Tahapan Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Tahapan Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak
Tahapan Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

Mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak sangatlah penting agar anak bisa menjadi mausia yang dewasa, cerdas, dan berkualitas. Orang tua memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan anak, tidak hanya mendampingi, namun juga membekalinya dengan berbagai pengetahuan, dan nilai-nilai kehidupan. 

Satu hal yang tidak kalah penting adalah saat orang tua juga bertanggung jawab untuk memberikan nutrisi terbaik bagi anak. Hal ini akan mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangannya. 

Lalu, apa yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan? Pertumbuhan merupakan pertambahan ukuran anak yang mencakup pertambahan berat badan, panjang atau tinggi badan serta lingkar kepala. Sedangkan perkembangan meliputi pertambahan kemampuan anak baik dari segi motorik, kognitif, bahasa, sosial dan emosional.

Optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak sangatlah penting untuk masa depan, itulah sebabnya, optimalisasi harus dilakukan sedini mungkin, misalnya sejak bayi atau sejak dalam masa kandungan hingga dua tahun pertama kehidupan. Selanjutnya, optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak dilanjutnya pada fase remaja hingga dewasa.

Lalu bagaimana cara mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak? Berikut beberapa tahapan yang perlu dilakukan, seperti  uraian di bawah ini :

Nutrisi

Dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, pemberian nutrisi yang cukup sangat diperlukan. Air Susu Ibu (ASI) adalah komponen penting bagi bayi berusia 0-6 bulan. Selanjutnya asupan makanan pendamping ASI hingga dua tahun.

Nutrisi yang diberikan secara optimal dapat memacu pertumbuhan anak secara optimal. Selanjutnya pertumbuhan yang baik akan didukung oleh perkembangan yang baik pula. Tanpa massa otot yang cukup dan ukuran otak yang normal, perkembangan dan pertumbuhan optimal tidak akan terjadi. Inilah mengapa setiap orang tua jangan sampai menyepelekan nutrisi untuk anak.

Stimulasi

Selain nutrisi, hal terpenting selanjutnya adalah stimulasi (perangsangan). Stimulasi berguna untuk mengoptimalkan perkembangan anak. Misalnya, anak perlu dilatih merangkak, duduk, berdiri, dan berjalan sesuai dengan usianya agar anak memiliki kemampuan motorik yang baik.

Sama halnya dengan kemampuan bahasa, tanpa stimulasi percakapan antara orang tua dan anak, maka anak tidak akan memiliki kemampuan bahasa yang baik. Stimulasi yang baik adalah stimulasi yang meliputi semua aspek termasuk motorik, bahasa, kognitif, dan emosional.

Kasih Sayang

Hal yang paling sering kita dengar adalah pemberian kasih sayang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak harus memiliki kedekatan yang baik dengan orang tua. Untuk itu, orang tua perlu membangun ikatan yang baik dengan anak. 

Cara membangun kedekatan anak dan orang tua adalah dengan memberikan ASI, di mana itu akan menguatkan hubungan antara ibu dan anak (bounding). Jika orang tua tidak mempedulikan anak dan sedikit memberikan kasih sayang, maka kedekatan orang tua dan anak tidak akan tumbuh.

Imunisasi

Imunisasi juga masuk dalam optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan melakukan imunikasi yang lengkap dan berkala, maka kemungkinan anak terkena penyakit seperti tuberkulosis, hepatitis, polio, difteri, tetanus, infeksi otak, dan penyakit serius lainnya akan berkurang.

Belajar dari pengalaman terdahulu, para ilmuan meramu vaksin untuk mencegah beragam penyakit mematikan tersebut. Untuk itu, jangan pernah menyepelekan pentingnya imunisasi yang diberikan untuk anak.

Higiene

Kebersihan atau higiene juga merupakan aspek yang tidak kalah penting dalam mengoptimalisasi tumbuh kembang anak. Kebersihan yang harus diperhatikan dalam menjaga kebersihan ini meliputi kebersihan tubuh anak, orang tua, pakaian, kebersihan sumber air, makanan, alat masak, dan kebersihan lingkungan (termasuk rumah).

Catatan departemen kesehatan menyebutkan bahwa penyebab kematian anak terbesar diakibatkan oleh diare dan infeksi saluran napas (pneumonia) yang sangat berkaitan dengan pneumonia. Lingkungan yang jauh dari kata bersih akan memudahkan terjadinya infeksi pada anak. Ini karena anak memiliki daya tahan tubuh yang masih rentan. Efeknya adalah anak akan mudah sakit serta pertumbuhan dan perkembangannya akan terhambat.

Selain mengoptimalkan tumbuh kembang anak, kamu juga harus mempersiapkan masa depannya dengan mulai berinvestasi, misalnya investasi dana pendidikan bagi anak. Yuk mulai investasi pendidikan anak di Ajaib sekarang!


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Share to :
Kembangkan uangmu sekarang juga Lakukan deposit segera untuk berinvestasi
Artikel Terkait