Reksa Dana

Reksa Dana Campuran, Investasi di Bawah Tekanan Ekonomi

reksa dana campuran

Ajaib.co.id – Reksa dana sudah disepakati secara umum sebagai pilihan yang relatif aman untuk berinvestasi. Namun, di antara banyak pilihannya, mungkin reksa dana campuran adalah produk yang paling membingungkan di mata investor pemula. Padahal, produk reksa dana ini paling cocok untuk menghadapi situasi ekonomi yang serba tidak pasti.

Investasi reksa dana campuran juga disebut sebagai hybrid funds/balanced funds. Hal ini tak lain karena karakternya yang memadukan berbagai instrumen investasi sehingga memiliki keunggulan tersendiri. Alokasi dananya terdiri baik dari instrumen pasar uang, obligasi, maupun saham.

Kombinasi efek ekuitas dan efek obligasi tidak melebihi dari 70% dana Nilai Aktiva Bersih (NAB). Dengan demikian, investasi ini memiliki jangka waktu yang fleksibel baik itu jangka panjang maupun jangka pendek. Namun, apa saja yang menjadikan reksa dana ini menjadi salah satu yang paling direkomendasikan oleh para ahli?

Mengenal Lebih Jauh Reksa Dana Campuran, Paling Bersinar dalam Tekanan

Reksa dana merupakan suatu wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Khususnya investor kecil dan tidak punya banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko investasi mereka.

Dana yang terhimpun nantinya akan diinvestasikan oleh Manajer Investasi, sebuah perusahaan yang bertugas mengelola dana investasi. Mereka akan masukkan ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Jenis instrumen keuangan yang digunakan menentukan jenis produk reksa dana yang dimiliki. Misalnya ketika membeli reksa dana saham maka dana yang kamu alokasikan akan dimafatkan dalam transaksi pasar modal. Setiap jenis instrumen tentu saja memiliki tingkat risiko masing-masing dan manfaatnya.

Namun bagaimana jika kamu belum memiliki tujuan keuangan pasti namun tetap ingin berinvestasi? Maka jawabannya adalah reksa dana campuran.

Dibanding reksa dana saham, reksa dana pasar uang, dan reksa dana pendapatan tetap (obligasi), reksa dana campuran cocok bagi profil risiko “moderat”. Karena resikonya menengah hingga tinggi, dengan potensi keuntungan yang lumayan.

Tujuannya adalah memperoleh keuntungan dalam jangka menengah dan panjang, dengan investasi pada saham, obligasi dan pasar uang sekaligus. Di saat IHSG sering “longsor”, dan pasar saham menderita tekanan berat seperti sekarang, reksa dana campuran tampil “bersinar” berkat bentuknya yang mix-breed karena diversifikasi portfolio. Reksa dana campuran mampu menurunkan risiko secara sistematis.

Contohnya seperti kerugian terimbas anjloknya saham, dengan menjaga persentase return melalui obligasi dan surat utang jangka pendek. Untuk menghindari risiko lebih besar saat pasar saham dan obligasi fluktuatif, serta meraih keuntungan (return) yang masih menjanjikan di masa datang, investor disarankan memilih jenis reksa dana ini, khususnya investor dengan profil risiko menengah hingga tinggi.

Perlu diketahui investasi ini tidak cocok investasi jangka pendek, atau yang berharap keuntungan dalam jangka waktu 1 tahun. Informasi data Infovesta Utama menunjukkan bahwa dari perhitungan 10 reksa dana campuran terbaik periode 5 tahun terakhir, return yang diraih berkisar antara 42%-76%. Selain itu, reksa dana campuran juga terbukti masih bisa meraih kenaikan kinerja saa pasar keuangan dihantam pandemi Corona.

Ketika pasar saham ambruk dan menyeret kinerja produk reksa dana, reksa dana campuran naik 0,75% selama sepekan sebelumnya, sesuai dengan laporan Kontan pada 7 April 2020. Reksa dana campuran tertinggi dipegang oleh Victoria Mandiri Berimbang sebesar 19,23%.

Reksa Dana Campuran Terbaik Selama 5 Tahun Belakangan

Salah satu yang kerap menjadi pertimbangan saat memiliki instrumen investasi adalah kinerjanya di masa lalu. Meskipun bukan jaminan keuntungan namun paling tidak sudah memberikan gambaran akan kinerjanya di pasar keuangan.

Kalau kamu saat ini sedang mempertimbangkan produk reksa dana campuran, ada sejumlah produk yang terbukti sudah sukses mencetak hasil terbaik selama kurun waktu 5 tahun terakhir hingga 2019 lalu. Lima reksa dana campuran dengan kinerja tertinggi ini terbukti memberikan imbal hasil (return) 40-80 % kepada investornya.

Apa saja mereka? Berikut daftarnya.

  • Shinhan Balance Fund

Reksa dana yang dikelola oleh PT Shinhan Asset Management Indonesia ini per 25 April 2019 memiliki Nilai Aktiva Bersih/Unit (NAB/UP) sebesar Rp1.749,50. Dalam lima tahun terakhir, reksa dana campuran ini membukukan keuntungan 82,33 persen.

Reksa dana ini memiliki lima aset terbesar dalam portofolionya, yaitu deposito berjangka Bank Capital, saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN), deposito berjangka BPD Sumut, saham PT Elnusa Tbk (ELSA), dan Obligasi Negara RI Seri FR0068.

  • HPAM Flexi Plus

Reksa dana yang dikelola oleh PT Henan Putihrai Asset Management ini per 25 April 2019 memiliki NAB/UP sebesar Rp1.940,37. Dalam lima tahun terakhir, reksa dana campuran ini membukukan keuntungan 60,66 persen.

Untuk kamu ketahui, investasi ini memiliki lima aset terbesar dalam portofolionya, yaitu saham PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), saham PT Bank Permata Tbk (BNLI), saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

  • Prospera Balance

Reksa dana yang dikelola oleh PT Prospera Asset Management ini memiliki NAB/UP sebesar Rp4.720,06 per 25 April 2019. Dalam lima tahun terakhir, reksa dana ini sudah mencatatkan keuntungan 49,51 persen.

Reksa dana ini memiliki 10 aset terbesar dalam portofolionya, yaknis saham PT Astra International Tbk (ASII), saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), saham PT Bintraco Dharma Tbk (CARS), saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM), saham PT Indosat Tbk (ISAT), saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Obligasi Berkelanjutan II Bank Panin Tahap III Tahun 2018, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Obligasi Subordinasi II Bank CIMB Niaga Tahun 2010, dan saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).

  • Semesta Dana Maxima

Reksa dana yang dikelola oleh PT Semesta Aset Manajemen ini per 25 April 2019 memiliki NAB/UP Rp9.556,28. Dalam lima tahun terakhir, reksa dana campuran ini telah memberikan return 46,37 persen.

Investasi ini memiliki 5 aset terbesar dalam portofolionya, yakni Obligasi Korporasi, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), saham TLKM, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan saham PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP).

  • Schroder Dana Kombinasi

Reksadana yang dikelola oleh PT Schroder Investment Management Indonesia ini memiliki NAB/UP sebesar Rp3.790,41 per 25 April 2019. Dalam lima tahun terakhir, reksadana ini sudah membukukan imbal hasil 40,59 persen.

Adapun investasi ini memiliki 5 aset terbesar dalam portofolionya, yakni Obligasi Adira Tahap III, deposito berjangka Bank Permata, Obligasi Oto Multiartha I 2020, Obligasi SAN Finance 2020, dan Sukuk XL Axiata Seri B.

Kinerjanya di Mata Analis

Wawan Hendrayana – Senior Research and Analist Infovesta Utama 

Meski obligasi memberi return yang cenderung positif tahun ini, rata-rata saham yang cenderung negatif menggerus kinerja reksa dana campuran secara keseluruhan. Bahkan, tak disangkal terdapat beberapa jenis reksa dana ini dengan imbal hasil negatif dan tumbuh negatif hingga 52,67% per 1 November 2019 lalu.

Produknya tersebut yaitu reksa dana campuran Millenium Balance Fund. Reksa dana campuran lain yang berkinerja negatif adalah MAM Dana Berimbang Syariah (-27,98 persen) dan Aurora Berimbang (-27,88 persen). Wawan Hendrayana memaparkan, “Itu terjadi karena banyak saham bluechip terkoreksi, membuat kinerja reksa dana campuran 2019 kalah dari reksa dana pasar uang dan obligasi.”

Berdasarkan return Year To Date (YTD)

Wawan selanjutnya mengatakan saat itu ada prediksi bahwa hingga akhir 2019 rata-rata reksa dana tersebut akan memberi return sekitar 4 hingga 5%. Namun nyatanya bahkan ada reksa dana dengan return yang melampaui 50% secara Year to Date (YtD) hingga 1 November 2019.

Rasanya tak ada salahnya jika kamu juga mempertimbangkan sejumlah produk reksa dana campuran di atas untuk masuk dalam portofolimu. Beberapa dari produk reksa dana tersebut bisa kamu miliki dengan betransaksi lewat aplikasi Ajaib lho.

Kamu bisa membeli reksa dana Prospera Balance Shinhan Balance Fund lewat aplikasi Ajaib hanya dengan modal Rp10.000 saja. Ada pule berbagai jenis reksa dana lainnya yang bisa kamu dapatkan sesuai dengan tujuan investasi yang kamu canangkan.

Berinvestasi reksa dana sendiri merupakan cara mudah untuk menyeimbangkan porsi investasimu dengan modal terbatas. Kamu tinggal pilih reksa dana yang ingin dimiliki, komplet di Ajaib. Ajaib sendiri bekerja sama dengan manajer investasi unggulan untuk mengelola investasimu.

Bukan hanya dalam reksa dana campuran, masih banyak pilihan yang bisa kamu tentukan sendiri hasil investasinya.

Reksa Dana Campuran Obat Fobia Investasi Milenial

Banyak kaum Milenial yang masih saja fobia terhadap investasi reksa dana, akibat kisah stereotip Wall Street era 90-an. Padahal jenis reksa dana ini sudah jauh mengubah wajah investasi dengan kecanggihannya meramu potensi keuntungan (return) dan resiko kerugian, berdasarkan pengalaman para Manajer Investasi bertahun-tahun. Practice makes them perfect.

Jangan sia-siakan “barang bagus” lho!

Bacaan menarik lainnya:

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Jakarta.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Artikel Terkait