Saham

Rekomendasi Saham Hari Ini: AUTO, UNVR, dan EMAS

Ratih Mustikoningsih•October 15, 2026

Key Takeaways:

  • IHSG Terapresiasi Tipis (+0,29%): Indeks ditutup di 5.943 didorong blue chip, namun dibayangi capital outflow asing Rp104 miliar.
  • MBMA Ekspansi Tambang SCM: Kucurkan Rp58,18 miliar (US$3,26 juta) untuk pengeboran 1.607 lubang guna amankan pasokan bahan baku EV.
  • Wall Street Tertekan Inflasi AS (+3,7% yoy): Lonjakan harga bensin dan shelter memicu kekhawatiran higher for longer, memproyeksikan IHSG melemah di rentang 5.800–5.950.

Saham Blue Chip Dorong IHSG Naik Tipis

Pasar saham domestik ditutup menguat +0,29% atau +17,05 poin ke level 5.943 pada perdagangan kemarin (14/10). Penguatan IHSG ini ditopang oleh saham-saham blue chip, yang tercermin dari lonjakan indeks LQ45 +0,92% dan IDX30 +0,90%.

Namun, laju penguatan indeks terpangkas dari level tertinggi hariannya di 6.009,96. Hal ini terjadi seiring kembalinya tekanan capital outflow investor asing sebesar Rp104 miliar di pasar reguler, sehingga IHSG hari ini diprediksi melemah dalam range 5.800–5.950.

MBMA Kucurkan Rp58,18 Miliar untuk Ekspansi Tambang SCM

Dari emiten, Tambang SCM (Sulawesi Cahaya Mineral) menjadi perhatian setelah berita di media Stockwatch ID yang menyebutkan bahwa PT Merdeka Battery Materials Tbk ($MBMA) mengucurkan Rp58,18 miliar (setara US$3,26 juta) untuk ekspansi tambang guna memperkuat pasokan baterai kendaraan listrik (EV).

MBMA menegaskan bahwa operasional dan pasokan bahan baku Tambang SCM sesuai dengan laporan eksplorasi pada 3Q26 yang menghabiskan Rp58,18 miliar untuk pengeboran penentuan sumber daya umur tambang dan uji coba. Hasil pengeboran 1.607 lubang tercatat sesuai dengan ekspektasi.

Inflasi AS di Atas Ekspektasi, Wall Street Berada dalam Tekanan

Dari global, pasar Wall Street mengalami koreksi dipicu oleh laju inflasi AS periode September 2026 yang memanas. Inflasi utama (Headline CPI) melonjak ke +3,7% yoy (naik dari 3,4% pada Agustus 2026 vs ekspektasi konsensus +3,6%) dan +0,6% mom, terutama didorong oleh lonjakan harga bensin +34,2% yoy serta minyak bakar (fuel oil) +74,2% yoy. Di saat yang sama, inflasi inti (Core CPI) juga naik +2,6% yoy akibat kenaikan biaya tempat tinggal (shelter).

Kombinasi angka inflasi yang melampaui konsensus pasar serta harga minyak mentah dunia yang tak kunjung melandai (Brent USD 105–106/barel) memperkuat kekhawatiran bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan tinggi lebih lama, dengan jadwal terdekat pada 27–28 Oktober 2026.

Saham Pilihan Ajaib Sekuritas 15 Oktober 2026

Kode SahamRekomendasiHarga PenutupanTarget PriceStop Loss
AUTOAccum BuyRp3.380Rp3.450Rp3.100
UNVRAccum BuyRp1.615Rp1.655Rp1.550
EMASBuy on WeaknessRp7.900Rp8.100Rp7.400

AUTO

  • Accum Buy: Rp3.380
  • Target Price: Rp3.450
  • Stop Loss: Rp3.100

AUTO posisi harga sideways di area resistance dalam momentum akumulasi. Pertimbangkan hold jangka pendek di tengah volatilitas IHSG.

PT Astra International Tbk (ASII) berencana menambah porsi kepemilikannya pada saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) sebesar 4,947% atau setara dengan 238,44 juta saham melalui mekanisme voluntary tender offer di harga Rp3.600 per saham. Pasca transaksi tersebut total kepemilikan ASII naik dari 80% menjadi maksimal 84,947%.

UNVR

  • Accum Buy: Rp1.615
  • Target Price: Rp1.655
  • Stop Loss: Rp1.550

UNVR posisi harga sideways di area support. Indikator MACD bar histogram mulai positif dalam momentum akumulasi.

EMAS

  • Buy on Weakness: Rp7.900
  • Target Price: Rp8.100
  • Stop Loss: Rp7.400

EMAS posisi harga sideways berpotensi menutup gap down yang terjadi pada 14 September 2026. Indikator MACD bar histogram mulai positif dalam momentum akumulasi.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melanjutkan kegiatan eksplorasi pengembangan sumber daya emas di Tambang Emas Pani, Provinsi Gorontalo, Sulawesi. Sepanjang 3Q26 total pengeluaran biaya mencapai Rp34,9 miliar atau setara USD 1,95 juta. Sementara, harga emas rebound +0,82% senada dengan aksi profit taking minyak mentah setelah rilis data CPI AS di atas ekspektasi.

Pantau Saham Pilihan Hari Ini di Ajaib

Menghadapi pergerakan IHSG dan ketidakpastian sentimen global, eksekusi trading yang presisi menjadi sangat penting. Lewat aplikasi Ajaib, kamu bisa memantau pergerakan harga secara real-time, memasang Stop Loss untuk membatasi risiko, dan mengeksekusi strategi pada saham AUTO, UNVR, serta EMAS secara optimal.

Optimalkan keterampilan trading kamu dan raih peluang profit harian dengan eksekusi order yang cepat dan praktis di aplikasi Ajaib sekarang!

Sumber: Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Google Play StoreApple App Store

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!