Ajaib
Menu

Saham AS

Earnings Season Dimulai! Cermati Saham-Saham Ini.

SarifaJanuary 12, 2026

Weekly Watchlist: Saham-Saham Potensial BBNI, MDKA, ADMR Sepekan (15-22 Juli 2025)

Pasar saham AS bergerak menguat pada perdagangan 1 minggu terakhir (05/01-09/01), dimana indeks AS ditutup menguat. Minggu ini pasar akan dihadapkan pada beberapa catalyst yang berpotensi menggerakkan price action saham dan indeks, termasuk earnings besar dari bank-bank besar AS, rilis data Consumer Price Index (CPI), komentar jajaran Federal Reserve (Fedspeak), serta serangkaian konferensi sektor kesehatan dan retail yang bisa membawa volatilitas terutama pada nama-nama yang paling aktif diperdagangkan. Data CPI desember dan earnings bank seperti JP Morgan Chase, Wells Fargo, dan Citigroup dipandang sebagai key catalysts karena keduanya memberikan sinyal ekonomi makro dan profitabilitas sektor finansial yang penting untuk market breadth di awal 2026, sementara komentar Fed bisa mempengaruhi ekspektasi suku bunga dan risk sentiment secara lebih luas.

Performa Indeks Bursa AS 1W

S&P 500Dow Jones Industrial AverageNASDAQ Composite
+1.07%+2.12%+0.95%

Top Gainer 1W

SNDK+54.45%
LRCX+22.78%
BLDR+21.16%
INTC+20.60%
MU+16.93%

Berita Ekonomi & Industri

Minggu ini earnings week besar bagi sektor financials dan tech, dengan laporan laba yang dinantikan dari bank-bank besar seperti Bank of America, JPMorgan Chase, Citigroup, Wells Fargo, dan Goldman Sachs, di mana konsensus memperkirakan net interest income tetap menjadi key driver profitabilitas di tengah rate environment yang masih tinggi. Selain itu, nama non-bank seperti TSMC (Taiwan Semiconductor) juga melaporkan kinerjanya, memberikan visibility pada siklus semikonduktor global, sedangkan Delta Air Lines dan perusahaan konsumer lainnya akan menawarkan pandangan operasional yang lebih luas di luar sektor finansial. Earnings bank utama ini diharapkan memberi forward guidance penting tentang credit trends, loan growth, dan fee income, serta dampak dari potensi pergeseran suku bunga oleh Fed, yang semuanya menjadi fokus investor untuk menilai fundamental strength 1Q26. 

Pasar energi bereaksi cepat terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait Venezuela, di mana pemerintah AS berencana mengambil alih sekitar 30 hingga 50 juta barrel minyak Venezuela untuk dijual dan dikelola demi kepentingan AS dan Venezuela. Langkah ini menambah ketidakpastian geopolitik dan sempat menekan harga WTI lebih dari 1%, meskipun saham sektor energi AS bergerak menguat karena spekulasi peluang bisnis jangka panjang. Trump juga membuka opsi subsidi atau reimbursement bagi perusahaan minyak AS untuk membangun kembali industri minyak Venezuela dengan target produksi kembali dalam waktu kurang dari 18 bulan. Secara keseluruhan, kebijakan ini menciptakan headline positif jangka pendek bagi sentimen sektor energi, tetapi kontribusi nyata terhadap supply dan valuasi saham minyak diperkirakan tetap sama.

Penjualan semikonduktor global mencapai rekor tertinggi US$75.3 billion pada November 2025, naik 29.8 % yoy dari US$58.0, menandakan permintaan chip tetap robust di seluruh kategori produk utama serta mengangkat optimisme pertumbuhan industri. Data dari Semiconductor Industry Association menunjukkan peningkatan penjualan di hampir semua wilayah, termasuk Asia Pacific, Americas, China, dan Eropa, meskipun Jepang sedikit turun, dan proyeksi pasar chip global diperkirakan hampir mencapai US$1.0 trillion dalam penjualan tahunan pada 2026. Angka ini mencerminkan momentum kuat di tengah permintaan AI, data center, dan elektronik konsumen sekaligus memberikan leading indicator positif untuk revenue produsen semikonduktor di kuartal mendatang.

Berita Emiten

ORCL – Michael Burry, investor legendaris di balik Big Short, kembali membuat contrarian bet besar dengan mengambil posisi short terhadap saham Oracle ($ORCL), mengisyaratkan keyakinan bahwa valuasi Oracle terlalu tinggi atau katalis pertumbuhan ke depan kurang jelas. Posisi short ini muncul di tengah mixed fundamentals Oracle di mana cloud revenue growth terus meningkat namun margin pressure dari investasi infrastruktur dan persaingan ketat dengan AWS/Azure masih menjadi tantangan. Burry tampaknya mempertimbangkan risiko valuation yang memasukkan ekspektasi pertumbuhan agresif yang mungkin sulit dipenuhi, terutama saat forward earnings multiples berada di atas median historisnya. Langkah ini juga mencerminkan sentimen waspada terhadap Big Tech yang mungkin mengalami mean reversion setelah revaluasi yang signifikan terkait AI dan cloud transition. 

INTCIntel ($INTC) memperkenalkan jajaran Core Ultra Series 3 di CES 2026 sebagai bagian dari ekspansi portofolio prosesor unggulan untuk PC konsumen dan profesional, menampilkan peningkatan kinerja komputasi dan kemampuan AI terintegrasi yang lebih kuat dibanding generasi sebelumnya. Intel menekankan peningkatan efisiensi daya serta performa grafis yang lebih baik untuk aplikasi produktivitas, konten kreator, dan pengalaman visual, sekaligus meningkatkan dukungan untuk beban kerja hybrid yang semakin mengandalkan akselerasi AI kecerdasan tinggi. Bagi investor, peluncuran Core Ultra Series 3 memperkuat strategi Intel dalam mempertahankan relevansi di pasar prosesor PC yang kompetitif dan mencerminkan fokus perusahaan pada integrasi AI sebagai pendorong pertumbuhan segmen client computing, yang tetap menjadi kontributor pendapatan besar dan berpotensi meningkatkan margin melalui penawaran yang lebih premium dan bernilai tambah tinggi di tengah tekanan kompetitif dari rival seperti AMD.

NVDANvidia ($NVDA) berencana mulai menguji layanan robotaxi pada 2027, sebagai langkah lanjutan untuk memperluas penggunaan teknologi AI dan autonomous driving di luar bisnis chip. Inisiatif ini memanfaatkan ekosistem AI dan compute platform Nvidia yang sudah banyak digunakan di industri kendaraan otonom, sekaligus membuka peluang long-term growth di segmen transportasi berbasis AI. Meski belum ada detail terkait skala investasi maupun skema monetisasi, pasar melihat robotaxi sebagai potensi perluasan bisnis yang signifikan, dari sekadar penyedia semikonduktor menjadi enabler teknologi autonomous end to end. Dari sudut pandang investor, langkah ini memperkuat narasi pertumbuhan jangka panjang Nvidia, meskipun risiko eksekusi, regulasi, dan kompetisi di industri autonomous driving masih perlu dicermati.

CVXPasar menilai Chevron ($CVX) sebagai pihak yang paling diuntungkan dari potensi perubahan geopolitik di Venezuela karena statusnya sebagai satu-satunya US oil major yang masih beroperasi dan memiliki akses ekspor ke Gulf Coast. Saham Chevron ikut menguat seiring ekspektasi peluang jangka panjang, namun dampak fundamental dinilai terbatas karena produksi Venezuela masih di bawah 1% pasokan global dan membutuhkan investasi besar serta waktu panjang untuk pemulihan. Bagi oil majors lain, upside lebih terkait penyelesaian klaim aset lama dibanding ekspansi produksi. Secara keseluruhan, Venezuela dipandang sebagai potensi return yang menarik dengan risiko politik dan capex yang tetap tinggi.

BRK.BBerkshire Hathaway ($BRK.B) menaikkan kompensasi CEO baru Greg Abel menjadi US$25 juta per tahun mulai 1 Januari 2026, jauh di atas gaji Warren Buffett yang secara simbolis hanya US$100 ribu selama puluhan tahun. Kenaikan ini mencerminkan transisi ke struktur executive compensation yang lebih konvensional seiring pergantian generasi kepemimpinan, dengan Abel sebelumnya sudah menerima total kompensasi sekitar US$21 juta. Buffett tetap menjabat sebagai Chairman, sehingga kesinambungan budaya dan filosofi investasi dinilai tetap terjaga. Dari perspektif investor, isu utama bukan pada besaran gaji, melainkan pada kemampuan Abel mengelola cadangan kas Berkshire yang besar dan menjaga disiplin capital allocation pasca era Buffett.

GOOGLAlphabet ($GOOGL), induk Google, menggeser Apple sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi kedua di dunia setelah sahamnya naik sekitar 2.5%, membawa nilai pasar Alphabet menjadi sekitar US$3.88T dibandingkan Apple di US$3.84T, menandai pertama kalinya sejak 2019 Alphabet menyalip Apple dalam peringkat market cap. Katalis utama reli saham berasal dari ekspektasi kuat terhadap kepemimpinan AI, terutama melalui model Gemini serta strategi AI cloud dan AI chip yang membuat investor menilai growth outlook Alphabet lebih menarik dibanding Apple, yang sepanjang 2025 relatif tertinggal dalam inovasi AI dan peluncuran produk. Pergeseran posisi ini juga berpotensi memicu momentum teknikal dari aliran index dan ETF berbasis kapitalisasi pasar serta memperkuat sentimen buy the leader. Meski Nvidia masih memimpin sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.

FFord Motor ($F) mengatakan akan memperkenalkan Level 3 driver-assistance system yang memungkinkan hands-free dan eyes-off driving di jalan raya mulai 2028, dimulai pada affordable midsize EV pickup yang dijadwalkan meluncur pada 2027 dengan target harga sekitar US$30,000. Teknologi ini dipandang sebagai langkah menuju otomasi lebih lanjut dan peluang subscription revenue, mengikuti tren industri yang melihat driver-assist canggih sebagai profit pool baru, sementara Ford saat ini sudah menawarkan Level 2 BlueCruise dengan biaya berlangganan. Pengumuman ini berlangsung di tengah restrukturisasi strategi EV yang lebih luas oleh Ford, yang termasuk mengambil US$19.5B writedown atas beberapa model EV, menghentikan produksi F-150 Lightning, dan memprioritaskan EV yang lebih kecil serta hybrid karena permintaan EV besar yang lemah dan perubahan kebijakan federal.

Artikel ini dianalisis dan ditulis oleh Financial Expert Ajaib, Alvin T. Murthi

Baca juga: Cara Memulai Investasi US Stock di Ajaib Alpha

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi  untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi.  Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Google Play StoreApple App Store

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!