Saham AS

3 Saham AI dengan Pertumbuhan Pendapatan hingga 34%: NVDA hingga GOOG

Maulida•October 8, 2026

saham ai

Key takeways:

  • Tiga saham AI yang layak dicermati trader adalah NVIDIA (NVDA), Broadcom (AVGO), dan Alphabet (GOOGL)
  • Masing-masing mewakili lapisan berbeda di ekosistem AI: NVIDIA di GPU dan software pusat data, Broadcom di chip kustom dan jaringan pusat data, serta Alphabet di cloud dan layanan AI generatif lewat Google Cloud.
  • Setiap saham punya risikonya sendiri, mulai dari ancaman alternatif CUDA untuk NVIDIA, ketergantungan pada permintaan hyperscaler untuk Broadcom, hingga perubahan komitmen belanja cloud klien untuk Alphabet.

Antusiasme terhadap kecerdasan buatan (AI) masih jadi salah satu tema terbesar di pasar saham global. Bahkan menurut World Bank, sebagian besar prospek pertumbuhan Asia Timur pada 2026 terkait dengan ekspor yang berhubungan dengan AI. Ini menunjukkan seberapa penting chip, cloud, dan software AI bagi perdagangan dunia.

Bagi trader, tema ini membuka banyak peluang sekaligus risiko. Berikut tiga saham AI yang menarik dicermati, dengan pertumbuhan pendapatan hingga 34%.

1. NVIDIA (NVDA): Penopang Infrastruktur AI

Profil singkat: NVIDIA adalah perusahaan chip dan software global yang membuat GPU pusat data serta perangkat yang menjalankan model AI skala besar dan beban kerja cloud.

  • Pendapatan: sekitar US$275,4 miliar dari segmen Compute & Networking dan US$27,6 miliar dari Graphics. Sebagian besar pendapatan berasal dari Amerika Serikat dan Taiwan.
  • Kapitalisasi pasar: sekitar US$5,65 triliun.
  • Peran di tema AI: GPU pusat data dan software CUDA milik NVIDIA menjadi fondasi bagi banyak layanan AI sekelas ChatGPT.

Risiko yang disorot: Jika platform alternatif yang terbuka, lebih murah, atau lebih baik dari CUDA mulai banyak dipakai, posisi kompetitif NVIDIA bisa terpengaruh. Perusahaan besar juga bisa langsung bekerja sama dengan produsen chip seperti TSMC untuk membuat chip sendiri, sehingga permintaan terhadap produk NVIDIA yang bermargin tinggi berpotensi berkurang.

2. Broadcom (AVGO): Chip Kustom dan Jaringan Pusat Data

Profil singkat: Broadcom menyediakan semikonduktor untuk jaringan dan penyimpanan pusat data yang berfokus pada AI, ditambah software cloud dan keamanan berbasis VMware.

  • Pendapatan: sekitar US$59,4 miliar dari Semiconductor Solutions dan US$29,7 miliar dari Infrastructure Software. Komposisi ini menunjukkan bisnis yang berbasis hardware, tetapi tetap terdiversifikasi.
  • Kapitalisasi pasar: sekitar US$1,73 triliun.
  • Peran di tema AI: chip kustom dan perangkat konektivitas berkecepatan tinggi membantu model AI besar berjalan efisien di pusat data modern.

Risiko yang disorot: Broadcom menghasilkan arus kas bebas yang besar dan terus memperluas bisnis chip kustom serta jaringan. Namun, kinerjanya sangat bergantung pada permintaan dan pendanaan dari para hyperscaler. Jika salah satu pilar itu bergeser, mesin arus kasnya bisa ikut terdampak.

3. Alphabet (GOOGL): AI lewat Cloud dan Layanan Generatif

Profil singkat: Alphabet menaungi Google Search, YouTube, Android, dan Google Cloud. Lewat Vertex AI dan Gemini, Google Cloud menyediakan platform AI generatif bagi perusahaan di seluruh dunia.

  • Pendapatan: sekitar US$367,1 miliar dari Google Services, US$77,6 miliar dari Google Cloud, dan US$1,5 miliar dari Other Bets.
  • Kapitalisasi pasar: sekitar US$4,22 triliun.
  • Peran di tema AI: Vertex AI dan Gemini memberi perusahaan cara siap pakai untuk menanamkan AI generatif ke alur kerja sehari-hari.

Risiko yang disorot: Ekonomi AI Alphabet bisa berubah jika klien besar mengubah cara mereka berkomitmen pada belanja cloud multitahun. Pertumbuhan Google Cloud memang kuat, tetapi tren di balik angka itu perlu terus diamati.

Apa yang Perlu Dipantau Trader?

  • Perbedaan profil ketiga saham. NVDA, AVGO, dan GOOGL sama-sama berkaitan dengan AI, tetapi sumber pendapatan dan risikonya berbeda. Memahami perbedaan ini membantu trader membaca mengapa ketiganya bisa bergerak tidak seragam.
  • Sentimen belanja pusat data dan cloud. Perubahan permintaan dari hyperscaler dan komitmen belanja cloud bisa memengaruhi ketiganya sekaligus.
  • Persaingan teknologi. Bagi NVIDIA, perkembangan alternatif CUDA dan chip buatan sendiri oleh perusahaan besar adalah faktor yang layak dicermati.
  • Valuasi dan kapitalisasi pasar. Dengan nilai pasar yang sudah sangat besar, ekspektasi terhadap kinerja ketiganya juga tinggi, sehingga kabar kecil pun bisa memicu pergerakan harga.

Mulai Trading Saham AI dan Saham AS Lainnya di Ajaib

Tema AI masih menawarkan banyak cerita menarik, dari produsen GPU seperti NVIDIA, penyedia chip dan jaringan seperti Broadcom, hingga raksasa cloud seperti Alphabet. Ketiganya hanya sebagian kecil dari peluang yang ada, karena masih ada 131 perusahaan lain di sektor semikonduktor, cloud, LLM, dan AI terapan dengan cerita yang tak kalah menarik.

Pantau saham AS potensial dan mulai trading di Ajaib. Siapkan akunmu, cari peluang di saham AI dan teknologi global, lalu eksekusi trading tanpa perlu pindah platform.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Sumber: Simply Wall

Profil Penulis

Maulida
Maulida

Writer

-

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!