BUMI Terbaru: Perubahan Kepemilikan dan Kinerja Keuangan Jadi Sorotan
Gloria•November 24, 2025

Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi perhatian pasar setelah adanya perubahan kepemilikan dari beberapa investor besar dan laporan kinerja keuangan terbaru. Pergerakan harga saham mencerminkan respons pasar terhadap dinamika korporasi, termasuk pembelian dan penjualan saham dalam jumlah besar oleh investor institusional.
Analisis BUMI Terbaru
Pada penutupan perdagangan terakhir, saham BUMI berada di level Rp220 per lembar atau turun sekitar 2,65% dibandingkan sesi sebelumnya. Dalam satu hari perdagangan, saham ini berfluktuasi pada rentang harga Rp218 hingga Rp226, dengan total volume mencapai lebih dari 38 juta lot dan nilai transaksi sekitar Rp844,2 miliar.
Perubahan kepemilikan signifikan terjadi setelah UBS Group AG membeli 2,92 miliar lembar saham BUMI pada 14 November 2025 dengan harga rata-rata Rp197,72. Transaksi tersebut setara dengan 0,78% kepemilikan dan bernilai sekitar Rp577,67 miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan UBS Group AG dalam BUMI meningkat menjadi 8,1% dari sebelumnya 7,32%.
Dalam waktu yang berdekatan, terdapat aksi korporasi lain dari pemegang saham lain. Chengdong Investment Corporation melepas 3,7 miliar lembar saham atau setara 1% kepemilikan dengan harga rata-rata Rp174. Setelah aksi ini, porsi kepemilikannya berkurang menjadi 7,99% dari sebelumnya 8,99%.
Dari sisi kinerja keuangan hingga kuartal ketiga 2025, BUMI mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11,91% menjadi USD1,03 miliar dari sebelumnya USD926,88 juta. Meskipun laba bruto dan laba usaha meningkat signifikan, laba bersih justru turun 76,06% menjadi USD25,39 juta. Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan pada profitabilitas di tengah peningkatan beban usaha dan kondisi pasar yang dinamis.
Secara neraca, aset perseroan turun menjadi USD3,94 miliar hingga September 2025 dari sebelumnya USD4,16 miliar pada akhir 2024. Liabilitas juga mengalami penurunan menjadi USD1,13 miliar, sementara ekuitas berada pada level USD2,81 miliar.
Dengan dinamika kepemilikan saham institusional serta perubahan fundamental yang terjadi, sentimen pasar terhadap saham BUMI menunjukkan adanya pergeseran minat investor institusi, yang berdampak pada volatilitas harga dalam jangka pendek.
Pantau Analisis Saham BUMI
Jika kamu mengikuti pergerakan saham sektor pertambangan dan energi, BUMI dapat menjadi salah satu saham yang perlu dipantau secara berkala dengan mempertimbangkan faktor fundamental, aksi korporasi, serta sentimen pasar terkini. Pantau analisis portofolio investasimu di Ajaib!
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!