Saham Terkait













MD Entertainment Tbk.
Non-Primer
$BBRM Potensial balik Arah ke 116-120 DISCLAIMER ON BUKAN AJAKAN JUAL/BELI!!! TAG : $SOCI $OILS $MPOW $KOKA $PIPA $BGTG $LOPI $SWID $BRMS $INET $DEWA $PJHB $MPPA $BWPT $DOOH $SSTM $CDIA $MINA $KETR $NZIA $PADI $DNAR $BCIP $FILM $BBRM $CINT $BUMI $PGUN $BELL $ZATA
$FILM numpung diskon jgn nysel yg ga nyerok random tag : $BBCA $BBRI $BMRI $BCIC $KOTA $SMKL $ENAK $BOLA $GSMF $UDNG $RGAS $DATA $EURO $KONI $CUAN $PTRO $NETV $INET $PIPA
🪨 NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T; FILM Berencana Rights Issue Rp791,8 M ▪️$NCKL: Trimegah Bangun Persada membeli 20% saham PT Obi Nickel Cobalt dari pengendali perseroan, PT Harita Jayaraya, senilai 4,2 triliun rupiah. NCKL menyebut bahwa transaksi ini dilakukan karena perseroan melihat adanya potensi perkembangan bisnis yang menjanjikan di PT Obi Nickel Cobalt. Setelah transaksi ini, kepemilikan NCKL di PT Obi Nickel Cobalt meningkat dari 20% menjadi 40%, sementara sisanya (60%) dimiliki oleh Lygend New Power (Hong Kong) Limited. PT Obi Nickel Cobalt sendiri merupakan smelter HPAL yang memiliki 3 lini produksi mixed hydroxide precipitate, dengan kapasitas terpasang sebesar 65.000 ton kandungan nikel dan 7.500 ton kandungan kobalt per tahun. ▪️$FILM: MD Entertainment berencana menggelar rights issue hingga ~989,8 juta saham baru dengan harga pelaksanaan 800 rupiah per lembar, rasio 10:1, dan efek dilusi hingga 9,09%. Potensi raihan dana dari aksi korporasi ini mencapai ~791,8 miliar rupiah, yang ditujukan untuk pembayaran pokok utang kepada Bank Mandiri (BMRI) dan modal kerja. PT Samuel International dan PT Samuel Sekuritas Indonesia akan menjadi pembeli siaga. PT MD Corp Enterprises selaku pengendali FILM akan mengalihkan seluruh haknya kepada Manoj Dhamoo Punjabi dan perusahaan media asal Korea Selatan, SBS Co. Ltd. Setelah right issue, SBS Co. Ltd. – selaku investor baru – akan memiliki 3,8% saham FILM. Periode perdagangan rights berlangsung pada 10–18 Juli 2025. ▪️$HEAL: Pengendali sekaligus Direktur Utama Medikaloka Hermina, Hasmoro, membeli ~1,5 juta saham HEAL dengan harga 1.365 rupiah per lembar pada 20 Juni 2025. Total nilai transaksi mencapai ~2 miliar rupiah. Setelah transaksi ini, kepemilikan langsung Hasmoro di HEAL naik dari ~4,8% menjadi ~4,81%. Stockbit Sekuritas $PSAB $BRMS $ARCI ______
Laporan keuangan kuartal 3 FILM telah terbit. FILM berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp88.286.973.970 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 18.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp108.043.428.230. Pada kuartal ini FILM meraup profit sebesar Rp24.414.255.830, total profit ini turun 18.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp29.884.764.220. Dengan total pendapatan dan profit FILM pada kuartal ini, FILM mencatat profit margin sebesar 0.29% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 0.40%.
$BBRM Potensial balik Arah ke 116-120 DISCLAIMER ON BUKAN AJAKAN JUAL/BELI!!! TAG : $SOCI $OILS $MPOW $KOKA $PIPA $BGTG $LOPI $SWID $BRMS $INET $DEWA $PJHB $MPPA $BWPT $DOOH $SSTM $CDIA $MINA $KETR $NZIA $PADI $DNAR $BCIP $FILM $BBRM $CINT $BUMI $PGUN $BELL $ZATA
$FILM numpung diskon jgn nysel yg ga nyerok random tag : $BBCA $BBRI $BMRI $BCIC $KOTA $SMKL $ENAK $BOLA $GSMF $UDNG $RGAS $DATA $EURO $KONI $CUAN $PTRO $NETV $INET $PIPA
🪨 NCKL Tambah Kepemilikan di Smelter HPAL Senilai Rp4,2 T; FILM Berencana Rights Issue Rp791,8 M ▪️$NCKL: Trimegah Bangun Persada membeli 20% saham PT Obi Nickel Cobalt dari pengendali perseroan, PT Harita Jayaraya, senilai 4,2 triliun rupiah. NCKL menyebut bahwa transaksi ini dilakukan karena perseroan melihat adanya potensi perkembangan bisnis yang menjanjikan di PT Obi Nickel Cobalt. Setelah transaksi ini, kepemilikan NCKL di PT Obi Nickel Cobalt meningkat dari 20% menjadi 40%, sementara sisanya (60%) dimiliki oleh Lygend New Power (Hong Kong) Limited. PT Obi Nickel Cobalt sendiri merupakan smelter HPAL yang memiliki 3 lini produksi mixed hydroxide precipitate, dengan kapasitas terpasang sebesar 65.000 ton kandungan nikel dan 7.500 ton kandungan kobalt per tahun. ▪️$FILM: MD Entertainment berencana menggelar rights issue hingga ~989,8 juta saham baru dengan harga pelaksanaan 800 rupiah per lembar, rasio 10:1, dan efek dilusi hingga 9,09%. Potensi raihan dana dari aksi korporasi ini mencapai ~791,8 miliar rupiah, yang ditujukan untuk pembayaran pokok utang kepada Bank Mandiri (BMRI) dan modal kerja. PT Samuel International dan PT Samuel Sekuritas Indonesia akan menjadi pembeli siaga. PT MD Corp Enterprises selaku pengendali FILM akan mengalihkan seluruh haknya kepada Manoj Dhamoo Punjabi dan perusahaan media asal Korea Selatan, SBS Co. Ltd. Setelah right issue, SBS Co. Ltd. – selaku investor baru – akan memiliki 3,8% saham FILM. Periode perdagangan rights berlangsung pada 10–18 Juli 2025. ▪️$HEAL: Pengendali sekaligus Direktur Utama Medikaloka Hermina, Hasmoro, membeli ~1,5 juta saham HEAL dengan harga 1.365 rupiah per lembar pada 20 Juni 2025. Total nilai transaksi mencapai ~2 miliar rupiah. Setelah transaksi ini, kepemilikan langsung Hasmoro di HEAL naik dari ~4,8% menjadi ~4,81%. Stockbit Sekuritas $PSAB $BRMS $ARCI ______
Laporan keuangan kuartal 3 FILM telah terbit. FILM berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp88.286.973.970 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 18.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp108.043.428.230. Pada kuartal ini FILM meraup profit sebesar Rp24.414.255.830, total profit ini turun 18.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp29.884.764.220. Dengan total pendapatan dan profit FILM pada kuartal ini, FILM mencatat profit margin sebesar 0.29% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 0.40%.