Milenial

Kisah Inspiratif Orang Sukses Menjadi Pengusaha

kisah inspiratif orang sukses

Ajaib.co.id – Kisah inspiratif orang sukses bisa memacu kamu menjadi pengusaha. Penasaran? Simak ulasan yang telah dihimpun oleh redaksi Ajaib ini ya.

Hingga saat ini, banyak orang yang lebih memilih untuk menjadi pengusaha dibandingkan bekerja sebagai karyawan kantoran. Memiliki bisnis sendiri memang cita-cita dari setiap orang. Untuk menjadi pebisnis yang sukses, diperlukan usaha dan kerja keras.

Banyak kisah inspiratif orang sukses yang memulai bisnisnya dari nol dan melewati rintangan. Mereka yang berhasil meraih kesuksesan, bisa menjadi inspirasi bagi kamu yang ingin memulai sebuah bisnis. Artikel kali ini akan membahas kisah inspiratif orang sukses. Bagi kamu yang ingin memulai sebuah bisnis, berikut ini adalah kisah inspiratif orang yang sukses menjadi pengusaha:

Susi Pudjiastuti

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI ini merupakan seorang pengusaha yang terkenal dengan ketegasannya. Ia sendiri merintis bisnis di bidang perikanan, kemudian mendirikan maskapai penerbangan.

Saat memilih untuk berhenti sekolah (SMA), ia memulai usahanya sebagai penjual pakaian dan bed cover. Kemudian, ia melihat Kota Pangandaran sebagai penghasil ikan. Setelah itu, ia memanfaatkan peluang tersebut untuk beralih ke bisnis perikanan.

Dengan modal Rp750.000, Susi membeli ikan dan menjualnya ke beberapa restoran. Setelah sempat surut, akhirnya Susi berhasil menguasai bisnis pelelangan ikan di Pangandaran. Kemudian, ia merambah bisnisnya ke ekspor ikan dan lobster.

Uniknya, ia membeli sebuah pesawat dengan pinjaman dari bank. Hal itu dilakukan agar proses pengiriman ikan bisa berjalan dengan efektif. Dari situlah, Susi Air menjadi salah satu maskapai penerbangan yang melayani rute pedalaman dan carter.

Reza Nurhilman

Reza Nurhilman merupakan pelopor dari suksesnya keripik Maicih. Ia memulai bisnis keripik singkong ini pada 2010 silam saat berusia 23 tahun. Untuk memulai bisnis ini, ia hanya mengeluarkan modal sekitar Rp15.000.000.

Awalnya, Reza mempromosikan keripik Maicih melalui Twitter. Kemudian, ia mengembangkan sayapnya dengan menerapkan sistem agen yang menggunakan istilah “Jenderal”, agar produknya dapat menarik konsumen yang lebih luas.

Melalui platform media sosial Twitter, Jenderal memberikan informasi di mana lokasi penjualan keripik Maicih setiap harinya. Setelah enam bulan menjual keripik Maicih, ia mendapatkan omset hingga Rp 7 miliar per bulan.

Gibran Rakabuming

Gibran Rakabuming sudah dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia. Putra pertama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ini, memiliki bisnis yang bergerak di bidang catering dan wedding organizer, yaitu Chili Pari.

Berbeda dengan Jokowi, Gibran memilih untuk merintis usahanya sendiri tanpa campur tangan keluarganya. Gibran memulai usahanya dengan mengajukan pinjaman ke bank untuk mendapatkan modal.

Berkat usahanya tersebut, kini Chili Pari sudah banyak menangani pesanan dengan jumlah tamu hingga ribuan orang. Selain itu, Gibran juga memiliki bisnis lainnya bersama sang adik, Kaesang Pangarep.

Sunny Kamengmau

Apakah kamu pernah mendengar tas tangan merek Robita? Merek tas yang populer di Jepang ini adalah buatan anak bangsa.

Pemilik dari merek Robita adalah Sunny Kamengmau, yaitu pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengawali bisnisnya ini dengan modal nekat.

Setelah meninggalkan NTT dan pergi ke Bali, Sunny bekerja sebagai tukang sapu di sebuah hotel. Kemudian, ia diangkat sebagai satpam karena dianggap memiliki kinerja yang baik. Selama bekerja sebagai satpam, ia belajar bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

Gaji pertamanya pun disisihkan untuk membeli kamus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Saat itu, ia bertemu dengan pengusaha asal Jepang yang memintanya untuk mengimpor tas kulit ke negaranya.

Bob Sadino

Siapa yang tidak kenal dengan pria lahiran kota Lampung tahun 1939 ini? Ia merupakan salah satu pengusaha sukses yang sempat mengalami jatuh-bangun sebelum akhirnya mendapatkan kesuksesan besar. Sebelum menjadi pengusaha, Bob pernah bekerja sebagai karyawan selama 9 tahun.

Hingga akhirnya ia banting setir dan memulai bisnis penyewaan mobil yang hanya bermodalkan satu mobil Mercedes dan ia supiri sendiri. Karena mengalami kecelakaan yang menimpanya saat mengemudikan mobil yang disewakannya, bisnis ini berhenti di tengah jalan. Hingga akhirnya ia beralih profesi sebagai buruh bangunan yang dibayar dengan upah harian.

Saat menjadi kuli tersebut, ia melihat peluang bisnis ternak ayam dan telur ayam negeri. Dengan modal pinjaman, Bob mulai menjalankan bisnis dengan menawarkan dagangannya dari rumah ke rumah. Akhirnya bisnis ini berkembang dan mengembangkan sayap dengan menjual daging dan sayuran hidoponik. Berkat kerja kerasnya, ia berhasil mencapai kesuksesan dengan mendirikan Kem-Chicks, supermarket ternama yang menjual berbagai macam produk peternakan dan pertanian.

Nicholas Kurniawan

Nama Nicholas Kurniawan mungkin belum pernah kamu dengar. Ia merupakan pengusaha eksportir ikan hias yang sukses di usianya yang masih muda yaitu 20 tahun. Semua berawal dari kondisi keluarganya yang terpuruk dan terlilit utang, hingga akhirnya Nicholas berniat untuk mengubah nasibnya. 

Ia pernah mencoba berbagai bisnis mulai dari asuransi, makanan, MLM, dan mainan. Jatuh bangun pernah ia lalui. Karena fokus pada bisnis, ia pun pernah tidak naik kelas saat kelas 2 SMA. Namun, kegagalannya ini tidak membuat ia berhenti, namun ia kembali bangkit dan mencoba peruntungannya dengan menjual ikan hias secara online melalui situs Kaskus. Meski sempat beberapa kali ditipu oleh calon pembeli, bisnis ikannya kini sudah menjangkau luar negeri dan berhasil mencatatkan omzetnya lebih dari Rp100 juta per bulan.

Hamzah Izzulhaq

Pria lahiran 1992 ini telah memiliki bakat bisnis sejak usianya yang masih kecil. Ia pernah berjualan kelereng, petasan, hingga koran, dan pernah menjadi tukang parkir dan ojek payung. Bakatnya ini semakin terlihat ketika ia mengikuti seminar bisnis pelajar ketika di bangku SMA, kemudian ia ditawari usaha waralaba bimbingan belajar oleh pemuda sukses yang sudah memiliki bimbingan belajar dengan 44 cabang.

Dengan bermodal uang Rp5 juta dan pinjaman Rp70 juta dari ayahnya, ia membeli cabang yang kebetulan ditawarkan untuk diambilalih seharga Rp175 juta. Sisanya yang sebesar Rp100 juta dibayar dengan dicicil dari keuntungan setiap semesternya.

Siapa sangka ternyata usahanya ini semakin berkembang dan kini Hamzah sudah memiliki 3 lisensi waralaba bimbel dengan jumlah siswa di atas 200 orang setiap semester. Sejak akhir 2011, bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia dan ia berhasil menjabat sebagai Direktur Utama di usianya yang ke 22 tahun.

Yasa Singgih

Bukan hanya orang yang terlahir kaya yang bisa terjun ke dunia bisnis. Yasa Singgih adalah pengusaha sukses yang terlahir dari keluarga biasa-biasa saja dan memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis sejak sangat muda. Sejak berusia 15 tahun, setelah ayahnya terkena serangan jantung dan harus dioperasi, ia mulai mencari uang dengan menjadi pembawa acara di berbagai acara ulang tahun dan musik.

Selain itu, ia pun mulai berbisnis online dengan menjual lampu hias, namun tidak bertahan lama karena masalah pemasok. Setahun kemudian, di usia 16 tahun, Yasa beralih ke bisnis fashion. Sudah jadi makanan sehari jika ia diremehkan orang, hingga rugi ratusan juta rupiah dari berbagai bisnis, sebelum akhirnya ia berhasil membangun brand pakaian sendiri dengan mengusung nama Mens Republic. Selain itu, ia juga mengelola usaha konsultasi manajemen serta kompleks perumahan dalam bentuk kavling tanah di Bogor.

William Tanuwijaya

Siapa yang tidak pernah berbelanja online? Bagi kamu yang suka belanja online, pasti sudah tidak asing lagi bukan dengan situs jual beli online Tokopedia? William Tanuwijaya adalah salah satu pendiri Tokopedia dan berhasil menjadikan Tokopedia sebagai situs jual beli online terbesar di Asia.

Kesuksesan William tentu tidak terlepas dari usaha dan kerja kerasnya. Di mana, ia pernah merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan tinggi mengikuti keinginan Ayah dan pamannya. Ia mengambil jurusan Teknik Informatika di Universitas Bina Nusantara (Binus). Namun, di tahun kedua perkuliahannya, ayah William jatuh sakit, dan membuat William harus mencari pekerjaan sampingan agar tetap bisa berkuliah dan bertahan hidup di Jakarta. 

Bermula dari situasi itulaj, William mulai menunjukkan ketertarikannya di dunia internet dan memulai pekerjaan sampingan sebagai seorang penjaga warnet dan berhasil mengantarkan William meluncurkan Tokopedia pada 2009. Tentunya, setelah melalui berbagai perjuangan yang tidak mudah.

Memiliki misi pemerataan ekonomi melalui teknologi, Tokopedia berhasi menjadi salah satu perusahan startup berstatus unicorn dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar. Ia pun berhasil membuat Tokopedia berhasil mendapatkan berbagai penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Nadiem Makariem

Seluruh orang Indonesia pasti kenal dengan Nadiem Makariem? Pada 2019 lalu ia resmi diangkat oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di Kabinet Indonesia Maju. Nama Nadiem ini pertama kali dikenal ketika dirinya sukses mendirikan Gojek, sebuah startup di industri transportasi dan penyedia jasa berbasis daring di Indonesia.

Lulusan International Relations di Brown University Amerika Serikat dan Harvard Business School ini memulai karir di sebuah perusahaan konsultan McKinsey & Company, kemudian berlanjut di Zalora Indonesia sebagai Managing Editor, lalu menjabat Chief Innovation Officer di Kartuku.

Berbekal pengalaman itulah, ia berinisiatif mendirikan PT Gojek Indonesia pada awal 2015. Ide ini tercetus dari masalah yang ia temui saat itu, di mana ketika pengendara ojek konvensional tidak punya tempat mangkal menunggu penumpang.

Berkat inovasi dari Gojek ini, banyak penumpang ojek yang bisa nyaman berinteraksi dengan para pengendara ojek. Namun, sejak resmi menjabat sebagai Mendikbud, Nadiem menyatakan bahwa dirinya mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Gojek pada 22 Oktober 2019.

Kisah inspiratif orang sukses di atas dapat menjadi motivasi kamu untuk terus bekerja keras dan pantang menyerah. Sebab, tidak ada yang tak mungkin di dunia ini.

Artikel Terkait