Emas, Investasi, Milenial, Perencanaan Keuangan

5 Tips Berhemat untuk Bertahan di Tanggal Tua

tips-berhemat-di-tanggal-tua

Merasa gaji tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan kamu? Bisa jadi bukan karena nominal, tapi kamu tidak menjalani tips berhemat yang benar. Pasalnya, seberapapun gajimu, kalau kamu tidak memiliki kontrol untuk berhemat percuma saja.

Kalangan professional pasti familiar dengan istilah Living paycheck to paycheck. Ungkapan dalam bahasa Inggris tersebut sendiri memiliki arti kurang lebih seperti berikut, ketidakmampuan untuk menyisihkan uang dari gaji di bulan sebelumnya sampai datang gaji di bulan berikutnya. Hal tersebut terjadi secara terus menerus sehingga seseorang tidak memiliki simpanan yang cukup untuk masa depannya dan untuk berbagai keadaan darurat karena tidak memiliki pola hidup hemat.

Menurut survei yang dilakukan oleh CareerBuilder.com di pertengahan 2017 kemarin, 8 dari 10 pekerja di Amerika Serikat (atau sekitar 78%) hanya mengandalkan gaji untuk bertahan hidup. Kebanyakan dari mereka sedikit atau hampir tidak memiliki tabungan.

Bukan hanya mengandalkan investasi, banyak cara lain yang bisa ditempuh agar bisa bertahan hidup di akhir bulan. Jika kamu masih kesulitan menyisakan gajimu di akhir bulan, simak cara mengurus keuangan dengan cerdas berikut ini.

Rencanakan Anggaran Keuangan Sebulan ke Depan

Luangkan waktu sejenak untuk duduk sembari mencatat barang-barang dan aktivitas yang akan kamu beli dan lakukan dalam 30 hari ke depan. Perkirakan, hitung dan analisis jumlah dari setiap item tersebut. Apakah sesuai dengan pemasukan kamu, lebih kecil, atau bahkan melebihi pendapatan kamu selama sebulan?

Cobalah menyusun ulang seluruh anggaran kuangan kamu, dan terapkan berbagai macam kebijakan di dalamnya dengan tujuan untuk menghentikan pemborosan uang. Meski dilihat mudah, hal ini membutuhkan perhitungan dan pertimbangan yang cermat dalam menyusun anggaran yang tepat. Susun anggaran tersebut secara masuk akal dan jangan masukkan sejumlah penghematan yang mustahil kamu lakukan.

Setelah menyusun anggaran, kamu bisa menerapkannya dalam keseharian kamu. Buatlah hal ini menjadi mudah dan menyenangkan untuk dilakukan, kamu bisa memberi diri kamu sendiri sebuah reward atas pencapaian yang kamu lakukan pada anggaran tersebut, ini akan membuat kamu lebih bersemangat dalam melakukan penghematan.

Lakukan Analisa

Ketika kamu memiliki kebiasaan untuk membeli barang yang berlebihan, ada baiknya kamu melakukan analisa kecil terhadap hal tersebut. Karena tidak semua kegiatan belanja itu buruk, namun ada yang perlu dipikirkan adalah poin mana dari kegiatan tersebut yang membuat kamu bahagia, apakah saat berjalan-jalan di mal saja atau pada saat mengenakan pakaian yang baru dibeli.

Dengan mengetahui hal terebut, kamu bisa lebih mudah untuk memperkecil lingkup kebiasaan belanja. Munglin saja kamu hanya butuh jalan dan menikmati secangkir kopi sepulang kantor, maka artinya kamu tidak perlu membawa kartu kredit atau ATM yang justru bisa memicu kamu untuk berbelanja, terutama bagi kamu yang tidak dapat menahan diri untuk melakukannya.

Ubah Kebiasaan Lama

Banyak orang yang tidak bisa hidup hemat karena lifestyle yang berlebih. Untuk itu, cobalah untuk mengubah gaya hidup kamu menjadi lebih hemat dan tidak boros. Misalnya, cara untuk menghemat salah satunya adalah jika setiap pagi kamu harus meminum kopi di sebuah coffee shop, kamu bisa mulai dengan membuat kopi sendiri. Hal ini akan membantu kamu berhemat ratusan ribu bahkan hingga jutaan.

Setelah mengubah kebiasaan lama tersebut, cobalah mulai bembelanjakan uang kamu untuk kebutuhan sehari-hari saja seperti belanja bulanan, membayar rumah, dan sebagainya. Selanjutnya, uang yang kamu miliki bisa digunakan untuk menabung.

Status Sosial Bukan Segalanya

Mendapat pengakuan dari rekan dan keluarga memang membanggakan rasanya. Foto-foto perjalanan ke Hong Kong kemarin mendapat ratusan likes di akun media sosial kamu. Kolom komentar pun banjir pujian dan pernyataan iri dari teman sepermainan. Telepon pintar keluaran terbaru akhirnya ada dalam genggaman tangan. Namun, semua itu buyar ketika kamu diteror oleh pemilik kosan atau apartemen karena belum membayar uang sewa bulan ini.

Tidak perlu segan dan gengsi jika kamu melihat promo makanan dan tempat wisata di halaman media sosial kamu. Manfaatkan program tersebut untuk menghemat pengeluaranmu selama sebulan. Selain itu, banyak dari e-commerce atau toko elektronik yang menyelenggarakan diskon belanja atau membagi-bagikan kode promo untuk barang-barang tertentu.

Investasikan Uang Kamu

Tidak hanya dengan tabungan konvensional di bank, macam-macam pilihan produk investasi banyak tersedia belakangan ini. Reksadana dan saham menjadi ragam investasi favorit banyak kalangan. Kemudahan untuk bertransaksi reksadana atau di pasar saham juga didukung oleh semakin berkembangnya layanan berbasis Internet.

Mendulang untung dari investasi emas juga belakangan mulai mendapat perhatian dari banyak kalangan. Walaupun harga emas memang fluktuatif, namun kenyataannya harga jatuhnya emas tidak terlalu menukik; trennya selalu naik setiap tahunnya. Sedangkan investasi uang asing, misalnya dollar, sangat beresiko karena nilainya dipengaruhi oleh inflasi. Perlu diingat, kamu harus berhati-hati dalam melakukan investasi emas karena semakin berjamurnya gerai-gerai fiktif.

Selalu utamakan kebutuhan primer sehari-harimu. Jangan lupa untuk selalu menyisihkan sebagian besar porsi gaji kamu untuk berinvestasi. Selain investasi yang telah disebutkan di atas, kamu juga bisa memulai investasi reksa dana. Dengan memulai reksa dana, kamu bisa menghabiskan banyak uang secara lebih efektif. Kamu juga bisa mendapatkan keuntungan terbaik untuk masa depan. Misalnya, untuk membeli rumah, dana pensiun, dana darurat, pendidikan anak, dan masih banyak lagi.

Jadi sebagai anak muda generasi milenial, cobalah untuk lebih bijak dalam menghemat uang dengan mulai berinvestasi. Ajaib merupakan salah satu platform reksa dana yang mempermudah kamu dalam menyimpan uang kapan dan di mana saja secara online. Yuk mulai investasi sekarang di Ajaib!

Bacaan menarik lainnya:

World Bank/International Finance Corporation (2013). Doing business (2013): Smarter regulations for small and medium-size enterprises. 10th Edition. IBRD: Washington, DC


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait