Ajaib
Menu

Berita

IHSG Hari Ini Dibuka Naik 0,48% ke 6.440, Rupiah Menguat ke Rp17.800

SalsabillaAugust 10, 2026

Key Takeaways

  • IHSG hari ini dibuka menguat 0,48% ke level 6.440,597 pada Senin (10/8/2026), melanjutkan penguatan setelah berhasil menembus resistance 6.388 pada perdagangan Jumat.
  • Rupiah turut menguat 0,48% ke Rp17.800 per dolar AS, didukung pelemahan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed setelah data tenaga kerja AS berada di bawah perkiraan.
  • Pergerakan pasar selanjutnya dipengaruhi oleh data inflasi AS, Survei Konsumen BI, pergerakan dolar AS, dan harga minyak, sementara secara teknikal IHSG berpeluang menguji resistance 6.454.

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.440

IHSG hari ini dibuka menguat pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Hingga pukul 08.59 WIB, indeks berada di level 6.440,597, naik 30,942 poin atau 0,48%. Penguatan tersebut melanjutkan momentum positif setelah IHSG pada Jumat (7/8) berhasil breakout dari resistance 6.388 dan ditutup di level 6.409.

Aktivitas perdagangan juga menunjukkan sentimen positif pada awal sesi. Berdasarkan data RTI Business, nilai transaksi mencapai Rp156,528 miliar dengan volume 294,435 juta saham dan frekuensi 39.304 kali. Sebanyak 308 saham menguat, 57 saham melemah, dan 307 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencapai Rp11.289,904 triliun, bertepatan dengan peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal modern Indonesia pada 10 Agustus 1977.

IndikatorPosisi
IHSG pembukaan6.440,597
Perubahan+0,48%
Nilai transaksiRp156,528 miliar
Volume294,435 juta saham
Saham menguat308 saham
Saham melemah57 saham
Saham stagnan307 saham
Kapitalisasi pasarRp11.289,904 triliun

Sentimen Global dan Rupiah Jadi Penopang IHSG

Penguatan IHSG turut mendapat dukungan dari bursa saham Amerika Serikat yang menguat pada Jumat (8/8). Sentimen positif tersebut muncul setelah data ketenagakerjaan AS lebih lemah dari ekspektasi. Nonfarm payrolls turun 23.000 dan tingkat pengangguran berada di 4,1%, sehingga meredakan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed.

Sentimen tersebut juga terlihat pada pasar valuta asing. Rupiah dibuka menguat 0,48% ke Rp17.800/US$ pada Senin pagi, melanjutkan penguatan setelah pada Jumat ditutup naik 0,14% ke Rp17.885/US$. Pelemahan dolar AS setelah data tenaga kerja AS yang mengecewakan memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Apa yang Perlu Dicermati dari Rupiah dan Sentimen Global?

  • Ekspektasi suku bunga The Fed: peluang kenaikan suku bunga pada September diperkirakan turun menjadi sekitar 44% dari 67% pada pekan sebelumnya. Kondisi ini menjadi sentimen positif bagi aset berisiko dan mata uang negara berkembang.
  • Yield US Treasury: yield US Treasury 10 tahun turun ke sekitar 4,637%, sehingga daya tarik dolar AS ikut berkurang.
  • Inflasi AS: data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini menjadi katalis berikutnya. Inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi dapat semakin menekan peluang pengetatan moneter, sedangkan angka yang lebih tinggi berpotensi kembali mengangkat dolar AS.
  • Harga minyak: harga Brent naik sekitar 1,4% ke kisaran US$85 per barel di tengah ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
  • Data domestik: BI dijadwalkan merilis Survei Konsumen Juli. IKK diperkirakan turun menjadi 116 dari 117,8 pada Juni, tetapi masih berada di atas level 100 yang menunjukkan konsumen Indonesia tetap optimistis.

Level IHSG Hari Ini dan Strategi Trader Saham

Secara teknikal, IHSG berpeluang menguji resistance 6.454 pada perdagangan hari ini. Setelah breakout dari level 6.388 dan ditutup di 6.409 pada Jumat, IHSG memiliki peluang melanjutkan penguatan apabila mampu bertahan di atas area breakout tersebut. Target lanjutan berada di 6.610, sedangkan support terdekat berada di kisaran 6.324-6.260 dengan dynamic support di 5.839.

Dengan kondisi tersebut, trader saham dapat menggunakan level teknikal sebagai acuan untuk menentukan skenario perdagangan, terutama ketika IHSG bergerak mendekati resistance. Penguatan rupiah dan sentimen global yang lebih positif dapat menjadi katalis, tetapi trader tetap perlu memperhatikan volatilitas apabila data ekonomi AS atau domestik yang keluar tidak sesuai ekspektasi.

Strategi yang Dapat Dipertimbangkan Trader

  • Mengamati area 6.454: level ini menjadi resistance terdekat yang perlu diperhatikan. Breakout yang disertai peningkatan volume dapat menjadi sinyal lanjutan momentum, sementara kegagalan menembusnya dapat memicu aksi ambil untung.
  • Menjaga area 6.388: level breakout sebelumnya dapat menjadi acuan penting untuk melihat apakah momentum penguatan masih terjaga.
  • Memanfaatkan support 6.324–6.260: area tersebut dapat menjadi referensi untuk menentukan batas risiko apabila IHSG mengalami koreksi.
  • Mencermati saham yang sensitif terhadap rupiah: penguatan rupiah dapat memberikan sentimen berbeda bagi emiten yang memiliki eksposur terhadap valuta asing, terutama perusahaan dengan kewajiban atau bahan baku dalam dolar AS.
  • Memperhatikan agenda ekonomi: data inflasi AS dan Survei Konsumen BI dapat meningkatkan volatilitas sehingga trader dapat menyesuaikan ukuran posisi dan level risiko berdasarkan kondisi pasar.

Di sisi domestik, pergerakan rupiah juga akan berkaitan dengan ketahanan konsumsi rumah tangga. Survei Konsumen BI menjadi penting karena akan memberikan gambaran mengenai keyakinan masyarakat setelah ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan pada kuartal II-2026. Konsumsi yang tetap kuat dapat membantu menjaga kepercayaan terhadap prospek ekonomi domestik sekaligus menopang rupiah.

Pantau Pergerakan IHSG dan Rupiah untuk Menentukan Strategi Trading

Pembukaan perdagangan yang positif memberikan modal awal yang baik bagi IHSG, terutama setelah indeks berhasil breakout dari resistance 6.388 pada pekan sebelumnya. Namun, arah pasar sepanjang sesi tetap akan ditentukan oleh kemampuan IHSG mempertahankan momentum, pergerakan rupiah, serta respons pasar terhadap berbagai data ekonomi yang akan dirilis.

Memantau level IHSG, pergerakan rupiah, sentimen global, dan agenda ekonomi secara bersamaan dapat membantu menentukan strategi dengan lebih terukur. Kamu bisa memanfaatkan Ajaib untuk memantau pasar dan melakukan trading saham sesuai dengan strategi yang telah kamu siapkan. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Profil Penulis

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber:
[1] https://www.emitennews.com/news/ihsg-meluncur-menguat-di-atas-6400-sambut-euforia-hut-pasar-modal-ri
[2] https://www.cnbcindonesia.com/market/20260810082544-17-757823/rupiah-dibuka-perkasa-dolar-as-turun-ke-rp17800-pagi-ini

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!