US$365,26. Stop loss ditempatkan pada US$338,31 untuk membatasi risiko penurunan apabila harga bergerak berlawanan dengan skenario.

Berdasarkan level entry dan target harga, AAPL menawarkan potensi kenaikan sebesar 5,12%, dengan risiko penurunan sekitar 2,63% dan risk/reward ratio sebesar 1,95.

Pantau Rekomendasi Saham AS dan Mulai Trading di Ajaib

Pergerakan Wall Street yang bervariasi membuka peluang sekaligus risiko bagi trader. HPQ, NVDA, dan AAPL menawarkan skenario teknikal berbeda yang dapat dicermati berdasarkan level entry, target harga, dan batas risiko masing-masing.

Download Ajaib untuk memantau rekomendasi saham AS atau mulai trading ETF di Ajaib untuk mengikuti perkembangan pasar Amerika serta mempertimbangkan peluang trading sesuai strategi masing-masing.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!