Berita

IHSG Rebound 0,31%, Laba Bersih ASII +35,7% QoQ hingga BBCA Dirumorkan Merger

Ratih Mustikoningsih•October 28, 2026

Key Takeaways

  • IHSG menguat 0,31% atau 16,18 poin ke level 5.282,31 pada perdagangan 28 Oktober 2026.
  • Investor asing mencatat net foreign inflow Rp836,34 miliar di seluruh pasar pada sesi kedua, dengan akumulasi terbesar pada BBCA, BBRI, dan BMRI.
  • Saham ASII naik 7,99% setelah Astra International melaporkan laba bersih Rp9,07 triliun pada kuartal III 2026, tumbuh 35,7% QoQ dan 1,2% YoY.
  • Beredar rumor penggabungan Bank DBS Indonesia ke BBCA melalui skema inbreng, dengan rasio kepemilikan berdasarkan kontribusi laba bersih semester I 2026 sebesar 96,89% untuk pemegang saham BBCA dan 3,11% untuk pemegang saham DBS Indonesia.

IHSG Menguat 0,31%, Asing Berbalik Net Buy Rp836 Miliar

IHSG hari ini 28 Oktober 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 28 Oktober 2026. IHSG naik 0,31% atau 16,18 poin ke level 5.282,31, setelah bergerak pada rentang 5.167 hingga 5.282 sepanjang perdagangan.

Penguatan IHSG terjadi seiring pembalikan arus dana investor asing pada sesi kedua. Investor asing mencatatkan net foreign inflow sebesar Rp836,34 miliar di seluruh pasar, berbalik dari posisi net foreign sell Rp172,1 miliar pada penutupan sesi pertama.

Akumulasi dana asing pada sesi kedua terutama mengalir ke saham perbankan berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan net buy asing sebesar Rp425,8 miliar, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp151 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp148,6 miliar.

Di sisi lain, yield obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun (ID10Y) naik 3,38% ke level 7,706% pada 28 Oktober 2026, di tengah depresiasi nilai tukar rupiah.

Saham BBCA dan ASII Pimpin Penguatan LQ45

Penguatan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Astra International Tbk (ASII) menjadi salah satu sorotan perdagangan hari ini. Kedua saham tersebut masuk dalam jajaran lima saham dengan kenaikan tertinggi di indeks LQ45.

Berikut daftar top gainer dan top loser LQ45 pada perdagangan 28 Oktober 2026.

Top Gainer LQ45Perubahan
ASII+7,99%
BBCA+7,65%
AMMN+3,72%
WIFI+3,61%
KLBF+3,52%
Top Loser LQ45Perubahan
ISAT-6,82%
BRPT-6,79%
SCMA-6,08%
CUAN-5,36%
INDF-4,14%

Rumor Merger Bank DBS Indonesia ke BBCA Beredar di Pasar

Saham BBCA

Beredar rumor di pasar mengenai kemungkinan penggabungan Bank DBS Indonesia ke dalam PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melalui skema inbreng atau setoran modal non-tunai.

Dalam skema yang dirumorkan tersebut, BCA akan menjadi entitas yang bertahan (surviving entity). Sementara itu, DBS Bank Ltd. dikabarkan akan menyerahkan 99% kepemilikannya di DBS Indonesia untuk ditukar dengan saham baru BBCA.

Apabila struktur penggabungan usaha dihitung berdasarkan kontribusi laba bersih masing-masing entitas pada semester I 2026, komposisi kepemilikan entitas hasil merger diperkirakan terbagi menjadi 96,89% untuk pemegang saham BBCA dan 3,11% untuk pemegang saham Bank DBS Indonesia.

Informasi tersebut masih berupa rumor pasar dan bukan pengumuman resmi mengenai terlaksananya merger.

Laba Bersih ASII Tumbuh 35,7% QoQ pada Kuartal III 2026

PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan peningkatan kinerja keuangan secara kuartalan pada periode Juli–September 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp85,96 triliun, tumbuh 8,5% secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ) dan 6,4% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Laba bersih ASII pada kuartal III 2026 mencapai Rp9,07 triliun, meningkat 35,7% QoQ dan 1,2% YoY. Kenaikan kinerja secara kuartalan tersebut didorong oleh pemulihan volume penjualan serta peningkatan kontribusi segmen bisnis utama Astra sepanjang kuartal ketiga.

Secara kumulatif selama sembilan bulan pertama 2026 (9M26), ASII membukukan laba bersih Rp21,60 triliun, turun 11,7% YoY. Sementara itu, pendapatan konsolidasian tercatat sebesar Rp243,87 triliun, tumbuh 0,1% YoY.

Pasar merespons rilis kinerja keuangan kuartalan tersebut dengan kenaikan saham ASII sebesar 7,99% pada perdagangan 28 Oktober 2026.

Ringkasan Kinerja Keuangan ASII

Indikator3Q26Pertumbuhan QoQPertumbuhan YoY
PendapatanRp85,96 triliun+8,5%+6,4%
Laba bersihRp9,07 triliun+35,7%+1,2%
Indikator 9M26NilaiPertumbuhan YoY
Pendapatan konsolidasianRp243,87 triliun+0,1%
Laba bersihRp21,60 triliun-11,7%

Pantau Pergerakan Saham dan Trading di Ajaib Terminal

Pergerakan IHSG, arus dana asing, serta perkembangan kinerja keuangan emiten menjadi sejumlah informasi yang dapat dipantau investor dalam mengikuti dinamika pasar saham.

Gunakan Ajaib Terminal untuk memantau pergerakan harga saham Indonesia, melihat Running Trade, serta memanfaatkan fitur Broker Flow untuk mengamati aktivitas transaksi berdasarkan broker.

Pantau saham potensial dan mulai trading di Ajaib sesuai strategi dan profil risiko kamu.

Google Play StoreApple App Store

Sumber: Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI, Ajaib Terminal.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak mana pun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!