Berita

Ini Ciri Investasi Bodong, Jangan Sampai Kamu Ketipu

investasi risiko rendah

Investasi merupakan salah satu cara manusia untuk menjaga keadaan finansial di masa depan. Namun, di zaman globalisasi seperti ini, ada banyak investasi bodong yang memakan korban. Kita harus cermat membaca ciri investasi bodong di sekitar kita.

Belum lama ini, ada investasi bodong yang sedang viral dan memakai nama PT Kam and Kam. Investasi bodong itu meraup uang hingga Rp750 miliar dari nasabah yang menjadi korbannya. Saat penangkapan, pihak kepolisian berhasil menyita uang di Tempat Kejadian Perkara hingga Rp122 miliar.

Perlu kamu ketahui, yang disebut investasi bodong bisa berupa bisnis atau produk bodong. Misalnya kalau bisnis bodong, kamu ditawari untuk investasi di sebuah bisnis, dengan iming-iming kamu tidak perlu kerja, tidak melakukan apapun, tapi tetap menghasilkan pendapatan yang besar.

Tentunya, sebagai seorang pemula di dunia investasi, kamu tidak mau tertipu dengan investasi-investasi bodong. Nah, agar kamu tidak ketipu, kami, redaksi Ajaib, bakal memaparkan ciri-ciri investasi bodong.

1. Investasi ilegal biasanya dicirikan dengan menawarkan potensi keuntungan pendapatan yang tetap. Jadi ibaratnya, kamu tidak usah bekerja namun tetap mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya.

2. Jangan mudah tergiur penawaran pengembalian tinggi. Beberapa investasi bodong menawarkan pengembalian 5-6% per bulan, bahkan ada yang per minggu! Jika memang hal seperti itu ada, tentu produk-produk investasi legal tidak akan laku lagi. Produk-produk seperti ini biasanya tidak memberikan informasi jelas akan sumber pengembalian uangmu.

Jika legal, sebut saja pada investasi reksa dana, kamu akan diberi tahu bahwa kenaikan NAB akan menjadi sumber pengembalian investasi. Nah, pada investasi bodong, tidak ada kejelasan seperti ini. Oleh sebab itu, kita harus berpikir realistis.

3. Umumnya mereka tidak mau mengatakan ada potensi rugi kepada klien. Mereka sangat pandai dalam meyakinkan klien bahwa investasi ini untung. Karena, apabila mereka mengatakan ada potensi rugi, maka tidak ada orang atau klien yang akan bergabung untuk berinvestasi.

4. Cari informasi sebelum melakukan investasi. Kamu harus cari informasi dahulu, tanyakan ke orang yang sudah lama sekali bergabung. Apakah mereka mendapat keuntungan jangka panjang? Atau hanya di awal saja ketika baru bergabung? Banyak investasi bodong yang awalnya menggiurkan dan memberikan pendapatan tetap, tapi hanya bertahan di bulan-bulan awal saja, lalu macet.

5. Seringkali investasi bodong itu kadang dilakukan juga lewat aplikasi perantara, misalnya aplikasi investasi jual emas. Tapi emas yang dibeli tak kunjung datang atau tidak ada pemberitahuan.

Perlu kamu ketahui, perusahaan-perusahaan investasi yang aman dan terpercaya itu terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalau tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, sudah bisa dipastikan investasi itu bodong.

Kalau dari awal sudah ilegal, jelas pemilik investasi bodong tidak akan mendaftarkan produknya ke OJK, dan OJK juga tidak akan menyetujui.

Jadi, ciri-ciri investasi ilegal adalah menawarkan hasil yang besar tanpa mengatakan potensi kerugian, pengembalian seringkali tidak masuk akal, tidak memiliki metode sumber keuntungan yang jelas, dan tidak terdaftar di OJK. Maka, kamu jangan mudah tergiur dengan penawaran hasil yang besar, dan sering-seringlah menggali informasi terkait investasi yang benar agar kamu tidak menjadi korban penipuan.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.  

Artikel Terkait