IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03%, BUVA Rights Issue Rp250 per Saham dengan Rasio 4:1
Ratih Mustikoningsih•August 3, 2026

Key Takeaways
- IHSG ditutup di 6.234, melemah 0,03% (-1,63 poin), dengan rentang perdagangan 6.212–6.273
- Investor asing net sell Rp758 miliar di pasar reguler (3/8)
- Sektor teknologi (-1,52%) dan energi (-0,76%) jadi pemberat utama
- BUVA menggelar rights issue senilai Rp1,53 triliun pada harga pelaksanaan Rp250/saham, rasio 4:1
IHSG Ditutup di Zona Merah, Asing Masih Net Sell
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,03% atau -1,63 poin ke level 6.234, setelah bergerak di rentang 6.212–6.212 hingga 6.273 sepanjang sesi perdagangan. Pelemahan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung tertekan, tercermin dari 572 saham yang bergerak negatif, berbanding 424 saham positif dan 317 saham stagnan.
Koreksi IHSG juga senada dengan aksi jual investor asing di pasar reguler yang mencatatkan outflow senilai Rp758 miliar pada 3 Agustus 2026.
Statistik perdagangan hari ini:
- Nilai transaksi: Rp14,38 triliun
- Volume transaksi: 387 juta lot
- Frekuensi transaksi: 2,33 juta kali
Sektor Teknologi dan Energi Jadi Pemberat
Dari sisi sektoral, sektor teknologi tercatat melemah 1,52% dan sektor energi terkoreksi 0,76%, menjadi salah satu penekan pergerakan indeks pada perdagangan hari ini.
Top Gainers & Losers LQ45
Top 5 Gainers:
| Saham | Perubahan |
|---|---|
| MAPI | +21,86% |
| NCKL | +4,47% |
| AMMN | +4,39% |
| TLKM | +4,18% |
| EXCL | +3,69% |
Top 5 Losers:
| Saham | Perubahan |
|---|---|
| INDY | -11,03% |
| CPIN | -3,96% |
| SCMA | -2,88% |
| ESSA | -2,34% |
| WIFI | -2,00% |
BUVA Gelar Rights Issue, Harga Pelaksanaan Rp250/Saham
Di tengah pelemahan IHSG, saham BUVA mengumumkan aksi korporasi rights issue dengan menerbitkan 6.154.263.660 saham baru, setara 20% dari jumlah saham disetor penuh perseroan. Rights issue ini ditawarkan pada harga pelaksanaan Rp250 per saham dengan rasio 4:1, dan cum date dijadwalkan pada 24 September 2026.
Apabila terdapat saham yang tidak terserap, porsi tersebut akan diambil oleh pembeli siaga yang terdiri dari PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Tata Tirta Datun, Bapak Hapsoro, dan Bapak Ferry Sudjono.
Dari aksi korporasi ini, BUVA menargetkan perolehan dana sebesar Rp1,53 triliun, dengan rincian alokasi sebagai berikut:
- 35,50% (Rp546,18 miliar) — pengembangan Uluwatu Estate dan Alila Ubud
- 37,08% (Rp570,49 miliar) — penyertaan modal anak usaha
- 27,15% (Rp417,80 miliar) — pelunasan utang
Pantau Aksi Korporasi Tanpa Ketinggalan Momentum
Di tengah pasar yang bergerak dinamis dan aksi korporasi seperti rights issue BUVA ini, penting bagi trader untuk tetap update dengan informasi terkini. Lewat Stock News AI di Ajaib Terminal, kamu bisa memantau berita dan pergerakan saham secara real-time, membantu kamu mengambil keputusan trading dengan lebih cepat dan terinformasi.
Dan supaya kamu nggak sampai kelewatan setiap aksi korporasi dari emiten, mulai dari rights issue, dividen, hingga stock split, fitur Corporate Action di Ajaib Terminal siap membantumu memantau semuanya dalam satu tempat.
Yuk, download Ajaib sekarang dan mulai trading dengan informasi pasar yang selalu up-to-date!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI (3/8), Ajaib Research
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!