Mengenal Definisi, Tujuan dan Contoh Laporan Arus Kas

contoh laporan arus kas
contoh laporan arus kas

Ajaib.co.id – Bagi setiap perusahaan, laporan keuangan jadi hal yang penting untuk mengetahui semua kegiatan perusahaan yang sedang berjalan. Salah satu laporan keuangan yang sangat bermanfaat buat perusahaan yaitu laporan arus kas atau biasa disebut cash flow statement. Lalu, apa pentingnya laporan arus kas? Jawabannya tentu saja penting, tidak hanya untuk perusahaan tapi juga bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Di sini, kita akan sama-sama belajar memahami dan mengetahui contoh laporan arus kas.

Adanya laporan arus kas, kita akan lebih mudah untuk membaca dan menganalisis keuangan perusahaan. Untuk itu mari kita bahas secara detail definisi dan contoh laporan arus kas atau cash flow.

Definisi Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah laporan yang memperlihatkan secara rinci kas penerimaan dan pengeluaran dari suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Di dalam laporannya biasanya terdapat jumlah kas yang masuk atau diterima yakni uang tunai dan investasi tunai dari pemilik perusahaan. Lalu jumlah kas yang dikeluarkan oleh perusahaan, seperti utang dan beban-beban yang perlu dibayarkan.

Laporan arus kas umumnya disusun berdasarkan data-data dari laporan laba rugi selama periode berjalan dan neraca di periode sebelumnya. Sementara itu arus kas dibagi menjadi tiga macam aktivitas, yakni operasional, investasi, dan pendanaan. Laporan cash flow ini bisa digunakan untuk semua kegiatan, mulai dari skala kecil yaitu bisnis rumah tangga hingga perusahaan skala besar.

Dengan demikian, laporan kas seringkali digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan di masa lalu. Lalu dengan cash flow dapat merencanakan investasi dan kegiatan pembiayaan di masa yang akan datang. Oleh karena itu dengan mengetahui contoh laporan arus kas, kamu bisa tahu semua aliran keuangan perusahaan sekaligus memantaunya.

Arus Kas Operasional / Operational Cash Flow

Aliran kas yang berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan selama periode tertentu. Arus kas operasional meliputi pendapatan piutang, pembiayaan gaji karyawan, pembayaran utang, penerimaan bunga, pajak, serta pengeluaran perusahaan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan operasional.

Arus Kas Investasi / Investing Cash Flow

Kegiatan yang berhubungan dengan penerimaan atau pengeluaran dana yang terhadap penjualan atau pembelian aktiva tetap. Bisa dibilang juga arus kas yang masuk dan keluar terkait kegiatan investasi perusahaan. Contohnya gedung perkantoran atau gudang yang menjadi sarana kegiatan perusahaan.

Arus Kas Pendanaan / Financing Cash Flow

Kalau arus kas pendanaan merupakan arus kas yang berasal dari transaksi pendanaan perusahaan (penambahan dan pengurangan modal) dalam periode tertentu. Perlu diingat bahwa kegiatan pembiayaan ini juga mempunyai aliran masuk dan keluar.

Tujuan dan Fungsi Laporan Arus Kas

Laporan arus kas secara khusus memiliki tujuan yang diantaranya sebagai berikut:

  • Memprediksi arus kas di periode selanjutnya berdasarkan data dari laporan keuangan arus kas pada periode saat ini.
  • Menentukan pembayaran mana saja yang harus dibayarkan sesuai dengan kemampuan perusahaan.
  • Sebagai salah satu tolak ukur dalam mengambil keputusan manajer keuangan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja dari perusahaan.
  • Pelaporan terkait laba bersih jika ada perubahan terhadap kas perusahaan.

Manfaat dari Laporan Arus Kas

Laporan arus kas sangat besar manfaatnya, tidak hanya bagi internal perusahaan saja melainkan juga untuk pihak-pihak eksternal seperti investor, kreditor, dan lainnya. Manfaat yang didapat dari pembuatan laporan arus kas adalah:

  • Menyajikan informasi yang berkaitan dengan arus kas agar lebih mudah menyusun strategi keuangan di periode berikutnya.
  • Mengetahui dengan jelas seberapa besar kemampuan perusahaan mampu membayar dividen, serta membayar kewajiban lain seperti gaji karyawan.
  • Melalui laporan cash flow, keberhasilan suatu perusahaan dapat diukur.

Penyusunan Laporan Arus Kas

Pada penyusunan laporan arus kas ada dua metode yang biasa digunakan, yaitu metode langsung dan metode tidak langsung.

Metode Langsung

Dalam contoh laporan arus kas metode langsung, aliran kas dari kegiatan operasional dibagi menjadi 2, yakni kas masuk dan keluar. Kemudian disusun lagi menjadi beberapa jenis pengeluaran dan penerimaan kas. Dari laporan arus kas metode langsung, bisa diketahui dari mana saja sumber dana dan pemakaian dana kas perusahaan.

Namun, kekurangan dari metode langsung ini adalah pencarian data yang cukup ribet dan memakan waktu. Berbeda dengan metode tidak langsung, dimana detail informasi tersebut tidak dicantumkan. Kelebihan dan kekurangan metode langsung yaitu:

  • Laporannya penyusunannya berdasarkan buku kas atau bank.
  • Karena penyusunannya berdasarkan dari buku kas, maka ketika melakukan pencatatan tiap transaksi arus kas harus segera digolongkan ke dalam 3 jenis kegiatan/aktivitas. Hal ini supaya memudahkan saat penyusunan laporannya.

Berikut ini contoh laporan arus kas metode langsung:

Metode Tidak Langsung

Pada penyajian laporan arus kas metode tidak langsung, penyusunan laporannya dimulai dari laporan laba rugi dan juga dari neraca keuangannya. Dalam laporan arus kas metode tidak langsung, datanya lebih terfokus pada perbedaan antara laba bersih dan aliran kas dari kegiatan operasional. Maka, metode tidak langsung bisa disimpulkan seperti ini:

  • Penyusunan laporan arus kas berdasarkan laporan keuangan perusahaan, yaitu laba rugi dan neraca.
  • Tidak perlu penggolongan terhadap aliran transaksi kas. Pengelompokkan kegiatan transaksi disusun dengan melihat dari akun atau rekening yang terdapat pada laporan keuangan.

Berikut contoh laporan arus kas metode tidak langsung:

Bacaan menarik lainnya:

Fahmi, Irham. (2013).Analisis Laporan Keuangan. Bandung: ALFABETA.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait