Ajaib
Menu

Berita

Provident Indonesia Divestasi MBMA, Nilai Transaksi Capai Rp570 Miliar

SalsabillaJuly 13, 2026

Provident Indonesia Divestasi MBMA, Nilai Transaksi Capai Rp570 Miliar

Key Takeaways

  • Provident Indonesia, entitas terafiliasi dengan Presiden Komisaris MBMA Winato Kartono, melepas 11,94 juta lot saham MBMA pada 9 Juli 2026 senilai total Rp570,83 miliar.
  • Transaksi ini memangkas kepemilikan langsung Provident Indonesia di MBMA dari 2,04% menjadi 0,93%, hampir separuh dari porsi sebelumnya.
  • Meski kepemilikan langsungnya berkurang, Winato Kartono masih tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (UBO) MBMA lewat empat entitas lain.

Provident Indonesia Lepas Saham MBMA Senilai Rp570,83 Miliar

Provident Indonesia, yang merupakan pemegang saham terafiliasi dengan Presiden Komisaris PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), Winato Kartono, tercatat melakukan divestasi pada Kamis, 9 Juli 2026. Saham MBMA yang dilepas mencapai 11,94 juta lot atau setara 1,19 miliar saham, pada harga Rp478 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp570,83 miliar.

Pasca transaksi ini, kepemilikan saham Provident Indonesia di MBMA berkurang dari 2,04% menjadi 0,93%, hampir memangkas setengah dari porsi kepemilikan langsung yang sebelumnya dimiliki. Winato Kartono sendiri dikenal sebagai salah satu pendiri Provident Group dan telah menjabat sebagai Presiden Komisaris MBMA sejak 2023.

Kepemilikan Tidak Langsung Winato Kartono di MBMA

Meski telah memangkas setengah kepemilikan langsungnya, Winato Kartono masih mencatatkan kepemilikan tidak langsung di MBMA melalui empat entitas berikut:

  • PT Merdeka Energi Nusantara, menguasai 50,04% saham MBMA, porsi terbesar di antara keempat entitas ini.
  • PT Alam Permai, dengan kepemilikan 5,46%.
  • PT Suwarna Arta Mandiri, sebesar 1,96%.
  • PT Prima Puncak Mulia, dengan porsi 2,72%.

Kombinasi kepemilikan tidak langsung lewat keempat entitas ini membuat Winato Kartono tetap terdaftar sebagai salah satu pemilik manfaat akhir (UBO) dari kepemilikan saham MBMA, bersama pendiri Grup Saratoga, Edwin Soeryadjaya. Dengan kata lain, meski porsi kepemilikan pribadinya di MBMA menyusut, pengaruhnya terhadap struktur pengendalian perusahaan secara keseluruhan masih terjaga lewat jaringan entitas afiliasi tersebut.

Pantau Pergerakan Saham Lebih Mudah di Ajaib

Pantau pergerakan harga saham secara real-time lebih mudah di Ajaib, coba trading saham di Ajaib Terminal dan manfaatkan berbagai fitur tersedia seperti broker summary hingga done details untuk maksimalkan strategi trading-mu. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber: Keterbukaan Informasi BEI, IDN Financials

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!