Investasi

Komoditas Adalah Alternatif Investasi, Bagaimana Caranya?

komoditas adalah

Ajaib.co.id – Jika kamu butuh alternatif untuk menginvestasikan danamu, mungkin kamu perlu mengenal komoditas. Komoditas adalah produk yang memang dimanfaatkan untuk impor dan ekspor. Caranya cukup sederhana, baik penjual ataupun pembeli akan bertemu di bursa komoditas dan melakukan transaksi jual beli atas komoditas tersebut.

Secara sederhana, komoditas adalah barang dagangan yang biasa digunakan untuk keperluan ekspor dan impor. Namun, apakah benar definisi komoditas hanya sebatas itu?

Pengertian komoditas

Lebih lanjut, komoditas adalah barang yang memiliki wujud dan dipergunakan dalam dunia perdagangan yang memiliki fungsi untuk dipertukarkan dengan produk bernilai sepadan. Hal penting dalam komoditas adalah barang ini dipandang setara dan tidak memperdulikan siapa yang memproduksinya.

Jika ditinjau dari ilmu ekonomi, komoditas adalah kelompok barang yang memiliki substansial dan punya keseteraaan baik penuh atau sebagian. Ciri dari sebuah komoditas adalah pasar tidak memusingkan siapa produsen atau merek dari barang komoditas tersebut.

Contohnya saja kelapa sawit. Pasar tidak akan memperhatikan siapa atau merek apa yang menjadi produsen dari kelapa sawit ini. Pasar tidak akan menaruh sentimen apa-apa jika yang memproduksi komoditas ini adalah anak di bawah umur ataupun pebisnis ulung. Karena, komoditas adalah sepadan dan setara di mata pasar.

Dari pengertian komoditas yang ada, bisa ditarik dua kesimpulan mengenai sifat dari komoditas itu sendiri. Pertama, sifat komoditas adalah sepadan atau setara. Di mana, pasar atau konsumen tidak membeda-bedakan barang produsen satu dengan yang lainnya.

Dari kesimpulan sifat yang pertama, bisa ditarik juga kesimpulan sifat ke-2 di mana komoditas dapat memiliki banyak produsen.Dengan begitu, apa berarti semua barang yang memiliki wujud bisa diartikan sebuah komoditas?

Belum tentu. Sifat komoditas lainnya selain memiliki wujud, barang tersebut adalah sebuah bahan dasar. Hal ini yang menyebabkan konveksi pakaian bukanlah bagian dari komoditas. Pasalnya, konveksi ini menghasilkan produk jadi. Bahkan beberapa ekonom memandang pakaian sebagai bentuk lain dari produk kain.

Meskipun pada awalnya produk yang dipandang sebagai komoditas adalah hasil pertambangan dan pertanian, tetapi sekarang ini komoditas juga sudah mengalami perluasan produk sehingga valuta asing pun dipandang sebagai komoditas.

Untuk mengerti jenis-jenis komoditas yang ada di pasar, simak paparan redaksi Ajaib berikut ini:

Jenis-jenis Komoditas

Komoditas Logam

Komoditas logam dibagi menjadi dua jenis lagi, yakni logam industri dan juga logam berharga. Untuk logam industri melipu timah, nikel, tembaga, cobalt, alumunium, titanium, hingga magnesium. Untuk logam berharga dikategorikan untuk logam mulia seperti emas, perak, palladium, dan platinum.

Komoditas Energi

Seperti namanya, komoditas pada sektor energi merupakan komoditas yang bisa menjadi bahan bakar energi. Komoditas ini meliputi bensin, minyak kelapa sawit, hingga diesel.

Komoditas Pertanian

Komoditas ini terdiri dari berbagai produk pertanian dan juga hasil perhutanan. Untuk pertanian, meliputi kedelai, jagung, gandum, berat, hingga gula. Sedangkan untuk kehutanan bisa mencakup kapas, rotan, karet, hingga kopi.

Komoditas Peternakan

Komoditas peternakan sendiri merupakan komoditas yang berasal dari ternak. Baik itu hewan ternak hidup, daging, telur, susu, bahkan sampai pakan ternak. Produk hasil ternak ini merupakan salah satu komoditas yang cukup fluktuatif karena dipengaruhi kondisi cuaca dan kondisi alam.

Untuk menurut sifatnya, komoditas dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni:

Komoditas Keras (Hard Commodity)

Komoditas keras ini diklasifikasikan sebagai produk yang didapatkan dari alam melalui ekstrasi maupun pertambangan seperti minyak bumi, batu bara, logam, hingga gas alam.

Komoditas Lunak (Soft Commodity)

Untuk komoditas lunak, biasanya adalah produk-produk dari hasi peternakan, pertanian dan perhutanan. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, produk ini mencakup beras, karet, biji kopi, susu, daging, hingga telur.

Perdagangan Komoditas

Bagi kamu yang penasaran dengan sistem perdagangan komoditas, umumnya perdagangan ini diikat dengan kontrak yang berisikan kualitas minimum dari sebuah produk komoditas dan jumlah yang diperdagangkan.

Pasar komoditas juga dinilai memiliki respon cepat. Begitu ada pergerakan pada penawaran dan permintaan, pasar komoditas akan langsung bisa mencapai titik keseimbangan agar kuantitas dan harga di dalam komoditas bisa terjaga.

Di dalam komoditas juga dikenal adanya spekulan. Spekulan komoditas adalah mereka yang mengambil peluang keuntungan dari pergerakan harga komoditas yang fluktuatif. Seperti namanya, kemampuan mereka berspekulasi terhadap pergerakan harga menjadi sumber dari keuntungan mereka. Oleh karena itu, mereka selalu berharap harga komoditas bisa selalu naik turun.

Investasi Komoditas

Keberadaan komoditas sendiri memang sudah ada selama beratus-ratus tahun. Bisa dibilang, komoditas sudah eksis jauh sebelum investasi saham ataupun obligasi mulai beroperasi. Oleh karenanya, investasi komoditas hingga sekarang ini masih dipercaya dan masih populer.

Cara berinvestasi di komoditas sendiri sebenarnya ada beragam cara. Kamu bisa memulai dengan berinvestasi komoditas fisik seperti logam mulia emas, titanium, palladium, hingga perak. Atau kamu juga bisa membeli saham perusahaan komoditas, contohnya saja perusahaan pengelolah kelapa sawit seperti Astra Agro Lestari, Tbk. (AALI) Andira Agro, Tbk. (ANDI).

Akhir Kata

Jika kamu akhirnya memutuskan untuk mencoba berinvestasi di komoditas, ada baiknya kamu bisa menjawab tiga pertanyaan penting ini:

  1. Mungkinkah ada komoditas potensial yang memang bisa dieksplorasi?
  2. Komoditas apa yang sedang dilirik pasar, dan mengapa bisa dilirik?
  3. Bagaimana produksi dari komoditas tersebut?

Demikian pembahasan mengenai komoditas ini. Bisa dikatakan, komoditas adalah alternatif dari investasi saham ataupun obligasi. Hanya saja, sebelum memulai investasi komoditas, kamu perlu mempelajarinya lebih dalam untuk salah satu pilihan investasi ini.

Artikel Terkait