7 Fakta IPO EMMI, Emiten Alat Kesehatan yang Kantongi Proyek World Bank dan IsDB Rp780 Miliar
Salsabilla•June 23, 2026

Key Takeaways
- IPO EMMI menawarkan 522,85 juta saham baru atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, dengan potensi dana hingga Rp269,27 miliar.
- Mayoritas dana IPO akan digunakan untuk modal kerja, pembangunan pabrik baru di Cikupa, serta pelunasan sebagian pinjaman bank.
- EMMI memiliki eksposur kuat pada proyek pengadaan alat kesehatan pemerintah dan telah mengantongi tender World Bank serta IsDB dengan nilai total sekitar Rp780 miliar.
Distributor Alat Kesehatan EMMI Siap Melantai di Bursa
PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) akan menjadi salah satu emiten baru sektor kesehatan yang dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2026. Perseroan bergerak di bidang perdagangan alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kesehatan yang digunakan oleh rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di Indonesia.
Selain sebagai distributor alat kesehatan, EMMI juga memegang hak distribusi eksklusif sejumlah merek global di bidang teknologi medis (medtech). Perseroan dikenal sebagai penyedia peralatan untuk ruang operasi (operating theatre), intensive care unit (ICU), hingga berbagai kebutuhan alat kesehatan kritikal lainnya. Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas bisnis ke segmen alat kesehatan habis pakai (consumables) melalui kerja sama strategis untuk produksi benang bedah.
Tabel Ringkasan IPO EMMI
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Kode Saham | EMMI |
| Nama Perusahaan | PT Esa Medika Mandiri Tbk |
| Sektor | Kesehatan |
| Bidang Usaha | Distributor alat laboratorium, farmasi, dan alat kesehatan |
| Jumlah Saham Ditawarkan | 522,85 juta saham |
| Persentase IPO | 30% |
| Nilai Nominal | Rp50 per saham |
| Harga Penawaran | Rp446 – Rp515 per saham |
| Potensi Dana Dihimpun | Hingga Rp269,27 miliar |
| Tanggal Pencatatan di BEI | 8 Juli 2026 |
Dalam penawaran umum perdana ini, saham EMMI menawarkan sebanyak-banyaknya 522,85 juta saham baru. Dengan rentang harga Rp446 hingga Rp515 per saham, perseroan berpotensi menghimpun dana segar mencapai Rp269,27 miliar apabila seluruh saham terserap pasar.
Kehadiran IPO EMMI di pasar modal menarik perhatian karena perusahaan memiliki jaringan distribusi ke lebih dari 200 rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia, serta memiliki eksposur terhadap berbagai proyek pengadaan alat kesehatan pemerintah.
7 Fakta IPO EMMI yang Perlu Diketahui Investor
1. Menawarkan 522,85 Juta Saham Baru ke Publik
EMMI menawarkan sebanyak 522,85 juta saham baru yang mewakili maksimal 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Saham tersebut ditawarkan pada kisaran harga Rp446 hingga Rp515 per saham.
Apabila seluruh saham terserap, perseroan berpotensi memperoleh dana segar hingga Rp269,27 miliar. Selain itu, sekitar 10% dari saham yang ditawarkan akan dialokasikan untuk program Employee Stock Allocation (ESA).
2. Didukung Prospek Industri Kesehatan yang Masih Tumbuh
Prospek industri kesehatan nasional masih cukup menarik seiring tingginya anggaran kesehatan pemerintah. Pada APBN 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp244 triliun.
Di sisi lain, sekitar 98,48% pendapatan EMMI pada tahun buku 2025 berasal dari segmen pemerintah. Hal ini memberikan peluang pertumbuhan yang besar, meski sekaligus mencerminkan adanya ketergantungan terhadap belanja pemerintah.
3. Kantongi Tender World Bank dan IsDB Bernilai Rp780 Miliar
Salah satu faktor yang mendorong perhatian pasar terhadap EMMI adalah keberhasilannya memperoleh berbagai proyek pengadaan alat kesehatan berskala besar.
Beberapa proyek yang telah diperoleh antara lain:
- Tender Islamic Development Bank (IsDB) senilai sekitar Rp631,4 miliar pada 2024.
- Tender IsDB senilai Rp149,1 miliar pada 2025.
- Tender World Bank SOPHI untuk kebutuhan ruang operasi dan ICU senilai sekitar Rp101,7 miliar.
Proyek-proyek tersebut menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis perseroan dalam beberapa tahun terakhir.
4. Kinerja Keuangan Tumbuh Signifikan
EMMI mencatatkan pertumbuhan kinerja yang cukup kuat pada tahun buku 2025.
| Kinerja FY25 | Nilai |
|---|---|
| Pendapatan | Rp454,6 miliar |
| Pertumbuhan Pendapatan | +18% YoY |
| Laba Bersih | Rp34,1 miliar |
| Pertumbuhan Laba Bersih | +210% YoY |
Lonjakan kinerja tersebut terutama ditopang oleh pengakuan pendapatan dari berbagai proyek pengadaan alat kesehatan pemerintah yang berhasil diperoleh perseroan.
Meski demikian, ketergantungan terhadap proyek pemerintah dan belanja APBN menjadi salah satu faktor risiko yang perlu dicermati ke depan.
5. Mayoritas Dana IPO Digunakan untuk Modal Kerja
Berikut rencana penggunaan dana hasil IPO EMMI:
| Penggunaan Dana | Porsi |
|---|---|
| Modal Kerja | 68,70% |
| Pelunasan Sebagian Pinjaman Bank | 18,57% |
| Pembangunan Pabrik Baru di Cikupa | 11,80% |
| Biaya Emisi | 0,93% |
Porsi terbesar dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, terutama pembelian barang proyek, bahan baku, dan persediaan guna mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.
Selain itu, perusahaan juga akan menggunakan sebagian dana untuk melunasi pokok pinjaman kepada PT Bank Ina Perdana Tbk serta membangun fasilitas pabrik baru di Cikupa yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi ke depan.
6. Menargetkan Dividen hingga 30% Laba Bersih
Setelah menjadi perusahaan terbuka, EMMI berencana membagikan dividen tunai dengan rasio maksimal 30% dari laba bersih tahunan mulai tahun buku 2027.
Namun besaran dividen yang akan dibagikan tetap bergantung pada hasil RUPS serta mempertimbangkan kondisi keuangan, kebutuhan modal kerja, arus kas, rencana investasi, dan ekspansi bisnis perusahaan.
7. Jadwal IPO Berlangsung hingga Juli 2026
Berikut jadwal lengkap IPO EMMI:
| Tahapan | Tanggal |
|---|---|
| Masa Penawaran Awal (Bookbuilding) | 22 -24 Juni 2026 |
| Tanggal Efektif OJK | 30 Juni 2026 |
| Masa Penawaran Umum | 2 – 6 Juli 2026 |
| Tanggal Penjatahan | 6 Juli 2026 |
| Distribusi Saham Elektronik | 7 Juli 2026 |
| Pencatatan Saham di BEI | 8 Juli 2026 |
Jadwal tersebut menjadi acuan bagi investor yang ingin mengikuti proses beli saham IPO EMMI sejak masa penawaran awal hingga resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Struktur Pemegang Saham Sebelum dan Sesudah IPO
Sebelum IPO
| Pemegang Saham | Jumlah Saham | Nilai Nominal | Kepemilikan |
|---|---|---|---|
| Surya Gunawan Widjaja | 367.246.000 | Rp18,36 miliar | 30% |
| Eddy Lie | 176.944.000 | Rp8,85 miliar | 15% |
| Andrew Ignatius Widjaja | 285.410.000 | Rp14,27 miliar | 23% |
| Florian Chris Widjaja | 195.200.000 | Rp9,76 miliar | 16% |
| Andrian Matthew Widjaja | 195.200.000 | Rp9,76 miliar | 16% |
| Total | 1.220.000.000 | Rp61 miliar | 100% |
Setelah IPO
| Pemegang Saham | Jumlah Saham | Nilai Nominal | Kepemilikan |
|---|---|---|---|
| Surya Gunawan Widjaja | 367.246.000 | Rp18,36 miliar | 21% |
| Eddy Lie | 176.944.000 | Rp8,85 miliar | 10% |
| Andrew Ignatius Widjaja | 285.410.000 | Rp14,27 miliar | 16% |
| Florian Chris Widjaja | 195.200.000 | Rp9,76 miliar | 11% |
| Andrian Matthew Widjaja | 195.200.000 | Rp9,76 miliar | 11% |
| Masyarakat | 470.571.300 | Rp23,53 miliar | 27% |
| ESA | 52.285.700 | Rp2,61 miliar | 3% |
| Total | 1.742.857.000 | Rp87,14 miliar | 100% |
Setelah IPO, kepemilikan publik akan mencapai sekitar 27%, sementara sekitar 3% saham dialokasikan untuk program Employee Stock Allocation (ESA). Struktur ini membuat pemegang saham pengendali tetap mempertahankan kendali perusahaan pasca pencatatan saham di bursa.
Susunan Manajemen EMMI
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Surya Gunawan Widjaja
- Komisaris: Andrew Ignatius Widjaja
- Komisaris Independen: Iwanho
- Komisaris Independen: Sodikin Sadek
Direksi
- Direktur Utama: Florian Chris Widjaja
- Direktur: Eddy Lie
- Direktur: Jason Aaron Lie
- Direktur: Andrian Matthew Widjaja
Manajemen EMMI akan berperan penting dalam menjalankan strategi pertumbuhan perseroan, termasuk pengembangan fasilitas manufaktur baru, perluasan produk alat kesehatan habis pakai, serta penguatan jaringan distribusi nasional yang telah menjangkau lebih dari 200 rumah sakit dan institusi kesehatan.
Pesan IPO EMMI di Ajaib!
Tertarik mengikuti perkembangan IPO terbaru di BEI termasuk EMMI? Kamu bisa memantau jadwal penawaran umum, prospektus, hingga peluang investasi saham langsung melalui aplikasi Ajaib.
Dengan fitur yang mudah digunakan, kamu dapat mengikuti proses pemesanan saham IPO secara praktis sekaligus memperoleh akses informasi pasar modal yang lengkap dalam satu aplikasi. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Sumber: https://katadata.co.id/finansial/korporasi/6a37dccad0710/5-fakta-ipo-emmi-incar-dana-rp-269-miliar-hingga-janji-bagikan-30-dari-laba
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!