IPO JEC Eye Hospital (JECX) di Harga Rp1.200-Rp1.400, Simak Jadwal Lengkapnya
Tika•June 22, 2026

Key Takeaways
- JECX menawarkan saham IPO dengan kisaran harga Rp1.200-Rp1.400 per saham.
- Perseroan menargetkan penghimpunan dana hingga Rp683,18 miliar.
- Dana IPO akan digunakan untuk pelunasan utang, penguatan anak usaha, dan modal kerja operasional.
- JECX mengoperasikan 5 rumah sakit mata dan 11 klinik mata di berbagai kota di Indonesia.
JECX Gelar IPO dengan Target Dana Rp683 Miliar
PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics, resmi membuka masa penawaran awal (bookbuilding) dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 487.983.500 saham kepada publik dengan kisaran harga Rp1.200 hingga Rp1.400 per saham. Dengan rentang harga tersebut, JECX berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp683,18 miliar.
Dalam aksi korporasi ini, saham yang ditawarkan terdiri dari 325.322.300 saham baru atau setara 10% modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, serta 162.661.200 saham divestasi milik salah satu pemegang saham eksisting.
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Underwriter) dalam IPO JECX.
Jadwal IPO JECX
Berikut jadwal IPO JECX yang perlu diperhatikan investor:
| Kegiatan | Tanggal |
|---|---|
| Bookbuilding | 22–24 Juni 2026 |
| Perkiraan Tanggal Efektif | 29 Juni 2026 |
| Masa Penawaran Umum | 1–3 Juli 2026 |
| Penjatahan Saham | 3 Juli 2026 |
| Distribusi Saham Elektronik | 6 Juli 2026 |
| Pencatatan di BEI | 7 Juli 2026 |
Profil Singkat JECX
JECX merupakan perusahaan yang bergerak di sektor healthcare dengan fokus pada layanan kesehatan mata.
Perseroan memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1984 dengan nama Klinik Mata Jakarta. Pada tahun 1993, perusahaan bertransformasi menjadi Jakarta Eye Center (JEC), yang kini dikenal sebagai salah satu jaringan layanan kesehatan mata terbesar di Indonesia.
Saat ini JECX mengoperasikan:
- 5 Rumah Sakit Khusus Mata
- 11 Klinik Mata
Jaringan tersebut tersebar di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi.
Selain itu, perseroan tengah mengembangkan JEC Bali @ Sanur yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Kinerja Keuangan Masih Bertumbuh
JECX membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025.
| Kinerja | 2024 | 2025 |
| Pendapatan | Rp887,72 miliar | Rp926,76 miliar |
| Laba Tahun Berjalan | Rp62,47 miliar | Rp72,49 miliar |
Pendapatan tumbuh sekitar 4,4% secara tahunan, sementara laba meningkat sekitar 16%.
Peningkatan kinerja didorong oleh pembukaan tiga unit layanan baru, pertumbuhan layanan refraktif dan vitreoretina, peningkatan tindakan injeksi intravitreal, serta kontribusi dari divisi optik.
Selain itu, layanan SMILE yang dikembangkan di KUM JEC Bali @ Denpasar juga mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan.
Penggunaan Dana IPO JECX
Dana yang diperoleh dari saham baru akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi bisnis.
Berikut rincian penggunaan dana IPO:
| Penggunaan Dana | Nilai |
| Pelunasan sebagian pinjaman Bank BCA | Rp40 miliar |
| Pelunasan sebagian pinjaman HSBC Indonesia | Rp100 miliar |
| Pendanaan anak usaha | Rp185 miliar |
| Modal kerja operasional | Sisa dana |
Dana untuk anak usaha akan digunakan untuk:
- Setoran modal Rp50 miliar kepada PT Nitra Sanata Bali.
- Pinjaman Rp100 miliar kepada PT Orbita untuk pelunasan utang Bank BCA.
- Pinjaman Rp35 miliar kepada PT JEC Candi Sejahtera untuk pelunasan utang Bank BCA.
Sementara itu, sisa dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja hingga akhir 2027, termasuk pembayaran gaji dan tunjangan karyawan.
Program ESA dan Komitmen Pengendali
Bersamaan dengan IPO, JECX juga melaksanakan Program Employee Stock Allocation (ESA).
Sebanyak 11.165.000 saham atau sekitar 2,29% dari total saham yang ditawarkan dialokasikan kepada karyawan yang memenuhi persyaratan.
Di sisi lain, pemegang saham pengendali PT Magna Selaras Lestari menyatakan akan tetap mempertahankan status pengendali selama 12 bulan setelah IPO efektif.
Kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian tambahan bagi investor terkait stabilitas kepemilikan perusahaan pasca melantai di Bursa.
Kebijakan Dividen
Setelah IPO, JECX berencana membagikan dividen tunai dengan rasio hingga 50% dari laba bersih setelah penyisihan cadangan wajib.
Selain itu, manajemen juga membuka peluang pembagian dividen interim apabila kondisi keuangan perusahaan memungkinkan.
Kebijakan ini menjadi salah satu daya tarik bagi investor yang mencari kombinasi antara potensi pertumbuhan dan pendapatan dividen.
Prospek JECX
Prospek JECX didukung oleh meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan mata di Indonesia, ekspansi jaringan layanan, serta transformasi digital yang terus dilakukan perusahaan.
Perseroan telah mengembangkan berbagai inisiatif digital seperti digital patient journey, sistem CRM, aplikasi mobile, hingga pemanfaatan data analytics untuk meningkatkan pengalaman pasien dan efisiensi operasional.
Dengan jaringan rumah sakit mata yang telah mapan dan rencana ekspansi ke KEK Sanur, JECX menjadi salah satu IPO sektor healthcare yang menarik untuk dicermati investor pada 2026.
Pesan IPO JECX di Ajaib
Pesan IPO JECX di Ajaib sekarang! Nikmati pemesanan IPO 100% online, bebas biaya , dan dana tidak ditahan. Jadi, kamu bisa tetap fleksibel mengelola dana atau pun trading sambil mengikuti peluang IPO pilihanmu.
Sumber: https://www.emitennews.com/news/ipo-jec-eye-hospitals-jecx-gaet-trimegah-lg-bidik-dana-rp68318m/30
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!