Wall Street Hari Ini: Dow Jones Naik 0,83%, S&P 500 0,59%, Nasdaq 0,64%, Cek Peluang Tradingnya!
Miftahul Khaer•October 13, 2026

Key Takeaways
- Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026), masing-masing naik 0,83%, 0,59%, dan 0,64%.
- Saham MDT memimpin top gainers dengan kenaikan 3,90%, sedangkan GLW menjadi top losers setelah terkoreksi 6,00%.
- Bank of America memperkirakan harga emas sulit bertahan di atas US$4.000 per ons dalam tiga bulan ke depan, di tengah tekanan permintaan fisik dan ketidakpastian inflasi.
- Analis menaikkan rating Micron (MU) dan Rivian (RIVN), tetapi menurunkan rating Amazon (AMZN) dan AMD karena risiko margin serta valuasi.
- Watchlist saham AS mencakup Fortinet (FTNT), CrowdStrike (CRWD), dan Micron (MU), dengan potensi upside masing-masing 5,69%, 9,82%, dan 7,43% berdasarkan skenario trading yang disiapkan.
Bursa Saham AS Menguat, Dow Jones hingga Nasdaq Catat Kenaikan
Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (9/10/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,83%, S&P 500 menguat 0,59%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,64%.
Di tengah penguatan indeks utama, pergerakan saham individual menunjukkan hasil yang beragam, dengan sejumlah emiten mencatatkan kenaikan maupun koreksi signifikan.
Top Gainers dan Top Losers Saham AS
Pergerakan saham individual menunjukkan perbedaan kinerja yang cukup lebar. Medtronic (MDT) mencatat kenaikan tertinggi dalam daftar saham pilihan, sementara Corning (GLW) mengalami koreksi paling dalam.
Top Gainer
Top Loser
Harga Emas Hari Ini Tertekan, BofA Prediksi Sulit Bertahan di Atas US$4.000
Bank of America (BofA) memperkirakan harga emas akan sulit bertahan di atas US$4.000 per ons dalam tiga bulan ke depan, meskipun permintaan investasi melalui exchange-traded fund (ETF) masih kuat.
Menurut BofA, lemahnya permintaan fisik menjadi salah satu faktor yang membatasi kenaikan harga emas. Selain itu, aksi jual investor ETF berpotensi memperbesar tekanan apabila harga terus melemah. Bank tersebut juga memperingatkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah dapat mendorong bank sentral kembali menjual emas.
Untuk menjaga keberlanjutan tren kenaikan harga emas dalam jangka panjang, pasar dinilai membutuhkan kejelasan mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Pada Senin (12/10/2026), harga emas berjangka turun 0,6% menjadi US$4.165,80 per ons. Sementara itu, harga perak melemah 0,9% menjadi US$60,14 per ons.
Penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak turut meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi. Karena itu, investor menantikan rilis data Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) AS pada pekan ini untuk memperoleh gambaran lebih lanjut mengenai perkembangan tekanan harga.
Rating Saham AS Terbaru: MU dan RIVN Naik, AMZN dan AMD Turun
Selain perkembangan pasar komoditas, perubahan rekomendasi analis terhadap sejumlah saham AS turut menjadi perhatian pada 12 Oktober 2026.
Berdasarkan laporan Seeking Alpha, Micron Technology (MU) dan Rivian Automotive (RIVN) memperoleh kenaikan rekomendasi. Sebaliknya, Amazon (AMZN) dan Advanced Micro Devices (AMD) mengalami penurunan rekomendasi karena pertimbangan risiko margin dan valuasi saham.
Micron (MU) dan Rivian (RIVN) Mendapat Kenaikan Rating
Rivian dinaikkan menjadi Positive setelah perusahaan mencatatkan pertumbuhan pengiriman kendaraan sebesar 45,8% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal III 2026. Pertumbuhan tersebut didorong oleh permintaan terhadap SUV R2 yang lebih terjangkau.
Sementara itu, Micron memperoleh kenaikan rekomendasi menjadi Neutral. Perubahan ini didukung oleh prospek permintaan memori untuk kebutuhan AI inference serta potensi katalis yang berkaitan dengan pemegang saham.
Amazon (AMZN) dan AMD Menghadapi Tekanan Valuasi
Di sisi lain, Amazon diturunkan menjadi Hold karena tekanan inflasi, kenaikan biaya operasional, dan beban bunga yang berisiko menekan margin perusahaan.
AMD juga diturunkan menjadi Hold setelah harga sahamnya melonjak lebih dari 41% sejak awal September. Walaupun prospek bisnis pusat data (data center) masih dinilai kuat, valuasi saham dianggap sudah terlalu tinggi.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini: FTNT, CRWD, dan MU
Di tengah pergerakan pasar yang beragam, Fortinet (FTNT), CrowdStrike (CRWD), dan Micron Technology (MU) masuk dalam daftar saham AS yang dipantau berdasarkan skenario teknikal.
Ketiga saham tersebut memiliki target harga dan batas stop loss yang berbeda. Level berikut merupakan skenario trading yang disiapkan, bukan jaminan bahwa harga akan mencapai target.
| Saham | Buy | Target Price | Stop Loss | Upside |
| FTNT | US$189,35 | US$200,13 | US$182,74 | +5,69% |
| CRWD | US$261,53 | US$287,21 | US$245,40 | +9,82% |
| MU | US$1.029,02 | US$1.105,48 | US$990,18 | +7,43% |
1. Fortinet (FTNT)
Fortinet memiliki potensi upside sebesar 5,69% dengan target harga US$200,13. Skenario pada grafik harian mengacu pada strategi kelanjutan breakout (breakout continuation) dengan target menguji area resistance psikologis US$200.
Strategi ini menggunakan level entry US$189,35 dan stop loss US$182,74 untuk membatasi risiko penurunan sekitar 3,49%. Sementara itu, target US$200,13 memberikan potensi keuntungan sebesar 5,69% dari harga entry.
2. CrowdStrike (CRWD)
CrowdStrike menawarkan potensi upside sebesar 9,82%, yang merupakan potensi tertinggi di antara tiga saham dalam daftar ini. Skenario trading mengacu pada pantulan harga dari garis tren support (trendline support) untuk menguji resistance lokal menjelang level psikologis US$290.
Area entry ditetapkan pada US$261,53, sedangkan target harga berada di US$287,21. Untuk mengendalikan risiko, stop loss ditempatkan pada US$245,40, yang membatasi potensi penurunan sekitar 6,17% dari harga entry.
3. Micron Technology (MU)
Micron Technology memiliki potensi upside sebesar 7,43% dengan pendekatan buy on dip dan kelanjutan pola ascending channel. Skenario teknikalnya mengandalkan pemulihan harga dari batas bawah kanal kenaikan untuk menguji resistance lokal sebelum menuju resistance utama di US$1.236,80.
Harga entry ditetapkan pada US$1.029,02, dengan target US$1.105,48. Stop loss berada di US$990,18 untuk membatasi potensi penurunan sekitar 3,77%.
Pantau Saham AS dan Trading di Ajaib
Pantau pergerakan Wall Street dan harga saham AS untuk menemukan peluang trading sesuai strategimu. Download Ajaib sekarang dan ikuti perkembangan pasar dengan lebih praktis.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!