Resmi Raih Izin Final OCC, Ripple Siap Kelola Cadangan RLUSD Skala Federal
Panji Yudha•October 28, 2026

Key Takeaways
- Ripple memperoleh persetujuan final OCC untuk mendirikan Ripple National Trust Bank (RNTB).
- Persetujuan tersebut memungkinkan Ripple mengelola cadangan RLUSD, bertindak sebagai collateral trustee dan menyediakan layanan kustodi aset digital.
- BNY menambahkan layanan kustodi XRP dan RLUSD serta berencana mendukung penerbitan dan penukaran RLUSD.
- Robinhood akan memanfaatkan RLUSD untuk penyelesaian transaksi institusional di Bitstamp dan pengelolaan kas melalui Ripple Treasury.
Ripple Raih Persetujuan Final OCC untuk Bank Trust Nasional
Ripple (XRP) resmi memperoleh persetujuan final dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk mendirikan Ripple National Trust Bank (RNTB). Pengumuman pada Senin (26/10/2026) waktu AS tersebut menuntaskan proses perizinan yang dimulai setelah Ripple menerima persetujuan bersyarat pada Desember 2025.
Dengan status bank trust nasional, Ripple berwenang mengelola cadangan yang menopang RLUSD, bertindak sebagai collateral trustee bagi pemegang RLUSD, serta menyediakan layanan kustodi aset digital.
Meski demikian, penerbitan RLUSD tetap dilakukan oleh Standard Custody & Trust Company, entitas Ripple yang berada di bawah pengawasan Departemen Layanan Keuangan New York (NYDFS).
CEO Ripple Brad Garlinghouse menyambut persetujuan tersebut sebagai langkah yang memperkuat hubungan antara industri kripto dan perbankan.
“Kami selalu mengatakan kripto dan perbankan bekerja lebih baik bersama. Inilah wujudnya: inovasi nyata, akuntabilitas nyata, dan pengawasan federal,” ujar Garlinghouse melalui akun X miliknya.
Ripple Jadi Perusahaan Kripto Kedua yang Kantongi Persetujuan Final OCC
Keberhasilan ini menempatkan Ripple sebagai perusahaan kripto kedua yang meraih persetujuan final dari OCC, mengekor langkah Circle selaku penerbit USDC yang telah memperoleh izin serupa pada Juli lalu.
Di sisi lain, sejumlah pemain industri lainnya masih berada dalam tahap persetujuan bersyarat, seperti Coinbase yang mendapat lampu hijau awal pada April, serta Crypto.com dan Bridge milik Stripe yang mengantonginya pada Februari.
Secara operasional, bank trust nasional merupakan lembaga berizin federal yang berfokus pada penyimpangan dan pengelolaan aset atas nama nasabah. Berdasarkan penjelasan OCC, struktur ini memiliki perbedaan mendasar dengan bank komersial pada umumnya, di mana sebagian besar bank trust nasional tidak menghimpun simpanan, tidak menyalurkan kredit, serta tidak dijamin oleh Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC).
Ripple Swell 2026 Hadirkan Kemitraan Baru di Sektor Aset Digital
Setelah pengumuman persetujuan OCC, Ripple mengumumkan sejumlah kemitraan pada hari pertama Ripple Swell 2026 di New York, Selasa (27/10/2026).
Bank of New York Mellon (BNY) menambahkan layanan kustodi XRP dan RLUSD ke platform Digital Asset Custody miliknya. BNY juga berencana memungkinkan nasabah mencetak (mint) dan menukarkan (redeem) RLUSD secara langsung melalui bank.
Selain itu, Ripple, BNY, dan perusahaan pembiayaan modal kerja C2FO tengah menguji skema pembiayaan invoice tertokenisasi di jaringan XRP Ledger. Transaksi pertama C2FO ditargetkan rampung sebelum akhir 2026. Namun, jadwal peluncuran layanan kustodi BNY dan produk trade finance tersebut belum diumumkan.
Di sisi lain, Robinhood akan memanfaatkan RLUSD di XRP Ledger untuk penyelesaian transaksi (settlement) institusional di Bitstamp. Perusahaan tersebut juga akan menggunakan Ripple Treasury untuk pengelolaan kas internalnya.
RLUSD, yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$2,57 miliar, telah tersedia di Robinhood Chain dan Bitstamp. Stablecoin tersebut juga dijadwalkan hadir di aplikasi Robinhood pada akhir 2026.
Dengan perkembangan tersebut, pelaku pasar kini mencermati pengumuman lanjutan dari Ripple Swell 2026, yang berlangsung hingga Kamis (29/10/2026).
Pantau Perkembangan Ripple dan Mulai Trading di Ajaib Kripto
Perkembangan Ripple dan RLUSD menunjukkan dinamika industri kripto yang terus bergerak. Jangan lewatkan perubahan pasar dan peluang yang muncul. Download aplikasi Ajaib untuk mulai trading berbagai aset kripto di Ajaib Kripto, serta jelajahi tokenized stock untuk mendapatkan eksposur terhadap saham global dalam satu aplikasi.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!