Saham AS

Wall Street Hari Ini: Nasdaq Melonjak 1,18%, Dow Jones dan S&P 500 Ikut Menguat

Miftahul Khaer•October 28, 2026

Key Takeaways

  • Wall Street ditutup menguat pada Selasa (27/10/2026), dengan Nasdaq naik 1,18%, S&P 500 menguat 0,60%, dan Dow Jones naik 0,03%.
  • Keputusan suku bunga The Fed dan konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh menjadi perhatian investor, dijadwalkan pukul 02.00 WIB pada Kamis.
  • Laporan keuangan Microsoft dan Alphabet menjadi sorotan untuk melihat perkembangan bisnis cloud, kecerdasan buatan (AI), dan iklan digital.
  • Micron Technology (MU) mendapat kenaikan rekomendasi menjadi Strong Buy, sedangkan Nebius Group (NBIS) naik menjadi Buy. Alphabet diturunkan menjadi Sell untuk jangka pendek dan Microsoft menjadi Hold.
  • Saham HPQ, SLB, dan AAPL masuk dalam daftar saham AS yang dapat dipantau, dengan potensi kenaikan masing-masing 5,31%, 6,53%, dan 5,12%.

Wall Street Menguat, Nasdaq Memimpin Kenaikan

Pasar saham AS mengakhiri perdagangan Selasa (27/10/2026) di zona hijau. Nasdaq mencatat kenaikan terbesar sebesar 1,18%, disusul S&P 500 yang menguat 0,60%. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,03%.

Penguatan Wall Street dipimpin oleh saham-saham teknologi menjelang keputusan suku bunga The Fed dan rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi besar. Perhatian investor terhadap kedua agenda tersebut menjadi salah satu faktor yang mewarnai pergerakan pasar.

Pada perdagangan Rabu (28/10/2026), investor akan mencermati keputusan suku bunga The Fed beserta konferensi pers Ketua The Fed Kevin Warsh yang dijadwalkan pukul 02.00 WIB pada Kamis. Selain itu, laporan keuangan Microsoft dan Alphabet setelah penutupan pasar AS juga menjadi perhatian utama.

Hasil kinerja Microsoft akan memberikan petunjuk mengenai permintaan layanan cloud dan produk AI. Sementara itu, laporan Alphabet akan menjadi perhatian untuk melihat perkembangan bisnis iklan digital dan pertumbuhan AI. Kombinasi kedua agenda tersebut berpotensi menentukan arah pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Top Gainers dan Top Losers Saham AS

Pergerakan saham individual menunjukkan kenaikan dan penurunan yang beragam. Rocket Lab (RKLB) menjadi salah satu saham dengan kenaikan tertinggi, sedangkan Boeing (BA) mencatat penurunan terdalam. Berikut daftar saham dengan kenaikan dan penurunan terbesar:

Top Gainer

StockReturn
$RKLB+8.34%
$DELL+7.47%
$CDNS+6.49%
$UPS+5.75%

Top Loser

StockReturn
$BA-10.69%
$CTAS-4.93%
$ACN-4.88%
$FDS-4.28%

Rekomendasi Analis Berubah untuk MU, NBIS, GOOG, dan MSFT

Perubahan rekomendasi analis turut menjadi perhatian menjelang rilis laporan keuangan perusahaan teknologi besar. Micron Technology (MU) dinaikkan dari Sell menjadi Strong Buy setelah mencatat kinerja kuartal IV 2026 yang kuat.

Laba per saham disesuaikan Micron meningkat sekitar 11 kali lipat dalam setahun. Selain itu, visibilitas pendapatan perusahaan dinilai membaik berkat kontrak jangka panjang dengan pelanggan.

Nebius Group (NBIS) juga mengalami kenaikan rekomendasi dari Hold menjadi Buy. Penilaian tersebut muncul setelah harga sahamnya turun sekitar 45% dari level tertinggi pada Juni. Posisi utang Nebius juga dinilai lebih sehat dibandingkan sejumlah pesaingnya di sektor infrastruktur AI.

Sebaliknya, Alphabet (GOOGL) diturunkan menjadi Sell untuk jangka pendek menjelang rilis laporan keuangannya. Sejumlah risiko yang menjadi perhatian meliputi potensi perlambatan trafik organik iklan, tekanan margin bisnis cloud, dan valuasi yang tinggi. Meski demikian, prospek bisnis jangka panjang Alphabet masih dinilai positif.

Microsoft (MSFT) juga mengalami penurunan rekomendasi dari Buy menjadi Hold. Analis masih memperkirakan kinerja laporan keuangan yang kuat, tetapi kenaikan harga saham lebih dari 20% dalam satu kuartal membuat valuasinya semakin mahal. Kondisi tersebut dinilai membatasi ruang kenaikan saham dalam jangka pendek.

Perubahan rekomendasi ini menjadi salah satu hal yang dapat dicermati trader menjelang laporan keuangan Microsoft dan Alphabet. Namun, keputusan transaksi tetap perlu mempertimbangkan pergerakan harga serta level risiko yang telah ditetapkan.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: HPQ, SLB, dan AAPL

Selain mencermati pergerakan indeks dan agenda ekonomi, trader dapat memantau sejumlah saham AS berdasarkan skenario trading yang tersedia. HP Inc. (HPQ), SLB Limited (SLB), dan Apple (AAPL) memiliki target harga serta level stop loss yang dapat menjadi acuan dalam menyusun rencana transaksi. Berikut ringkasan level trading dari ketiga saham tersebut:

SahamBuyTarget PriceStop LossUpside
HPQUS$32,86US$34,87US$34,87+5,31%
SLBUS$53,03US$56,49US$51,36+6,53%
AAPLUS$347,46US$365,26US$338,31+5,12%

1. HP Inc. (HPQ)

HP Inc. (HPQ) memiliki skenario trading pada grafik harian (1D) dengan strategi buy on dip atau swing long. Strategi ini mengandalkan potensi pemulihan harga dari area support konsolidasi lokal untuk menguji kembali area resistance di atasnya.

Level beli HPQ ditetapkan pada US$32,86, sedangkan target harga berada di US$34,87. Berdasarkan uraian skenario, target tersebut menawarkan potensi kenaikan sebesar 6,12%, dengan rasio risk/reward sebesar 2,14.

2. SLB Limited (SLB)

SLB Limited (SLB) menggunakan strategi buy on dip atau swing long pada grafik harian (1D). Skenario ini mengandalkan pemulihan dari area support konsolidasi lokal untuk menguji kembali area resistance di atasnya.

Level beli SLB ditetapkan pada US$53,03, dengan target harga US$56,49 dan stop loss US$51,36. Berdasarkan data yang tersedia, saham ini memiliki potensi kenaikan sebesar 6,53%, dengan perkiraan risiko penurunan sebesar 3,15%. 

Rasio risk/reward sebesar 2,07 menunjukkan perbandingan potensi keuntungan terhadap risiko berdasarkan level transaksi yang ditetapkan.

3. Apple Inc. (AAPL)

Apple Inc. (AAPL) memiliki skenario trading dengan strategi buy on breakout atau trend continuation pada grafik harian (1D). Strategi ini mengandalkan momentum penguatan dalam tren naik utama untuk menguji level resistance berikutnya.

Level beli AAPL ditetapkan pada US$347,46, dengan target harga US$365,26 dan stop loss US$338,31. Skenario tersebut menawarkan potensi kenaikan sebesar 5,12%, dengan risiko penurunan sekitar 2,63%.

Rasio risk/reward AAPL tercatat sebesar 1,95. Level beli, target harga, dan stop loss tersebut dapat menjadi acuan bagi trader yang memantau kelanjutan tren harga saham Apple.

Pantau Pergerakan Wall Street dan Rekomendasi Saham AS di Ajaib

Penguatan Wall Street pada perdagangan Selasa (27/10/2026) menempatkan keputusan suku bunga The Fed dan laporan keuangan Microsoft serta Alphabet sebagai agenda penting yang perlu dicermati. Di sisi lain, perbedaan kinerja saham individual dan perubahan rekomendasi analis juga dapat menjadi bahan pertimbangan trader dalam menyusun strategi.

Pantau rekomendasi saham AS atau mulai trading ETF di Ajaib untuk mengikuti peluang di pasar saham Amerika Serikat. Tetap sesuaikan keputusan transaksi dengan analisis harga, target keuntungan, dan batas risiko masing-masing.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!