Perencanaan Keuangan

Mitos Keuangan yang Sering Dipercayai Banyak Orang

mitos keuangan

Ajaib.co.id – Inilah beberapa daftar dan penjelasan mengenai mitos keuangan yang perlu diketahui agar tidak salah pengertian.

Pernah kamu mendengar mitos keuangan? Selama ini kamu pasti sudah mendengar ada banyak saran atau mitos seputar keuangan yang beredar di masyarakat. Namun perlu kamu ketahui, tidak semuanya itu bisa kamu percaya.

Sejak kecil kamu mungkin sudah sering mendengar berbagai macam mitos dari orang tua, termasuk perihal keuangan. Hal itu sebenarnya bukan masalah, mengingat sebuah mitos pasti dibuat dengan tujuan yang baik. Akan tetapi mitos tetaplah mitos, ada yang benar dan ada juga yang salah. Jadi kamu perlu ketahui lebih dulu kebenarannya.

Mitos Keuangan Yang Ternyata Tidak Benar

Dari sekian banyak mitos seputar keuangan, manakah yang kamu percaya? Perlu kamu ingat kembali, tidak semua mitos bisa kamu percayai kebenarannya. Karena faktanya memang tidak semua mitos tersebut sesuai dengan fakta yang terjadi. Untuk itu, ketahui beberapa mitos keuangan yang ternyata tidak benar berikut ini:

1. Jangan Berutang

Pernah dengar saran ini? Sebisa mungkin hindari agar jangan sampai memiliki utang karena akan menyusahkan hidup dan keuangan kedepannya. Tetapi apa benar begitu?

Tidak memiliki utang memang sangatlah baik dan pastinya bisa memberikan ketenangan dalam menjalani hidup. Namun itu bukan berarti kamu bisa mengesampingkan saran ini tanpa mempertimbangkannya.

Jika kamu berutang untuk sesuatu yang bersifat produktif dan progresif, saran ini mungkin bisa kamu lakukan. Utang yang sifatnya seperti ini diantaranya ialah yang digunakan untuk biaya pendidikan, rumah atau dana untuk berbisnis. Bisa dibilang, utang ini adalah dana kamu untuk investasi masa depan.

2. Kartu Kredit Itu Buruk

Mitos keuangan selanjutnya yang ternyata keliru adalah bahwa kartu kredit itu buruk. Hal ini karena dapat kita lihat, tak sedikit orang yang terlilit utang kartu kredit berakhir dengan buruk. Memiliki utang kartu kredit memang sangat tidak menyenangkan. Karena selain jumlah uang dan bunga yang harus dibayar, hidup mungkin juga menjadi tidak tenang. Namun ini tidak selamanya begitu.

Dalam hal ini sebenarnya bukan karena kartu kreditnya yang buruk, melainkan penggunaanya yang salah. Jika kamu bisa memanfaatkannya dengan baik, maka kartu kredit bisa sangat menguntungkan. Apalagi kartu kredit juga punya banyak penawaran seperti reward program, promo menarik hingga diskon.

3. Do It Yourself Selalu Lebih Hemat

Banyak orang percaya akan mitos ini, namun untuk kebenarannya masih belum tentu. Ada beberapa kondisi yang justru membuat pengeluaran akan lebih besar jika dilakukan sendiri, ditambah dengan resiko membuang banyak waktu.

Contohnya, saat kamu ingin menebang pohon besar di halaman rumah, daripada mengeluarkan uang untuk membeli mesin gergaji, tentu akan lebih baik meminta orang yang ahli untuk melakukannya.

Dengan begitu, bukan hanya biayanya saja yang lebih murah, waktu kamu juga tidak terbuang percuma dan hasil pekerjaan pun lebih baik dengan sedikit resiko yang mungkin muncul.

4. Menyewa Sama Saja Membuang Uang

Pernah kamu mendengar mitos keuangan ini? Jika pernah, maka sebaiknya kamu jangan percaya karena hal itu ternyata tidak benar. Menyewa merupakan salah satu keputusan atas kebutuhan dalam menjalani hidup, sama halnya dengan membeli.

Jadi itu bukanlah membuang-buang uang, melainkan kebutuhan untuk bertahan hidup. Contohnya, keputusan kamu menyewa rumah pasti disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan sosial, di mana yang terpenting adalah kamu punya tempat tinggal untuk berlindung.

5. Uang Tunai Adalah Segalanya

Memiliki dan menyimpan uang tunai memang akan lebih memudahkan untuk pengelolaannya. Tidak akan ada potongan biaya administrasi tambahan yang berlaku sehingga uang pun juga tidak habis terkikis nantinya. Namun uang tunai tidak selamanya lebih baik daripada kartu debit atau kartu kredit.

Penggunaan uang tunai banyak memiliki kelemahan, seperti hilang, dicuri, jatuh, terselip dalam kantong dan membutuhkan banyak ruang. Berbeda dengan kartu debit atau kredit yang simpel, lebih aman dan kalaupun terjadi kehilangan maka hal itu bisa segera mudah diatasi.

Jadi jangan percaya dengan mitos keuangan yang mengatakan bahwa uang tunai adalah segalanya.

Mitos Keuangan Yang Aneh Tapi Nyata

Selain mitos-mitos diatas, ada juga mitos seputar keuangan yang aneh tapi nyata dan banyak dipercaya. Beberapa mitos tersebut antara lain:

1. Menikahlah Maka Kau Akan Kaya

Ketika sudah menikah, seseorang akan berpikir dua kali bila ingin berfoya-foya menghabiskan uang, mengingat tanggung jawab yang semakin besar. Berbeda dengan saat masih sendiri yang cenderung sesuka hati, karena itulah mitos ini muncul.

Apalagi di saat sudah menikah, ada pembagian peran untuk pengelolaan keuangan sehingga kondisi keuangan keluarga dapat stabil.

2. Pernikahan Anak Sulung dengan Bungsu

Mitos keuangan ini memang terdengar aneh dan tidak masuk akal, tapi nyatanya memang ada di masyarakat. Mitos ini mengungkapkan bahwa pernikahan anak sulung dengan anak bungsu akan menjadikan keluarga kaya.

Hal ini karena anak sulung biasanya mandiri dan bertanggung jawab, sehingga bisa mengarahkan anak bungsu yang biasanya gugup mengatur sesuatu. Dengan kata lain, mereka bisa saling melengkapi termasuk untuk pengelolaan uang.

3. Dompet Harus Selalu Ada Isinya, Untuk Memancing

Terdengar sangat mengada-ada memang, namun mitos ini ada benarnya juga. Usahakan agar dompet tidak kosong supaya bila dibutuhkan dana darurat maka kamu bisa segera mendapatkannya.

Sementara yang dikatakan untuk memancing ialah agar uang yang ada tersebut digunakan untuk berinvestasi sehingga dapat menghasilkan lebih banyak dan “memanggil” teman-temannya.

Nah, itulah tadi beberapa mitos keuangan yang perlu kamu ketahui kebenarannya. Jadi bagaimana? Percaya atau tidaknya sebenarnya tergantung kamu, namun jangan sampai mitos-mitos yang masih diragukan malah mengacaukan pengelolaan keuangan kamu.

Artikel Terkait