Investor Pemula

8 Hal yang Baik Dilakukan Sebelum Membeli Saham Untuk Pemula

membeli saham untuk pemula

Ajaib.co.id – Bagi pemula, investasi saham sangat mengasyikkan sekaligus mengintimidasi. Kok bisa? Karena banyak hal yang harus dilakukan. Tenang, kami membuat tujuh usaha sebelum membeli saham untuk pemula.

Saham adalah instrumen investasi yang cocok untuk menggandakan aset jangka panjang. Imbal hasil yang diberikan pun sangat menjanjikan. Meski demikian risikonya pun tinggi. Namun investasi saham tetap banyak investor yang memilihnya. Mereka rela menggelontorkan dana ratusan juta demi memiliki saham di sebuah emiten.

Apakah Investasi Saham Khusus untuk Investor Berpengalaman?

Tidak. Investasi saham buat siapapun. Baik investor pemula bermodal tebal hingga modal ratusan ribu sekalipun. Dengan berinvestasi, kita berpartisipasi membangun ekonomi negara tercinta. Karena peningkatan investasi akan menaikkan Gross Domestic Product (GDP atau Produk Domestik Bruto (PDB)), Setneg.go.id (02/08/2019).

Perlu dicatat, sebelum menanamkan modalnya, investor pemula harus melakukan usaha-usaha agar rencana investasimu menelurkan hasil. Berikut ini usaha yang harus dilakukan sebelum membeli saham untuk pemula:

Memilih Perusahaan Sekuritas

Mengawali investasi saham, kamu harus membuat rekening efek melalui perusahaan sekuritas. Sehingga pilih perusahaan sekuritas terpercaya dengan ciri ia telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Cek daftarnya di situs OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Cari tahu pula reputasi perusahaan melalui teman yang terlebih dahulu menjadi nasabah. Memperbarui pula berita apakah perusahaan pernah terlibat kasus hukum atau tidak. Cek ke perusahaan, apakah mereka menerapkan tanda tangan elektronik Know Your Customer (KYC) untuk memudahkan nasabah.

Selanjutnya, buat rekening efek dan isi formulir berdasarkan data dirimu. Mintalah informasi kepada pihak perusahaan soal setoran awal, biaya transaksi (beli dan jual), pajak, dan fasilitas lain jika ada. Mengenai setoran awal, masing-masing perusahaan sekuritas memiliki kebijakan berbeda.

Meluangkan Waktu

Usaha berikutnya adalah meluangkan waktu untuk belajar investasi saham. Kamu bisa bertanya kepada pihak sekuritas atau teman yang sudah berinvestasi, mengikuti workshop mengenai investasi saham, atau bergabung dalam komunitas investor.

Praktik dengan simulasi trading atau aplikasi gim menjadi alternatif belajar investasi saham. Gunakan aplikasi Nabung Saham Go, Stockbit, RTI Business, dan lainnya. Tak ada salahnya buat mengikuti tip dan kiat investasi saham di media sosial maupun forum.

Mempelajari Analisis Fundamental dan Teknikal

Membeli saham untuk pemula awalnya cukup rumit. Namun usaha ini harus dilakukan, yaitu mempelajari analisis fundamental dan teknikal. Apalagi jika ingin investasi jangka panjang, analisis fundamental harus diutamakan terlebih dahulu.

Mempelajari analisis fundamental seperti meneliti kondisi perusahaan. Caranya kamu bisa mendapatkan laporan perusahaan di situs BEI. Perusahaan yang terdaftar di lantai bursa pasti memberikan laporan keuangan kepada BEI. Selain itu, galilah informasi tentang manajemen dalam mengembangkan perusahaan, aksi korporasi, potensi bisnis untuk tahun-tahun berikutnya, sampai progres sektor industri perusahaan.

Sedangkan analisis teknikal untuk mengetahui data historis pergerakan saham dan volume. Analisis ini untuk memprediksi saham sedang tren naik (uptrend) atau turun (downtrend). Pada umumnya, investor yang menggunakan analisis ini untuk investasi jangka pendek.

Saham Berkapitalisasi Besar

Salah satu hal yang dihindari dari investasi saham adalah membeli saham gorengan atau saham hasil manipulasi pihak tertentu. Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa membeli saham berkapitalisasi besar atau big capitalization atau big cap. Saham big cap memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menurut laporan CNBCIndonesia (20/01/2020), saham big cap yang nilainya lebih dari Rp100 triliun per sahamnya antara lain PT Bank Central Asia (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), dan PT Gudang Garam (GGRM).

Investasi Sesuai Kemampuan

Jika ingin beli saham big cap, tetapi dana minim, sebaiknya beli yang sesuai kemampuan dengan fundamental bagus. Selain itu, membeli saham untuk pemula juga bisa diawali dengan saham lini kedua, tetapi fundamentalnya cukup baik. Intinya, beli saham sesuai bujetmu. Dengan demikian, kamu bisa belajar sekaligus memahami perdagangan saham.

Mengikuti Situasi Ekonomi dan Politik

Sebagai investor, kamu harus usaha untuk mengikuti situasi ekonomi dan politik dalam serta luar negeri. Di dalam negeri, kondisi politik berdampak pada ekonomi. Sedangkan kondisi politik atau ekonomi global berimbas ke Indonesia. Kamu bisa mengikuti situasi ekonomi dan politik melalui media terpercaya serta membaca berita pasar modal di aplikasi saham.

Memperdalam Investasi Saham

Jika ingin lebih memahami pasar modal, perdalamlah ilmu saham dari para ahli. Baca buku Warren Buffet, Ellen May, serta Ryan Filbert. Jika kamu ingin investasi ditemani sang ahli, Ryan Filbert misalnya, kunjungi laman Ajaib. Ajaib merupakan platform reksa dana yang menawarkan pendampingan investasi mulai Rp400,000. Sedangkan investasi reksa dana reguler mulai Rp100,000.

Menghitung PER Rendah

Usaha yang harus dilakukan sebelum membeli saham untuk pemula adalah menghitung Price to Earning Ratio (PER). PER merupakan cara menghitung harga saham dibandingkan dengan keuntungan perusahaan tahunan.

Saham dengan PER rendah memberikan laba per saham tinggi dibandingkan dengan harga sahamnya. Namun saham dengan PER tinggi bukan berarti harganya tidak bisa naik lagi. Meski demikian tak ada patokan tentang besar atau kecilnya PER. Jika kamu ingin membandingkan nilai PER, pilih dua atau tiga emiten dari sektor yang sama.

Menghitung PER adalah Harga Pasar per Saham : Penghasilan per Saham

Membeli saham untuk pemula memang agak rumit. Namun usaha yang harus dilakukan di atas sepadan dengan keuntungan yang akan diterima, kok. Saatnya, investasi sekarang. Jangan ditunda, ya.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang. 

Artikel Terkait