Reksa Dana

Cara Berinvestasi Reksa Dana Dolar Amerika dan Keuntungannya

Ajaib.co.id – Berinvestasi pada dolar Amerika dapat dilakukan dengan membeli mata uangnya secara fisik dan menyimpannya di bawah bantal atau tabungan USD perbankan. Selain itu, investasi pada dolar Amerika (USD) juga dapat dilakukan melalui reksa dana dolar.

Pernahkah kamu mendengar tentang reksa dana dolar Amerika? Kalau belum, simak penjelasan lengkap mengenai reksa dana ini ya!

Instrumen investasi reksa dana pasti bukan hal yang asing lagi di telinga kamu. Karena kemudahannya dalam dunia investasi, minat investor menjadi tinggi.

Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan yang menawarkan produk reksa dana di Indonesia. Tak hanya bank, start-up serta e-commerce pun menyediakan bermacam produk reksa dana. Salah satunya adalah produk reksa dana dolar.

Apa itu Reksa Dana Dolar?

Reksa dana USD mengelola portofolio yang sebagian besar didominasi USD. Misalnya Obligasi, Deposito dan lain-lain, agar dapat memberi tingkat pengembalian yang menarik. Portofolio yang bisa dibeli untuk reksa dana ini adalah efek yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia maupun Bursa Efek Luar Negeri.

Reksa dana ini berlaku di Indonesia sesuai dengan peraturan OJK, di mana mata uang yang diperbolehkan untuk dipakai dalam reksa dana bukan hanya rupiah, tetapi juga mata uang dolar Amerika Serikat dan Euro.

Meski kedua mata uang asing tersebut diperbolehkan, saat ini mata uang yang sudah umum dipakai oleh manajer investasi hanya USD saja. Sedangkan untuk mata uang Euro belum ada yang menerbitkan.

Saat berinvestasi reksa dana USD, nasabah tentu akan menyetorkan dolar. Setelah itu dana tersebut akan diinvestasikan ke dalam instrumen berdenominasi dolar.

Jika nasabah mencairkan dananya, manajer investasi akan mengembalikannya lagi dalam bentuk dolar. Sehingga tak usah khawatir dengan fluktuasi nilai tukar dolar terhadap rupiah.

Mau nilai tukar naik atau turun, nasabah tidak akan kena dampaknya karena uangnya sudah disimpan dalam dolar.

Apa keunggulan lain Reksa Dana Dolar?

●      Investasi awal relatif kecil. Minimum investasi USD100.

●      Peluang mendapatkan return yang lebih tinggi. Reksa dana dolar dikelola dan dimonitor oleh Manajer Investasi, yang berpengalaman di bidang manajemen investasi di Indonesia, sehingga pemodal tidak lagi perlu melakukan riset, analisa pasar dan berbagai pekerjaan administrasi yang berhubungan dengan pengambilan keputusan investasi.

●      Diverifikasi Portfolio. Dengan dukungan dana besar, Reksa dana dapat melakukan diversifikasi portofolio investasi untuk memperkecil risiko investasi yang timbul.

Misalnya, Reksa dana ini tidak hanya menginvestasikan di deposito tetapi instrumen lain yang keuntungannya lebih tinggi dengan resiko terjaga baik.

Perbandingan Reksa Dana USD dan Rupiah

Reksa dana USD dipengaruhi oleh nilai kurs. Hal ini sangat jelas karena produk investasi yang dibeli merupakan produk lokal yang dihargai dengan mata uang rupiah.

Nilai kurs ini akan menimbulkan risiko nilai tukar pada reksa dana dolar AS. Pasalnya, kurs sangat fluktuatif dan akan memengaruhi kinerja reksa dana dolar AS. Bila dolar AS menguat, maka kinerja reksa dana menurun, serta sebaliknya.

Selain itu, fluktuasi kurs juga akan mempengaruhi imbal hasil yang akan didapatkan investor. Oleh karena itu, reksa dana dolar memiliki risiko ekstra dibanding reksa dana rupiah yang tidak tergantung pada kurs.

Akan tetapi, pengaruh kurs juga dapat membawa keuntungan. Misalnya bila adanya penguatan rupiah terhadap dolar, kamu bisa mendapat keuntungan dari selisih tersebut tanpa melakukan apapun.

Reksa dana dolar AS ini sangat cocok untuk kamu yang memiliki tujuan untuk mengumpulkan biaya studi ke luar negeri.

Sejak awal sebaiknya kamu sudah mencicil menyimpan dolar daripada uangnya disimpan dalam rupiah lalu dikonversi ke dolar ketika akan berangkat sekolah ke luar negeri. Cara mencicil Ini melindungi dari resiko perubahan nilai tukar.

Cara Berinvestasi Reksa Dana USD

Pada dasarnya pembukaan rekening reksa dana USD sama seperti reksa dana rupiah biasa. Tidak ada ketentuan dokumen tambahan khusus. Namun biasanya calon investor akan ditanya terlebih dahulu apakah mempunyai rekening tabungan USD yang akan dipergunakan sebagai sumber dana dan rekening tujuan pencairan.

Rekening tabungan USD di perbankan biasanya memiliki biaya administrasi jika minimal saldo di bawah ketentuan. Kemudian transfer USD antar bank juga dikenakan biaya yang relatif tinggi minimal 20 USD. Biaya ini bisa diminimalkan apabila rekening sumber dana dan rekening bank kustodian reksa dana di bank yang sama.

Jika nilai investasi nasabah di reksa dana relatif kecil tentu biaya di atas akan cukup memberatkan. Namun, investor juga bisa melakukan pembelian reksa dana USD dari sumber tabungan dengan mata uang rupiah.

Konsekuensinya pada saat pencairan, dana yang akan diterima juga dalam bentuk Rupiah karena akan dikonversikan sesuai mata uang tujuan transfer.

Tapi ada cara yang lebih praktis lagi. Di mana pembelian reksa dana USD dilakukan dengan cara switching dari Reksa Dana Pasar Uang. Asalkan proses tersebut dilakukan dari produk manajer investasi yang sama. Investor tidak perlu datang ke bank dan dapat dilakukan secara online melalui situs atau aplikasi yang disediakan manajer investasi.

Artikel Terkait