HYPE Melonjak 24% ke US$97, Dekati Rekor Tertinggi Usai Kesepakatan ICE
Panji Yudha•October 30, 2026

Key Takeaways
- Hyperliquid (HYPE) melonjak hampir 24% dalam dua hari hingga mencapai US$97,07 pada Jumat (30/10/2026), mendekati rekor tertingginya di US$97,96.
- ICE bekerja sama dengan Trade[XYZ] untuk menghadirkan pasar perpetual berbasis Hyperliquid di Amerika Serikat melalui infrastruktur HIP-3.
- Volume perdagangan mingguan Hyperliquid mencapai US$40,7 miliar dengan open interest di atas US$9,57 miliar. Sekitar 49,87 juta HYPE telah dibakar.
- Risiko jangka pendek mencakup unlock 180.000 HYPE pada 6 November dan arus masuk 694.300 HYPE senilai sekitar US$53 juta ke Coinbase.
- Katalis berikutnya meliputi peluncuran Elysium pada 9 November serta perkembangan persetujuan regulator AS untuk ekspansi pasar perpetual.
Kesepakatan ICE Jadi Sorotan di Balik Reli HYPE
Hyperliquid (HYPE) melonjak hampir 24% dalam dua hari hingga menyentuh US$97,07 pada Jumat (30/10/2026), mendekati rekor tertingginya di US$97,96. Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian institusional terhadap ekosistem Hyperliquid, termasuk rencana kerja sama Intercontinental Exchange (ICE), induk New York Stock Exchange, dengan Trade[XYZ].
Di sisi lain, aktivitas perdagangan yang tinggi dan mekanisme tokenomics turut menjadi perhatian, sementara risiko unlock token berpotensi memengaruhi pergerakan HYPE berikutnya.
Reli HYPE Berlawanan dengan Pelemahan Pasar Kripto
Dalam dua hari perdagangan, HYPE bergerak dari sekitar US$78,30 pada Kamis (29/10/2026) hingga mencapai puncak US$97,07 pada Jumat (30/10/2026) pagi. Setelah mendekati rekor tertingginya di US$97,96, harga terkoreksi ke sekitar US$92,20 pada pukul 10.36 WIB.
Kinerja tersebut cukup kontras dengan kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Pada periode yang sama, Bitcoin turun ke sekitar US$77.000, sementara likuidasi pasar menembus US$1 miliar. Binance juga menghentikan sementara penarikan dana di tengah dugaan peretasan.
Tekanan pasar turut dipengaruhi oleh sikap hawkish Federal Reserve yang menekan selera risiko pelaku pasar. Meski demikian, HYPE mampu bergerak berlawanan dengan tren pasar, seiring perhatian yang meningkat terhadap perkembangan ekosistem Hyperliquid.
ICE Gandeng Trade[XYZ], HIP-3 Jadi Kunci Ekspansi Hyperliquid
Dalam rencana ekspansi tersebut, Hyperliquid akan menyediakan infrastruktur teknologi melalui standar HIP-3, sedangkan ICE bertanggung jawab menjalankan bursa teregulasi dan layanan kliring. CEO ICE Jeffrey Sprecher menyebut inisiatif ini sebagai pelengkap pasar futures yang sudah tersedia, bukan sebagai penggantinya.
Namun, rencana tersebut masih membutuhkan persetujuan regulator dan belum memiliki jadwal peluncuran resmi.
HIP-3 menjadi bagian penting dalam kerja sama ini karena memungkinkan pihak ketiga membangun pasar perpetual sendiri menggunakan infrastruktur Hyperliquid. Untuk menjadi deployer, pihak terkait diwajibkan melakukan staking HYPE dalam jumlah besar.
Dengan demikian, semakin banyak pihak yang memanfaatkan HIP-3, semakin besar pula potensi permintaan HYPE yang terkunci melalui staking.
Minat institusional terhadap ekosistem Hyperliquid juga terlihat dari keterlibatan sejumlah nama besar. Investor legendaris Stanley Druckenmiller dilaporkan mendukung venture berbasis Hyperliquid melalui investasi tidak langsung sekitar US$23 juta.
Selain itu, Payward, perusahaan induk Kraken, dipersiapkan menjadi deployer HIP-3 pertama yang diregulasi Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Crypto.com juga memasukkan HYPE ke dalam enam aset perdana pada layanan perpetual teregulasinya di Amerika Serikat.
Volume Perdagangan dan Buyback Perkuat Fundamental Hyperliquid
Selain perkembangan institusional, aktivitas perdagangan menjadi salah satu indikator yang menunjukkan pertumbuhan ekosistem Hyperliquid.
Volume perdagangan mingguan protokol tersebut mencapai US$40,7 miliar, dengan open interest melampaui US$9,57 miliar. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan gabungan volume perdagangan Aster dan Lighter.
Dari sisi tokenomics, sekitar 99% biaya protokol dialokasikan untuk mekanisme buyback dan burn. Hingga saat ini, sekitar 49,87 juta HYPE atau setara 5% dari suplai maksimum telah dibakar.
Mekanisme buyback dan burn tersebut menjadi salah satu aspek fundamental yang diperhatikan pasar karena berkontribusi terhadap pengurangan suplai HYPE.
Unlock Token dan Posisi Short US$54,6 Juta Jadi Risiko HYPE
Di tengah momentum kenaikan harga, HYPE masih menghadapi sejumlah risiko yang dapat memengaruhi volatilitas dalam jangka pendek.
Sebanyak 180.000 HYPE hasil unlock tim dijadwalkan didistribusikan pada 6 November 2026. Selain itu, sekitar 694.300 HYPE senilai kurang lebih US$53 juta tercatat mengalir ke Coinbase dalam empat hari terakhir. Arus masuk tersebut menjadi salah satu perkembangan yang perlu diperhatikan untuk memantau potensi tekanan jual.
Di sisi lain, terdapat posisi short dalam jumlah besar di pasar Hyperliquid. Menurut Lookonchain, per 24 Oktober, alamat dengan posisi short on-chain terbesar memegang sekitar 715.334 HYPE senilai US$54,6 juta.
Jika harga terus meningkat, pemegang posisi tersebut berpotensi menghadapi tekanan untuk menutup posisi short. Kondisi ini dapat memicu short squeeze, yaitu situasi ketika penutupan posisi short meningkatkan tekanan beli dan mendorong harga bergerak lebih tinggi.
Risiko lainnya berasal dari dugaan praktik spoofing pada pasar perpetual minyak Hyperliquid pada Maret lalu. Bloomberg melaporkan dugaan tersebut, meskipun niat manipulasi pasar belum terbukti.
Unlock HYPE dan Peluncuran Elysium Jadi Katalis November
Sejumlah agenda pada November akan menjadi perhatian trader dalam memantau perkembangan Hyperliquid.
Pada 6 November 2026, distribusi 180.000 HYPE hasil unlock tim dijadwalkan berlangsung. Pasar akan mencermati potensi dampaknya terhadap pasokan token dan kemungkinan tekanan jual setelah distribusi.
Selanjutnya, perdagangan Elysium dijadwalkan meluncur di aplikasi Pump.fun pada 9 November 2026. Elysium merupakan layer-2 yang menggunakan HYPE sebagai biaya gas.
Selain kedua agenda tersebut, pasar juga menantikan perkembangan persetujuan regulator Amerika Serikat terhadap rencana kerja sama ICE–Trade[XYZ] serta Payward–Bitnomial.
Perkembangan Hyperliquid dan meningkatnya minat institusional menunjukkan dinamika pasar kripto yang perlu terus dicermati. Pantau pergerakan harga dan peluang dari berbagai aset digital agar tidak tertinggal dari perkembangan pasar.
Download aplikasi Ajaib sekarang untuk mulai trading berbagai aset kripto melalui Ajaib Kripto, sekaligus jelajahi tokenized stock untuk mendapatkan eksposur terhadap saham global dalam satu aplikasi.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!