Milenial

Ini Alasan yang Tepat Untuk Memulai Bisnis Sampingan

Bisnis sampingan harus dimulai dengan alasan yang tepat

Ajaib.co.id – Bisnis & kerja sampingan merupakan salah satu strategi untuk mencapai target finansial. Bagi beberapa orang, satu sumber pendapatan dari bekerja saja biasanya tidak cukup. Dengan memulai bisnis sampingan, orang mampu mendapatkan penghasilan lain jauh lebih cepat. Namun, apa sebenarnya alasan utama memulai bisnis sampingan?

Ketika tren entrepreneur menjadi populer beberapa tahun belakangan, banyak orang yang ikut memulai bisnis tanpa strategic plan yang komprehensif. Hal ini mengakibatkan beberapa bisnis tidak dapat bertahan lama. Kondisi seperti ini diperparah dengan orang yang terjun ke dunia bisnis bermodalkan ikut-ikutan tanpa tahu strategi bisnis yang tepat. Dari sekian banyak alasan yang membuat bisnis, menghasilkan banyak uang merupakan tujuan utama.

Dilansir dari cnbc.com, data dari survei bisnis perusahaan asuransi The Hartford pada Mei lalu, sebanyak 57 penduduk Amerika Serikat memiliki usaha yang dijalankan di luar pekerjaan penuh waktu. Lebih dari setengah pemilik usaha sampingan tersebut memiliki pekerjaan penuh waktu yang dilakukan sekitar 10 jam atau kurang dalam seminggu. Setengah responden lainnya mengatakan setidaknya sebagian waktu libur dimanfaatkan untuk mengurus bisnis sampingan.

Namun, temuan yang paling menarik adalah, tidak peduli usia pemilik bisnis, hampir dua pertiga dari mereka mengatakan bahwa keuangan adalah pendorong utama untuk menjalankan bisnis. Entah itu generasi milenial, gen X, atau baby boomers, finansial adalah alasan utama mereka memulai bisnis, diikuti untuk mengubah gaya hidup dan yang paling terakhir adalah mengejar passion.

Kenapa Passion Bukan Alasan Bisnis yang Bagus

Nick Loper, founder dari Side Hustle Nation, memulai bisnis sampingan pertamanya demi uang hingga pada akhirnya tumbuh menjadi sebuah passion. Ia mengungkapkan bahwa passionnya saat ini adalah terus menjalankan usahanya. Tidak heran jika situs-situsnya mencakup banyak sekali aspek yang berhubungan dengan bisnis, mulai dari memulai usaha sampingan, daftar ide yang bisa digunakan untuk berbisnis, informasi tentang strategi pemasaran, cara memulai blog, dukungan untuk pebisnis.

Loper mengutip pendapat Cal Newport, seorang Profesor di Departemen Ilmu Komputer Georgetown University yang mengatakan bahwa mengikuti passion merupakan keputusan yang konyol. Dalam bukunya yang berjudul So Good They Can’t Ignore You: Why Skills Trump Passion in the Quest for Work You Love, Cal mengatakan bahwa passion sangat sulit ditemukan, alasan lainnya belum tentu passion kamu ada pasarnya.

Alasan lain untuk tidak menjadikan hobi sebagai bisnis sampingan adalah berpotensi mengurangi kesenangan ketika kamu berjuang untuk menghasilkan uang. Setidaknya, kamu harus memiliki minat dan keahlian di bidang tersebut.

Sebagai salah satu pemilik bisnis, Loper juga memiliki situs untuk membandingkan harga sepatu di website e-commerce yang merupakan bisnis pertamanya. Ia mengungkapkan bahwa bisnis tersebut tidak dimulai dengan passion, tetapi karena finansial dan melihat perkembangan e-commerce yang melesat sejak awal tahun 2000an.

Loper memberikan satu peringatan penting bagi pebisnis, “Jika kamu melakukannya hanya untuk uang, kamu akan memiliki motivasi yang besar untuk terus maju jika melihat pertumbuhan atau return usaha tersebut memburuk. Setelah mulai berfungsi, apakah finansial bisa membantu kamu untuk terus maju? Beda halnya ketika kamu memulai dengan passion, ketika bisnis yang dijalankan tidak memberikan keuntungan yang sudah diproyeksikan, kamu akan melanjutkannya hanya karena yang kamu lakukan untuk memenuhi kesenangan diri.

Idealisme Membangun Bisnis

Membuat usaha sampingan seharusnya menyenangkan bukan malah membuat kamu tertekan. Menjalankan bisnis dengan perasaan bahagia akan membantu kamu tetap berpikiran terbuka terhadap peluang bisnis tersebut untuk terus tumbuh. Sayangnya, banyak dari pebisnis yang jatuh ke pola berpikir bahwa mereka membutuhkan ide usaha sampingan yang mengubah paradigma, yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun, atau yang menggebrak pasar. Nyatanya, ide bisnis tersebut telah dilakukan sebelumnya dengan beberapa inovasi.

Contohnya adalah Google sebagai salah satu perusahaan dengan valuasi tertinggi. Di awal populernya perusahaan teknologi, Google bukanlah mesin pencari pertama yang ditemukan dan satu-satunya yang menyediakan layanan tersebut. Ini membuktikan bahwa memulai bisnis sukses tidak diperlukan strategi menciptakan jalan yang baru.

Mulai menciptakan bisnis sampingan untuk jangka waktu terbatas. Jika kamu mendapatkan keuntungan potensial dari bisnis tersebut, maka lanjutkanlah, tetapi jika tidak berhasil, cobalah ide bisnis lain yang ada dalam daftarmu. Strategi ini akan membantumu menemukan bisnis yang sesuai dengan permintaan pasar tanpa perlu mengalami kerugian yang besar.

Meskipun alasan utama orang memulai bisnis untuk memiliki penghasilan tambahan, kebanyakan dari mereka merasa tidak memiliki cukup waktu untuk menjalankan bisnis secara penuh. Berdasarkan survei yang sama, hanya sekitar 25% pemilik usaha sampingan mengatakan bisnis bisa menjadi pekerjaan penuh waktu atau sumber pendapatan utama, sementara hampir setengahnya mengaku hal tersebut tidak mungkin terjadi.

Temuan menarik lainnya mengungkapkan bahwa beberapa tantangan utama bagi pemilik usaha sampingan untuk menjadikan usahanya sebagai sumber pendapatan utama adalah kurangnya ketidakpercayaan diri, sedikitnya waktu yang tersedia untuk menjalankan bisnis, dan sulitnya melepas pekerjaan penuh waktu. Namun, tantangan tersebut sepertinya tidak berlaku bagi milenial, sebab 40% dari mereka yakin bahwa bisnis bisa menjadi sumber pendapatan utama, disusul gen X dengan 30%, dan baby boomers di angka 17%.

Loper membagikan tips bagi pebisnis yang menjalankan usaha sampingan di luar pekerjaan penuh waktu. Pertimbangkan pekerjaanmu sebagai klien utama, tetapi tentunya kamu tidak harus memiliki satu klien, bukan?

Masih bingung ingin bisnis sampingan apa? Jika kamu memiliki modal besar, kamu bisa mempertimbangkan menjual produk atau membuat warung kopi. Atau bagi kamu yang bermodal pengetahuan, kamu bisa mencoba les privat di mana usaha ini sangat cocok untuk mahasiswa atau fresh graduate yang biasanya penghasilannya pas-pasan. Tips bisnis di atas bisa kamu coba untuk mulai melakukan sesuatu didorong kebutuhan, bukan kesukaan.

Untuk mendapat penghasilan pasif bermodal koneksi internet, kamu bisa investasi di Ajaib. Tenang, dengan tampilan yang sederhana dan kanal belajar bisa membantu investor pemula menikmati proses investasi ini. Tidak perlu khawatir karena sudah terdaftar dan diawasi OJK dan IDX.

Tunggu apa lagi? Mulai langkah menuju kebebasan finansialmu sekarang!

Artikel Terkait