Grayscale: Midterm Election AS Tak Goyahkan Prospek Bitcoin
Panji Yudha•November 2, 2026

Key Takeaways
- Grayscale menilai hasil Midterm Election AS pada 3 November 2026 hanya berdampak terbatas terhadap industri kripto.
- Secara historis, Bitcoin selalu mencatat koreksi pada tiga tahun Midterm Election terakhir, yakni 2014, 2018, dan 2022.
- Bitcoin justru mencatat kenaikan signifikan setahun setelah Midterm Election, masing-masing sebesar 34,47% pada 2015, 92,20% pada 2019, dan 155,4% pada 2023.
- Bitcoin menutup Oktober 2026 dengan koreksi 7,32% dan mencatat penurunan 10,41% secara year-to-date (YTD), sementara ETF spot Bitcoin mengalami net outflow US$515 juta.
- Volatilitas pasar kripto berpotensi meningkat menjelang Midterm Election AS dan rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) pada 6 November 2026.
Grayscale Ungkap Dampak Pemilu AS terhadap Kripto
Amerika Serikat akan menggelar Pemilu Paruh Waktu atau Midterm Election pada Selasa (3/11/2026) untuk menentukan penguasaan DPR dan Senat. Menjelang pemilu tersebut, manajer aset kripto Grayscale menilai hasil pemilu hanya akan berdampak terbatas terhadap industri kripto. Prospek pertumbuhan jangka panjang Bitcoin dinilai tetap terjaga, siapa pun partai yang memenangkan pemilu.
Dalam laporan tertanggal 28 Oktober 2026, Grayscale mencatat bahwa pasar prediksi mengunggulkan Partai Demokrat untuk merebut kendali DPR dan Senat, sekaligus mengakhiri dominasi Partai Republik di Kongres. Meski demikian, perubahan komposisi politik tersebut dinilai tidak akan mengganggu pertumbuhan industri kripto secara material.
Grayscale mengidentifikasi tiga faktor utama yang mendukung ketahanan industri kripto, yaitu dukungan lintas partai, peningkatan adopsi global, dan integrasi institusi yang semakin dalam.
Pertama, dukungan terhadap kripto datang dari kedua partai politik. Riset Pew Research dan The Harris Poll menunjukkan tingkat kepemilikan serta penggunaan kripto relatif setara antara pemilih Republik dan Demokrat. Pengesahan GENIUS Act secara bipartisan juga menjadi bukti dukungan tersebut.
Kedua, adopsi kripto telah berkembang secara global. AS diperkirakan hanya menyumbang 15-20% dari total aktivitas kripto dunia. Di luar AS, sejumlah regulator juga terus mengembangkan kerangka regulasi yang mendukung inovasi blockchain.
Ketiga, integrasi institusi dalam ekosistem kripto semakin dalam. Visa, Mastercard, Fiserv, dan Stripe memperluas infrastruktur stablecoin, sementara BlackRock, Franklin Templeton, dan JPMorgan Chase terus mendorong tokenisasi aset.
Grayscale juga menilai peningkatan utang pemerintah AS berpotensi memperkuat permintaan terhadap aset penyimpan nilai alternatif seperti Bitcoin, terlepas dari partai yang menguasai Kongres.
Perkembangan industri kripto membuka peluang pada berbagai aset di luar Bitcoin. Manfaatkan fitur XTRA FAST di Ajaib Kripto untuk trading lebih dari 741 altcoin dan tokenized stock, serta pantau peluang dari pergerakan pasar.
Pola Historis Bitcoin Saat Tahun Midterm Election
Selain dampak politik, Grayscale menyoroti pola pergerakan Bitcoin selama tahun Midterm Election yang menunjukkan kecenderungan menarik.
Dalam tiga periode Midterm Election terakhir, Bitcoin selalu mencatat kinerja tahunan negatif. Pada 2014, BTC terkoreksi 57,53%, kemudian turun 73,56% pada 2018 dan kembali melemah 64,27% pada 2022.
Menariknya, dua dari tiga periode tersebut juga bertepatan dengan terbentuknya titik dasar atau bottom pasar bearish Bitcoin. Pada Desember 2018, harga BTC mencapai kisaran US$3.200. Sementara itu, pada November 2022, Bitcoin menyentuh kisaran US$15.500 di tengah runtuhnya FTX.
Namun, pergerakan Bitcoin justru berbalik positif setahun setelah setiap periode Midterm Election tersebut. BTC mencatat kenaikan 34,47% pada 2015, melonjak 92,20% pada 2019, dan meroket 155,4% pada 2023.
Meski pola tersebut terlihat konsisten, Grayscale mengingatkan bahwa pergerakan Bitcoin juga bertepatan dengan siklus empat tahunan yang dipengaruhi peristiwa halving. Dengan demikian, kenaikan harga setelah Midterm Election tidak sepenuhnya dapat dikaitkan dengan hasil pemilu.
Bitcoin Tertekan, ETF Spot Catat Outflow US$515 Juta
Pada 2026, pola historis tersebut kembali terlihat. Bitcoin menutup Oktober dengan koreksi 7,32% dan masih mencatat penurunan 10,41% secara year-to-date (YTD).
Tekanan terhadap pasar juga terlihat dari aktivitas investor institusi. ETF spot Bitcoin mencatat net outflow sebesar US$515 juta sepanjang Oktober 2026. Arus dana keluar bulanan ini menjadi yang pertama sejak Juni 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih menghadapi tekanan menjelang Midterm Election AS. Namun, berdasarkan analisis historis Grayscale, koreksi pada tahun pemilu paruh waktu belum tentu mencerminkan prospek jangka panjang Bitcoin.
Volatilitas Bitcoin Berpotensi Meningkat pada November
Dalam jangka pendek, pelaku pasar perlu mencermati potensi peningkatan volatilitas menjelang sejumlah agenda penting di AS.
Selain Midterm Election pada Selasa (3/11/2026), pasar juga menantikan rilis data tenaga kerja AS Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat (6/11/2026). Data tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.
Sementara itu, kinerja Bitcoin pada November selama tahun Midterm Election sebelumnya menunjukkan pergerakan yang beragam. Pada November 2014, Bitcoin mencatat kenaikan 11,74%. Sebaliknya, BTC mengalami koreksi 36,41% pada November 2018 dan turun 16,23% pada November 2022.
Untuk November 2026, Bitcoin sejauh ini telah membuka bulan dengan kenaikan 1,25%. Meski demikian, pergerakan selanjutnya masih perlu dicermati seiring berlangsungnya agenda politik dan ekonomi AS.
Di tengah dinamika pasar dan berbagai sentimen yang memengaruhi pergerakan Bitcoin maupun aset kripto lainnya, penting bagi investor dan trader untuk terus mengikuti perkembangan pasar. Download Ajaib Kripto sekarang dan pantau pergerakan harga berbagai aset kripto agar tidak melewatkan peluang trading berikutnya.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!