Ajaib
Menu

Berita

2 Saham Cum Date Hari Ini (10/8): EAST dan IKBI Siap Tebar Dividen!

SalsabillaAugust 10, 2026

Key Takeaways

  • EAST dan IKBI memasuki cum date dividen hari ini, Senin (10/8/2026). EAST akan membagikan dividen interim II sebesar Rp2 per saham, sedangkan IKBI membagikan dividen tunai sebesar Rp44,31 per saham.
  • Setelah cum date, saham memasuki ex date pada 11 Agustus 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi. Pergerakan harga pada fase ini menjadi penting bagi trader yang mengejar peluang dari momentum dividen.

Dua Saham yang Memasuki Cum Date Dividen Hari Ini

Dua emiten memasuki jadwal cum date dividen pada Senin, 10 Agustus 2026, yakni PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) dan PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI). Keduanya menawarkan nominal dividen yang berbeda, dengan EAST membagikan dividen interim dan IKBI membagikan dividen tunai tahun buku 2025.

Cum date merupakan batas terakhir perdagangan saham dengan hak memperoleh dividen. Dengan kata lain, investor yang membeli saham hingga periode cum date pasar reguler dan negosiasi dan memenuhi ketentuan pencatatan berhak atas dividen sesuai jadwal yang ditetapkan emiten. KSEI juga mencatat mekanisme cum date, ex date, recording date, hingga pembayaran sebagai bagian dari jadwal corporate action dividen.

Tabel Jadwal dan Dividen EAST serta IKBI

SahamDividen per SahamCum DateEx DateRecording DatePayment Date
EASTRp210 Agustus 202611 Agustus 202612 Agustus 202628 Agustus 2026
IKBIRp44,3110 Agustus 202611 Agustus 202612 Agustus 202628 Agustus 2026

Bagi trader, perbedaan antara cum date dan ex date menjadi bagian penting dalam membaca momentum. Investor yang membeli pada periode cum date masih berhak atas dividen, sedangkan mulai ex date saham diperdagangkan tanpa hak atas dividen tersebut. Karena itu, harga saham dapat mengalami penyesuaian ketika memasuki ex date, meskipun besar pergerakannya tidak selalu sama dengan nominal dividen.

EAST Bagikan Dividen Interim Rp2 per Saham

PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) akan membagikan dividen interim II tahun buku 2026 sebesar Rp2 per saham. Pembagian tersebut diputuskan melalui rapat Direksi dan Dewan Komisaris pada 29 Juli 2026, seiring dengan peningkatan kinerja keuangan perusahaan sepanjang semester I/2026.

EAST mencatat laba bersih Rp16,95 miliar pada Januari–Juni 2026, naik 34,32% secara tahunan dari Rp12,62 miliar. Sementara itu, pendapatan bersih hanya tumbuh 0,97% menjadi Rp44,78 miliar. Dengan demikian, peningkatan laba lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan, antara lain didukung perbaikan pendapatan lain-lain bersih yang berbalik positif menjadi Rp1,15 miliar. Pembagian dividen interim tersebut mengambil sekitar 48,7% dari laba bersih semester I/2026.

Saham EAST ditutup di level Rp93 pada perdagangan terakhir. Dengan dividen Rp2 per saham, estimasi dividend yield berdasarkan harga tersebut berada di kisaran 2,15%. Bagi pemegang saham yang mengejar dividen, nominal tersebut perlu dibandingkan dengan potensi perubahan harga setelah ex date, terutama karena harga saham dapat bergerak lebih besar atau lebih kecil dari nilai dividen yang dibagikan.

IKBI Tebar Dividen Rp44,31 per Saham

PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) juga memasuki cum date dividen pada 10 Agustus 2026. Berdasarkan hasil RUPST pada 31 Juli 2026, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp54,23 miliar, atau setara Rp44,31 per saham.

Dividen tersebut setara dengan sekitar 36,7% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$8,2 juta. Saham IKBI sendiri ditutup di level Rp650 pada perdagangan terakhir, setelah menguat Rp40 atau 6,56%. Dengan menggunakan harga tersebut, dividen Rp44,31 per saham memberikan estimasi dividend yield sekitar 6,82%.

Dari sisi nominal, dividen IKBI terlihat lebih besar dibandingkan EAST, baik secara per saham maupun berdasarkan estimasi yield terhadap harga penutupan terakhir. Namun, dividend yield yang lebih tinggi tidak otomatis berarti peluang keuntungan yang lebih besar. Trader tetap perlu memperhitungkan harga beli, volatilitas saham, likuiditas, serta kemungkinan tekanan harga setelah memasuki ex date.

Cum Date dan Ex Date: Apa Bedanya bagi Trader Saham?

Secara sederhana, cum date adalah tanggal terakhir saham diperdagangkan dengan hak dividen, sedangkan ex date merupakan hari ketika saham mulai diperdagangkan tanpa hak atas dividen. Untuk pasar reguler dan negosiasi, EAST dan IKBI memiliki ex date pada 11 Agustus 2026, sehari setelah cum date.

Perbedaan tersebut membuat strategi membeli saham hanya untuk mengejar dividen perlu dilakukan dengan perhitungan yang lebih lengkap. Secara teori, harga saham dapat menyesuaikan ketika memasuki ex date karena hak atas dividen sudah tidak melekat pada saham. Namun, harga aktual tetap dipengaruhi sentimen pasar, kondisi perusahaan, volume transaksi, dan faktor lainnya sehingga penurunan harga tidak selalu sama persis dengan nominal dividen.

Strategi yang Bisa Dipertimbangkan Menjelang dan Setelah Cum Date

  • Dividend capture: Trader membeli saham sebelum cum date untuk memperoleh hak dividen, kemudian mempertimbangkan keluar setelah periode tersebut. Strategi ini berpotensi menghasilkan dividen, tetapi keuntungan bersih tetap bergantung pada harga jual dan biaya transaksi.
  • Menunggu ex date: Trader yang tidak mengejar hak dividen dapat menunggu fase ex date untuk melihat apakah harga mengalami koreksi. Pendekatan ini dapat memberikan peluang entry dengan harga yang lebih rendah, tetapi tidak menjamin harga akan langsung turun setelah ex date.
  • Trading momentum: Perhatikan volume dan pergerakan harga menjelang cum date. Jika kenaikan harga sudah berlangsung signifikan, potensi keuntungan dari dividen perlu dibandingkan dengan risiko koreksi setelah momentum berakhir.
  • Hold untuk dividen: Bagi investor yang memang ingin memiliki saham dalam jangka lebih panjang, dividen dapat menjadi salah satu komponen imbal hasil. Namun, keputusan tetap perlu didasarkan pada kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan mempertahankan arus kas, bukan hanya satu kali pembayaran dividen.
  • Hindari mengejar yield semata: Dividend yield tinggi dapat terlihat menarik, tetapi keuntungan aktual tetap dipengaruhi harga beli dan harga saham setelah ex date.

Apa yang Perlu Dicermati Sebelum Mengambil Posisi di EAST dan IKBI?

Bagi trader jangka pendek, tanggal cum dan ex date sebaiknya dibaca bersama pergerakan harga, bukan berdiri sendiri. EAST dan IKBI sudah memasuki momentum cum date, sehingga ruang untuk memperoleh dividen dengan membeli saham semakin terbatas. Posisi yang diambil menjelang batas waktu tersebut juga menghadapi risiko jika harga bergerak turun setelah saham memasuki ex date.

Sementara itu, bagi investor yang mempertimbangkan posisi lebih panjang, fokusnya dapat diperluas ke kualitas laba, payout ratio, arus kas, serta konsistensi pembagian dividen. Pada EAST, pertumbuhan laba semester I/2026 menjadi salah satu dasar pembagian dividen interim. Pada IKBI, dividen Rp44,31 per saham berasal dari laba tahun buku 2025 dengan payout ratio sekitar 36,7%. Informasi tersebut dapat menjadi titik awal untuk menilai apakah dividen yang dibagikan selaras dengan kemampuan bisnis perusahaan.

Pertimbangan Strategi untuk Trader dan Investor

  • Trader jangka pendek: lebih relevan memantau volume, momentum harga, spread, serta respons pasar pada ex date daripada sekadar menghitung nominal dividen.
  • Dividend hunter: dapat menghitung potensi dividen bersih dan membandingkannya dengan risiko penurunan harga setelah ex date.
  • Investor jangka menengah-panjang: dapat menggunakan pembagian dividen sebagai salah satu indikator, tetapi tetap perlu melihat tren laba, arus kas, utang, dan prospek bisnis.
  • Calon pembeli setelah ex date: koreksi pasca-dividen dapat menjadi peluang entry apabila harga sudah lebih menarik dan fundamental emiten masih sesuai dengan tesis investasi.
  • Pemegang saham yang sudah memiliki posisi: tidak selalu harus menjual hanya karena ex date. Keputusan dapat disesuaikan dengan tujuan awal pembelian, valuasi, serta prospek perusahaan setelah pembagian dividen.

Dengan demikian, cum date bukan sekadar tanggal untuk mengejar dividen, tetapi juga dapat menjadi salah satu momentum yang memengaruhi perilaku harga saham. Untuk trader, peluang biasanya muncul dari perubahan momentum dan volatilitas di sekitar cum date serta ex date. Sementara bagi investor, pembayaran dividen dapat menjadi bagian dari total return selama kondisi fundamental perusahaan tetap mendukung.

Trading Saham Lebih Praktis di Ajaib

Momentum cum date dan ex date dapat menjadi salah satu agenda yang dipantau ketika kamu melakukan trading saham, terutama jika strategi yang digunakan memanfaatkan katalis jangka pendek. Dengan memantau harga, volume transaksi, serta informasi corporate action, kamu dapat menyusun rencana entry dan exit dengan lebih terukur, bukan hanya mengejar nominal dividen.

Melalui Ajaib, kamu dapat melakukan transaksi saham sekaligus memantau berbagai informasi pasar untuk membantu menentukan strategi sesuai profil risiko dan tujuanmu. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Profil Penulis

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber:
[1] https://www.emitennews.com/news/dua-emiten-cum-dividen-hari-ini-108-apa-saja
[2] https://market.bisnis.com/read/20260804/192/1993471/eastparc-east-bagikan-dividen-interim-ii-rp2-per-saham-cek-jadwal-cum-date
[3] https://investor.id/market/449608/sumi-indo-ikbi-tebar-dividen-rp-542-miliar

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!