Wall Street Rontok, Cek Kinerja $INCO dan $PGAS di Tengah Tekanan IHSG
Ratih Mustikoningsih•October 30, 2026

Key Takeaways:
- IHSG diprediksi bervariasi di 5.000–5.100 usai anjlok -3,49% ke 5.098 akibat net foreign sell Rp1,52 triliun dan tekanan Rupiah.
- Sentimen pasar diwarnai aksi jual Big Tech Wall Street serta kinerja solid 9M26 $PGAS dan$INCO.
- Kenaikan beban pokok pendapatan $INCO (+45,7% qoq) menekan laba bersih kuartal III/2026 menjadi USD42,75 juta (-29,7% qoq).
Sentimen Pasar Hari Ini: Net Foreign Sell Rp1,52 Triliun Hingga Tekanan Kurs Rupiah
Langkah IHSG mengalami koreksi cukup tajam sebesar -3,49% atau turun 184,26 poin menuju level 5.098 pada perdagangan sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan berlanjutnya gelombang aksi jual bersih (net foreign sell) investor asing senilai Rp1,52 triliun di pasar reguler.
Tekanan pada pasar ekuitas domestik kian berat akibat nilai tukar Rupiah yang masih bertahan di posisi tertekan Rp18.125,27/USD. Kondisi kurs yang rapuh mengerek premi risiko dan memicu capital outflow berkelanjutan.
Aksi pelepasan modal asing dan pergerakan dana institusi besar berpotensi mengubah peta pergerakan harga saham di bursa. Oleh karena itu, sangat penting bagi Kamu untuk memantau pergerakan akumulasi atau distribusi saham secara presisi melalui fitur Broker Flow di Ajaib Terminal. Nikmati Broker Fee Rp 0 dengan Transaksi di Ajaib Terminal.
Pertumbuhan Kinerja Keuangan PGAS 9M26
Kinerja emiten sektor energi turut memberikan gambaran fundamental yang menarik di pasar domestik. Pada 9M26, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk ($PGAS) membukukan laba bersih sebesar USD292,95 juta (+23,1% yoy) dengan capaian total pendapatan USD3,02 miliar (+3,3% yoy).
Kontributor terbesar pendapatan $PGAS didominasi oleh segmen Niaga Gas Bumi sebesar 68,0% (USD2,05 miliar, +2,8% yoy), disusul oleh segmen Penjualan Minyak dan Gas Bumi sebesar 10,3% (USD312,25 juta, +5,1% yoy). Sementara pada kuartal III/2026 (3Q26), $PGAS membukukan pendapatan USD1,01 miliar (-5,6% qoq, +3,0% yoy) serta laba bersih USD90,67 juta (-18,9% qoq, -3,0% yoy).
Kinerja Keuangan PT Vale Indonesia Tbk ($INCO) 3Q26
Emiten pertambangan nikel, PT Vale Indonesia Tbk ($INCO), membukukan laba bersih akumulatif 9M26 sebesar USD147,12 juta (+180,5% yoy dibanding USD52,45 juta pada periode sama tahun sebelumnya) dengan total pendapatan USD896,07 juta (+27,0% yoy).
| Periode | Pendapatan | Laba Bersih | Catatan Utama |
| 3Q26 (QoQ) | USD353,00 Juta (+21,5%) | USD42,75 Juta (-29,7%) | Kenaikan beban pokok pendapatan (+45,7% qoq) menjadi USD283,88 juta menekan laba kuartalan. |
| 3Q26 (YoY) | USD353,00 Juta (+26,7%) | USD42,75 Juta (+57,2%) | Pertumbuhan volume dan realisasi harga penjualan nikel dalam matte dibanding 3Q25. |
| 9M26 (YoY) | USD896,07 Juta (+27,0%) | USD147,12 Juta (+180,5%) | Seluruh pendapatan berasal dari penjualan Nikel dalam Matte ke VCL (59,4%) dan SMM (40,6%). |
Seluruh pendapatan $INCO didapat dari penjualan Nikel dalam Matte. Pelanggan utama perseroan didominasi oleh penjualan ke Vale Canada Limited sebesar 59,4% (USD532,48 juta) serta Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. sebesar 40,6% (USD363,59 juta). Meskipun pencapaian 9M26 tumbuh signifikan secara tahunan, laba bersih 3Q26 tertekan secara kuartalan akibat lonjakan beban pokok pendapatan yang naik +45,7% qoq menjadi USD283,88 juta.
Pelemahan Wall Street di Tengah Aksi Jual Saham Big Tech
Beralih ke bursa global, pasar saham Amerika Serikat tertekan di mana indeks Nasdaq merosot -1,38% dan S&P 500 terkoreksi -0,30%. Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual pada saham-saham Big Tech, seperti saham Alphabet (GOOGL) yang anjlok -12,64%, Amazon (AMZN) -4,25%, serta Intel (INTC) -3,62%.
Kombinasi tekanan bursa global serta tingginya arus modal keluar di pasar domestik diproyeksikan membuat IHSG hari ini bergerak bervariasi (mixed) dalam rentang 5.000–5.100.
Pantau Pergerakan Pasar dan Lakukan Diversifikasi Portofolio di Ajaib
Cermati pergerakan arus modal dan sesuaikan portofolio secara berkala untuk menghadapi volatilitas pasar. Memanfaatkan instrumen investasi saham yang memiliki korelasi seimbang dapat membantu menjaga stabilitas imbal hasil investasi Kamu.
Pantau harga saham secara real-time, amati peta broker flow, dan eksekusi order dengan cepat lewat Ajaib untuk tangkap peluang pasar.
Sumber: Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!