Ajaib
Menu

Berita

SINI Hingga COCO Gelar Right Issue! Dana Rp4,9 Triliun Disiapkan untuk Akuisisi

SalsabillaJuly 14, 2026

Key Takeaways

  • PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menggelar right issue dengan target dana Rp3,6 triliun, di mana PT Petrosea Tbk (PTRO) bertindak sebagai standby buyer untuk mendukung rencana akuisisi.
  • PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) membidik dana Rp1,28 triliun yang sebagian besar akan digunakan untuk mengakuisisi PT Sari Murni Abadi.
  • Selain SINI dan COCO, terdapat lima emiten lain yang turut menggelar right issue sepanjang Juli 2026 dengan skema dan tujuan dana yang berbeda-beda

Right Issue Juli 2026

Sepanjang Juli 2026, sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat menggelar hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue. Setidaknya tujuh emiten melancarkan aksi korporasi ini dengan nilai penghimpunan dana yang bervariasi, mulai dari puluhan miliar hingga triliunan rupiah.

Dari ketujuh emiten tersebut, dua nama yang paling banyak menyita perhatian pelaku pasar adalah PT Singaraja Putra Tbk (SINI) dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO). Keduanya sama-sama menggunakan dana hasil right issue untuk akuisisi, sebuah tujuan yang berbeda dari mayoritas emiten lain yang lebih banyak mengarahkan dana untuk modal kerja atau memperkuat struktur permodalan.

SINI Gandeng PTRO, Bidik Dana Rp3,6 Triliun untuk Akuisisi dan Pelunasan Utang

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menjadwalkan periode HMETD pada 14-20 Juli 2026 dengan menerbitkan 721,5 juta saham baru pada harga Rp5.000 per saham dan rasio 2:3. Berikut rincian lengkapnya:

KeteranganDetail
Periode HMETD14-20 Juli 2026
Jumlah saham baru721,5 juta lembar
Harga pelaksanaanRp5.000/saham
Rasio2:3
Target danaRp3,6 triliun
Standby buyerPT Petrosea Tbk (PTRO)

Menariknya, standby buyer dalam aksi ini adalah PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten yang berafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu. Dari total dana yang ditargetkan, sekitar Rp1,51 triliun akan digunakan untuk mengakuisisi PT Kemilau Mulia Sakti dari PTRO, Rp900 miliar dialokasikan untuk pelunasan utang, sedangkan sisanya digunakan sebagai modal kerja perusahaan.

COCO Incar Rp1,28 Triliun, Fokus Akuisisi Sari Murni Abadi

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menawarkan 10,68 miliar saham baru dengan harga Rp120 per saham dan rasio 1:3 pada periode 14-21 Juli 2026. Berikut poin-poin utamanya:

  • Target dana: sekitar Rp1,28 triliun, salah satu yang cukup besar di antara aksi right issue bulan ini.
  • Standby buyer: Mahogany Global Investment, yang akan menyerap saham HMETD yang tidak terserap oleh pemegang saham publik.
  • Alokasi dana akuisisi: sekitar Rp1,17 triliun dari total dana digunakan untuk mengakuisisi PT Sari Murni Abadi, menandakan langkah ekspansi bisnis COCO ke arah anorganik.
  • Sisa dana: dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung operasional perusahaan pasca-akuisisi.

Langkah COCO ini menunjukkan pola serupa dengan SINI, yakni memanfaatkan right issue bukan sekadar untuk menambah modal kerja, melainkan sebagai instrumen pendanaan untuk memperluas lini bisnis melalui akuisisi perusahaan lain.

Emiten Lain Turut Ramaikan Aksi Right Issue Juli 2026

Selain SINI dan COCO, lima emiten lain juga tercatat menggelar right issue pada bulan yang sama. Berikut ringkasannya:

EmitenPeriode HMETDTarget DanaTujuan Utama
ELPIBelum terkonfirmasiHingga Rp739,34 miliarLikuiditas, capex, modal kerja
PEGE10-17 Juli 2026Belum terkonfirmasiPerkuat struktur permodalan
BNBR14-27 Juli 2026Rp4,76 triliunTurunkan DER dari ~536% ke ~211%
RMKO14-20 Juli 2026~Rp160 miliarBelum terkonfirmasi
PADI14-27 Juli 2026Rp113,07 miliarSeluruhnya modal kerja

Dari kelima emiten tersebut, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menjadi yang paling besar dengan target penghimpunan dana mencapai Rp4,76 triliun. Dana ini akan digunakan untuk menurunkan rasio utang terhadap ekuitas (DER), sedangkan RMKO dan PADI tidak memiliki standby buyer dalam aksi korporasinya masing-masing.

Apa yang Perlu Diperhatikan saat Musim Right Issue Berlangsung?

Musim right issue yang padat dalam satu bulan seperti ini membawa dinamika tersendiri bagi harga saham. Setelah pengumuman right issue, harga saham biasanya mengalami penyesuaian teoretis (theoretical ex-right price/TERP) karena jumlah saham beredar bertambah.

Bagi kamu yang aktif memantau pergerakan saham-saham emiten ini, memahami detail skema right issue, mulai dari periode pelaksanaan, harga, hingga tujuan dana bisa membantu kamu membaca konteks di balik pergerakan harga yang mungkin terjadi menjelang maupun setelah periode HMETD berlangsung.

Saatnya Cermati Peluang di Balik Aksi Korporasi

Ragam aksi right issue yang terjadi Juli 2026 ini menunjukkan bahwa pasar modal terus bergerak dinamis, dari upaya ekspansi lewat akuisisi hingga perbaikan struktur keuangan emiten. Bagi kamu, memahami detail setiap aksi korporasi menjadi bekal penting sebelum mengambil keputusan.

Kamu bisa memantau pergerakan saham-saham ini serta melakukan investasi saham secara praktis melalui aplikasi Ajaib. Dengan data dan fitur yang lengkap, kamu bisa memantau perkembangan emiten favoritmu kapan saja dan di mana saja. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber: IDX Channel, Investor.id

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!